Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 01:18 WIB. Hong Kong - Cathay Pacific tidak berikan toleransi kepada pegawai yang terlibat protes ilegal, tindak kekerasan dan radikal
  • 00:28 WIB. Eropa - Presiden European Council: Perang dagang akan menyebabkan resesi
  • 23:55 WIB. Korsel - Tamasya malam hari di Istana Gyeongbok (Seoul)  akan dibuka September-November
  • 22:15 WIB. Beijing - China pada Sabtu (24/8) mengingatkan AS akan konswekensinya apabila terus menambah tarif.
  • 22:07 WIB. Bisnis digital - Kemenperin menargetkan 10 ribu IKM masuk e-Smart IKM.
  • 21:48 WIB. AS - Taylor Swift mengecam politik AS dan 'otokrasi' Trump.
  • 21:07 WIB. Global - Fitch Rating: Penambahan tarif terhadap barang China US$300 miliar, akan menurunkan PDB dunia 0,4%.
  • 20:16 WIB. San Francisco - Google melarang karyawannya debat politik di lingkungan kantor.
  • 19:25 WIB. Kekerasan - Kekerasan terhadap wanita dan anak mencapai 406.178 pada 2019, naik 14% dari sebelumnya.
  • 18:14 WIB. USD - Gubernur BoE Carney mengatakan dunia sudah saat berhenti menyandarkan di USD.
  • 17:13 WIB. Mobil dinas - Mendagri heran tentang pembelian mobil baru yang dipersoalkan.
  • 16:45 WIB. Indonesia - Wapres terpilih: Masyarakat  menengah akan mendominasi perekonomian sampai dengan 2040.

Industri Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Signifikan

Industri Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Signifikan - Warta Ekonomi
WE Online, Makassar -

Industri pasar modal di Sulsel menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan industri pasar modal sangat tinggi. Kondisi itu juga menjadi salah satu pendorong semakin baiknya kinerja industri jasa keuangan secara umum di Sulsel sepanjang 2018.

Kepala OJK Regional 6 Sulawesi Maluku dan Papua, Zulmi, menyampaikan industri pasar modal di Sulsel memang mengalami pertumbuhan yang sangat tinggi sepanjang 2018. Dari tahun ke tahun, jumlah investor maupun transaksi yang tercatat pada industri pasar modal di provinsi ini terus bertambah secara massif.

"Industri pasar modal di Sulsel terpantau tumbuh signifikan. Jumlah investor di Sulsel mencapai 23.637 investor, tumbuh sangat tinggi hingga 125,19% dengan nilai transaksi yang sudah menembus angka Rp11,58 triliun," kata Zulmi, di Makassar, Minggu, (17/2/2019).

Kinerja positif dari industri pasar modal, Zulmi berharap bisa terus berlanjut pada tahun ini. Untuk itu, OJK senantiasa akan melakukan pengawasan sekaligus pendampingan. Zulmi juga menaruh asa industri keuangan secara menyeluruh terus menunjukkan kinerja positif pada tahun ini.

"Salah satu upaya kita bersama TPAKD Sulsel untuk peningkatan peran lembaga jasa keuangan yang terkait pasar modal ialah meningkatkan penetrasi produk. Ya di antaranya melalui penyelenggaraan sekolah pasar modal bagi aparatur sipil negara," tambahnya.

"Selain itu, kita juga mendorong untuk memperbanyak galeri investasi di perguruan tinggi serta melanjutkan upaya sosialisasi dan asistensi kepada perusahaan lokal yang potensial untuk memanfaatkan pendanaan dari pasar modal melalui IPO (Initial Public Offering)," sambung Zulmi.

Secara umum, OJK sepanjang 2018 mencatat kinerja industri jasa keuangan di Sulsel mencatatkan pertumbuhan positif dengan tingkat risiko yang terkendali. Total aset industri jasa keuangan di provinsi ini menembus Rp164,4 triliun atau tumbuh 6,4%.

Tag: Pasar Modal, Sulawesi Selatan

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Kumairoh

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39