Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:08 WIB. Pelindo II - Pelindo II menyiapkan modal Rp1,7 triliun untuk membeli 49% saham anak usaha Krakatau Steel.
  • 08:07 WIB. PGN - Nusantara Regas dan PGN sepakat kerja sama pengembangan infrastruktur gas alam cair.
  • 08:06 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah memiliki rencana melantai di bursa dengan melepas paling tinggi 20% saham.
  • 07:56 WIB. ANTM - Antam mengembangkan Taman Buah Nusantara di Kecamatan Nanggung, Bogor.
  • 05:35 WIB. SMF - Obligasi terbaru milik SMF punya daya tarik tinggi bagi investor.
  • 05:31 WIB. WIKA - Hingga 25 Maret 2019, nilai kontrak baru dari luar negeri yang sudah berhasil dikantongi WIKA sebanyak Rp600 miliar.
  • 05:29 WIB. WIKA - Wijaya Karya mengincar kontrak luar negeri Rp2,5 triliun di tahun 2019.
  • 05:28 WIB. Pegadaian - Pegadaian menutup tahun 2018 dengan total aset sebesar Rp52,8 triliun.
  • 05:27 WIB. Pegadaian - Pegadaian memperoleh laba bersih sebesar Rp2,77 triliun pada 2018.

Miris, Kebakaran Lahan Riau Ternyata Disengaja Demi...

Miris, Kebakaran Lahan Riau Ternyata Disengaja Demi... - Warta Ekonomi
WE Online, Pekanbaru -

Kebakaran lahan yang kini terjadi di Desa Mumugo Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, dinsinyalir disengaja untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit.

Kepala Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Pekanbaru, Edwin Putra kepada Antara di Pekanbaru, Senin mengatakan, kebakaran hutan dan lahan di Desa Mumugo berada di areal peruntukan lain (APL) sebagian besar lahan masyarakat.

Baca Juga: Kebakaran di Kalideres, 19 Kendaraan Pemadam Kebakaran Diturunkan

Luas kebakaran sudah mencapai 30 hektare mayoritas semak belukar. "Sepertinya persiapan lahan untuk perkebunan. Ada juga Karhutla yang meluas sampai di lahan yang sudah ditanam," kata Edwin.

Meski begitu, perlu ada penyelidikan dari kepolisian untuk membuktikan dugaan tersebut. Ia mengatakan satu regu Manggala Agni terdiri dari 15 personel, kini diperbantukan untuk memadamkan kebakaran di Desa Mumugo.

Kebakaran di daerah itu cukup sulit untuk ditangani karena kondisi kering banyak belukar jadi bahan bakar yang potensial terbakar. Selain itu, angin cukup kencang, sehingga sulit melakukan pemadaman karena arah angin berubah-ubah. Karakteristik kebakaran terjadi di permukaan dan di dalam lahan gambut, sehingga butuh waktu lama untuk memadamkannya. Bahkan, hujan dengan intensitas sedang yang sempat terjadi pada Minggu siang belum berhasil memadamkan kebakaran di lahan gambut tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Riau Makin Memprihatikan

"Pukul 17.05 WIB pemadaman dihentikan dan akan dilanjutkan besok hari. Tempat kejadian perkara masih menyisakan bara-bara api," katanya.

Tim Manggala Agni Daops Pekanbaru melakukan pemadaman darat di Desa Mumugo bersama tim gabungan dari TNI, Polri dan BPBD Dumai. Sementara itu, BMKG Stasiun Pekanbaru menyatakan satelit Terra dan Aqua memantau masih ada lima titik panas di Provinsi Riau pada Minggu sore.

Lima titik panas yang jadi indikasi awal Karhutla itu berada di Kabupaten Bengkalis sebanyak empat titik, dan Kota Dumai satu titik. Dari jumlah itu, dua titik dipastikan kebakaran hutan dan lahan yakni semuanya di Kabupaten Bengkalis.

Tag: Kebakaran Hutan, Kelapa Sawit

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Antara/Syifa Yulinnas

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,811.94 3,773.16
British Pound GBP 1.00 18,863.79 18,674.98
China Yuan CNY 1.00 2,130.32 2,109.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,294.00 14,152.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.01 10,009.71
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.61 1,803.45
Dolar Singapura SGD 1.00 10,574.83 10,465.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,152.22 15,986.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,512.90 3,474.59
Yen Jepang JPY 100.00 13,022.96 12,890.06

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6411.251 -114.023 629
2 Agriculture 1467.681 -23.100 21
3 Mining 1862.488 -25.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 901.511 -8.856 71
5 Miscellanous Industry 1253.301 -31.590 46
6 Consumer Goods 2589.678 -73.784 52
7 Cons., Property & Real Estate 457.407 -8.163 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.772 -18.143 72
9 Finance 1244.414 -18.822 91
10 Trade & Service 817.509 -10.958 155
No Code Prev Close Change %
1 BEEF 190 240 50 26.32
2 COCO 525 650 125 23.81
3 BKDP 61 74 13 21.31
4 GAMA 58 70 12 20.69
5 STAR 104 120 16 15.38
6 JSKY 1,480 1,635 155 10.47
7 GDYR 2,100 2,300 200 9.52
8 ECII 990 1,080 90 9.09
9 PSSI 186 202 16 8.60
10 SRAJ 199 214 15 7.54
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 168 130 -38 -22.62
2 KONI 378 310 -68 -17.99
3 GLOB 440 380 -60 -13.64
4 TALF 340 300 -40 -11.76
5 HDFA 179 158 -21 -11.73
6 PEHA 2,630 2,330 -300 -11.41
7 BMSR 150 133 -17 -11.33
8 MFMI 830 740 -90 -10.84
9 KOIN 268 240 -28 -10.45
10 ARTA 700 630 -70 -10.00
No Code Prev Close Change %
1 INDF 7,400 6,775 -625 -8.45
2 JAYA 172 164 -8 -4.65
3 ICBP 10,325 9,400 -925 -8.96
4 ASII 7,250 7,050 -200 -2.76
5 ANTM 960 920 -40 -4.17
6 BBRI 4,060 4,000 -60 -1.48
7 SIMA 168 130 -38 -22.62
8 GGRM 85,900 81,800 -4,100 -4.77
9 BEEF 190 240 50 26.32
10 ADRO 1,425 1,365 -60 -4.21