Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ini Lho Kenapa Pemerintah Turunkan Harga Batubara Acuan

Ini Lho Kenapa Pemerintah Turunkan Harga Batubara Acuan - Warta Ekonomi
WE Online, Palembang -

Tren penurunan harga batubara di pasaran internasional sejak September 2018 telah mempengaruhi kinerja ekspor Sumatera Selatan (Sumsel) hingga awal tahun 2019.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), disebutkan bahwa nilai ekspor Sumsel pada Januari 2019 mengalami penurunan sebesar 17,24% jika dibandingkan bulan Desember 2018 atau hanya membukukan US$251,17 juta.

Penurunan ini melanjutkan tren negatif kinerja pertambangan batubara Sumsel yang terjadi sejak kuartal IV. Padahal, perusahaan pertambangan batubara mampu mencatat hasil positif pada sembilan bulan pertama tahun 2018, yakni kuartal I 6,05%, kuartal II 9,83%, kuartal III 11,94%, namun pada kuartal IV turun menjadi 9,29%.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, mengatakan China secara bertahap melakukan pembatasan impor sementara permintaan dari negara lain relatif stabil.

Lantaran itu, pemerintah terpaksa menurunkan harga batubara acuan (HBA) pada Januari 2019 sebesar US%92,41 per ton, atau turun tipis dari bulan lalu yang ditetapkan US$92,51 per ton.

Hal itu tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral 01 K/30/MEM/2019 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan HBA untuk Januari 2019.

Sebagai informasi, HBA merupakan harga yang diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC) dan Platts's 5900 pada bulan sebelumnya. Kualitas disetarakan pada kalori 6.332 kcal per kilogram (kg) GAR, total sulfur 0,8%, total kelembaban 8% dan ash 15%.

Baca Juga: Harga Batubara Acuan Februari 2019 Dipatok US$91,80 per Ton

Tren penurunan harga batubara telah terjadi sejak September 2018 di mana HBA ditetapkan sebesar US$104,81 per ton, turun dari HBA Agustus US$107,83 per ton.

Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan penurunan harga batubara ini kontan mempengaruhi Sumsel karena sektor pertambangan dan penggalian masih menjadi primadona dengan sumbangsih tertinggi dalam PDRB sebesar 20,24 persen, disusul dua sektor lainnya yakni industri pengolahan 19,52%, pertanian, kehutanan, dan perikanan 14,80%.

Namun, jika dibandingkan tahun 2017, kinerja sektor pertambangan batubara ini jauh lebih baik karena terjadi kenaikan produksi sebesar 8,0% yakni dari 24,24 juta ton menjadi 26,19 juta ton.

"Ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah, ada apa?. Kenapa anjloknya jauh. Jika berlangsung terus menerus bisa bahaya untuk ekonomi di Sumsel," kata Endang.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pusat Statistik (BPS)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Reuters/Stringer/File Photo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,472.52 4,427.42
British Pound GBP 1.00 20,850.86 20,635.06
China Yuan CNY 1.00 2,365.81 2,340.63
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,824.71 16,657.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,234.47 10,129.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,170.54 2,148.72
Dolar Singapura SGD 1.00 11,713.11 11,592.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,416.33 18,226.42
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,847.41 3,798.70
Yen Jepang JPY 100.00 15,668.38 15,508.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4531.685 65.648 687
2 Agriculture 924.089 9.599 22
3 Mining 1194.094 19.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 601.298 24.602 78
5 Miscellanous Industry 736.578 21.582 51
6 Consumer Goods 1704.035 64.759 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.391 -2.538 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 802.387 12.629 79
9 Finance 971.863 -0.770 92
10 Trade & Service 594.509 3.064 170
No Code Prev Close Change %
1 SOCI 85 114 29 34.12
2 HKMU 73 94 21 28.77
3 ELSA 141 181 40 28.37
4 SAMF 218 272 54 24.77
5 ARTO 915 1,140 225 24.59
6 DUCK 442 550 108 24.43
7 MPRO 925 1,135 210 22.70
8 RAJA 86 104 18 20.93
9 CARS 50 60 10 20.00
10 GWSA 82 98 16 19.51
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 400 372 -28 -7.00
2 AGII 505 470 -35 -6.93
3 POLL 10,150 9,450 -700 -6.90
4 ENVY 131 122 -9 -6.87
5 GEMA 350 326 -24 -6.86
6 NASA 234 218 -16 -6.84
7 AMAN 234 218 -16 -6.84
8 MAPA 1,830 1,705 -125 -6.83
9 SSIA 410 382 -28 -6.83
10 LAND 498 464 -34 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,930 2,870 -60 -2.05
2 REAL 57 61 4 7.02
3 MNCN 900 1,000 100 11.11
4 PAMG 114 107 -7 -6.14
5 BBCA 27,400 27,050 -350 -1.28
6 TELE 118 140 22 18.64
7 PURA 77 75 -2 -2.60
8 ISSP 148 146 -2 -1.35
9 TLKM 3,100 3,130 30 0.97
10 BBNI 3,680 3,850 170 4.62