Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Peringkat Kemudahan Berbisnis - Singapura (2), Malaysia (12), Thailand (21), China (31), India (63), Vietnam (70), Indonesia (73), Filipina (95)
  • 08:55 WIB. Peringkat Anti Korupsi - Singapura (3), Malaysia (61), India (78), China (87), Indonesia (89), Filipina (99), Thailand (99), Vietnam (117)

Di Depan JK, IPC Paparkan Pengembangan dan Penataan Pelabuhan Bengkulu

Di Depan JK, IPC Paparkan Pengembangan dan Penataan Pelabuhan Bengkulu - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepelabuhanan, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, terus menuju visi menjadi World Class Port pada 2020, IPC memetakan strategi melalui roadmap perusahaan yang gencar mengoptimalkan teknologi informasi dengan penerapan digitalisasi yang terintegrasi di seluruh kegiatan operasional, baik di sisi laut maupun darat. 

Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan kunjungan lapangan ke IPC Cabang Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, kemarin (17/2/2019). Direktur Operasi IPC, Prasetyadi turut mendampingi serta memberikan pemaparan terkait pelayanan operasional pelabuhan berbasis digital dan rencana pengembangan Cabang Pelabuhan Bengkulu.

Prasetyadi menjelaskan, pada tahun ini IPC mantap memasuki era baru pelabuhan dengan menargetkan 12 cabang pelabuhan yang dikelola sudah didukung dengan sistem pelayanan digital yang setara.

"Secara keseluruhan, standardisasi pelayanan dengan didukung aplikasi berbasis digital ini tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi waktu proses operasional di lapangan, karena kini pencatatan data dilakukan secara real time, perencanaan penumpukan kargo, hingga tracking dan tracing petikemas dan kapal dapat diakses langsung oleh pengguna jasa," jelas Prasetyadi.

Baca Juga: IPC Gandeng Dirjen Bea dan Cukai Genjot Layanan Tanjung Priok

Baca Juga: Pelindo III Siapkan Rp6,44 Triliun di 2019, Ini Rincian Alokasinya

"Selain itu kami memberikan kemudahan pembayaran melalui sistem cashless. Ke depannya dengan digitalisasi, kami harapkan dapat menurunkan biaya logistik dan dwelling time," lanjutnya.

IPC juga melakukan beberapa pengembangan Cabang Pelabuhan Bengkulu yang dimulai pada 2017, antara lain dengan mengoptimalisasi kondisi eksisting seperti Terminal Petikemas, pengembangan Terminal Curah Kering (TCK), dan Terminal Curah Cair (TCC) di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu. 

Untuk memacu peningkatan perekonomian daerah, IPC bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu mendukung proyek pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Baai. Dengan hadirnya KEK ini, nantinya membuka peluang peningkatan investasi, lapangan pekerjaan, penerimaan devisa, serta memberikan keunggulan kompetitif produk ekspor. 

Selain itu, Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) seluas 40 Ha dengan menggunakan batu bara, yang merupakan hasil kerja sama Cabang Pelabuhan Bengkulu dengan PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) dalam pelaksanaan bongkar muat batu bara sebagai bahan baku PLTU dengan jaminan through put batu bara sebesar 900.000 ton per tahun.

"IPC berterima kasih pada Bapak JK yang menyempatkan waktu untuk meninjau Pelabuhan Bengkulu. Seluruh upaya peningkatan pelayanan jasa kepelabuhanan yang didukung sistem digital serta pengembangan pelabuhan ini merupakan bentuk nyata kerja IPC mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dan meningkatkan perekonomian daerah," pungkas Prasetyadi.

Dalam kesempatan sebelumnya, Jumat (15/2/2019), Presiden Joko Widodo juga menyempatkan diri mengunjungi Kampung Nelayan Sumber Jaya. Di mana IPC mendukung program pemerintah dan bersama Pemda serta Pemkot Bengkulu menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pelaksanaan Program Penataan Pemukiman Kampung Nelayan di Sumber Jaya, Kampung Melayu, Bengkulu.

Baca Juga

Tag: PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) - Pelindo II, Pelabuhan

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Pelindo II

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52