Portal Berita Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,31% pada level 26.994.
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,51% pada level 2.137.
  • 16:24 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,14% pada level 23.424.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,30% pada level 2.915.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,80% pada level 3.198.
  • 16:22 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,53% pada level 7.254.
  • 16:18 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,08% terhadap Dollar AS pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,04% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.032/USD.

Komnas HAM: Konflik Agraria Tak Diperhatikan Kedua Capres

Komnas HAM: Konflik Agraria Tak Diperhatikan Kedua Capres - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti HAM belum menjadi dasar rencana pembangunan, baik dalam aspek infrastruktur, reformasi agraria mau pun pangan oleh dua calon presiden dalam debat capres kedua pada Minggu (17/2).

Ketua Tim Pemantau Pemilu 2019 Komnas HAM, Hairansyah, di Jakarta, Senin, mengaku belum melihat adanya perencanaan yang partisipatif serta rencana pengelolaan dampak pembangunan yang menyebabkan hilangnya sumber kehidupan warga terdampak.

"Yang ditampilkan hanya terkait aspek konektivitas dan pembangunan ekonomi," tutur Hairansyah.

Untuk aspek reforma agraria, capres Joko Widodo secara parsial menyebut mengenai sertifikasi lahan dan distribusi lahan konsesi, sementara capres Prabowo Subianto belum melakukan pendekatan Pasal 33 ayat 3 UUD 1945, yakni dikuasai negara secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat.

Kedua capres disebutnya belum secara substansial memaknai reforma agraria berupa ketimpangan penguasaan lahan, penyelesaian konflik dan perlindungan pada pembela hak-hak masyarakat.

Ia mengatakan selama ini Komnas HAM banyak menerima aduan dari masyarakat adat yang tidak mendapatkan pengakuan secara legal dan harus menempuh mekanisme yang panjang untuk mendapatkan haknya.

Selanjutnya dalam aspek pangan, kedua capres hanya fokus pada ketersediaan dan proteksi petani, tidak menyentuh akar persoalan ketimpangan penguasaan lahan oleh petani.

Komnas HAM mencatat sejak pemerintahan Orde Baru hingga kini masih banyak konflik agraria masyarakat yang tinggal di hutan lindung belum terselesaikan.

Selain itu, lubang bekas tambang yang banyak mengambil korban anak-anak khususnya di kawasan pesisir dan pulau kecil tidak diberi solusi konkret dari dua capres.

Untuk pemenuhan hak sosial dan ekonomi masyarakat, Komnas HAM menyatakan seharusnya permasalahan lahan diselesaikan dan menjadi fokus para capres.

Konflik agraria menjadi yang paling banyak diadukan ke Komnas HAM sepanjang Januari-Desember 2018, yakni sebanyak 1.062 dalam klasifikasi hak atas kesejahteraan.

Konflik agraria mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pada 2017, yakni sebanyak 269 konflik agraria yang ditangani Komnas HAM.

Baca Juga

Tag: Debat Capres, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,763.16 3,725.51
British Pound GBP 1.00 18,659.16 18,472.10
China Yuan CNY 1.00 2,006.60 1,986.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,112.21 13,971.79
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.67 9,619.58
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.65 1,790.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,404.93 10,298.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,723.82 15,563.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,398.89 3,361.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,004.25 12,871.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6139.397 -40.702 668
2 Agriculture 1414.657 -3.491 20
3 Mining 1502.047 -1.615 50
4 Basic Industry and Chemicals 960.180 -10.011 77
5 Miscellanous Industry 1172.074 -1.378 50
6 Consumer Goods 2014.450 -24.760 56
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 -7.882 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1107.762 -14.770 76
9 Finance 1303.108 -1.236 90
10 Trade & Service 767.404 -4.271 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 54 72 18 33.33
2 NZIA 620 775 155 25.00
3 IFII 240 300 60 25.00
4 AGAR 416 520 104 25.00
5 YULE 160 199 39 24.38
6 REAL 214 266 52 24.30
7 HDFA 125 154 29 23.20
8 LMAS 69 84 15 21.74
9 OMRE 860 1,040 180 20.93
10 PICO 2,890 3,430 540 18.69
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 95 63 -32 -33.68
2 INAF 496 372 -124 -25.00
3 MPRO 2,780 2,090 -690 -24.82
4 BVIC 144 119 -25 -17.36
5 KOIN 185 153 -32 -17.30
6 LAND 1,195 1,000 -195 -16.32
7 TAMU 310 260 -50 -16.13
8 ASBI 296 250 -46 -15.54
9 UNIT 181 153 -28 -15.47
10 KAEF 1,385 1,195 -190 -13.72
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 510 505 -5 -0.98
2 MNCN 1,525 1,485 -40 -2.62
3 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
4 TCPI 5,725 6,175 450 7.86
5 BBRI 4,210 4,250 40 0.95
6 FILM 174 195 21 12.07
7 REAL 214 266 52 24.30
8 ANTM 825 835 10 1.21
9 TOWR 740 740 0 0.00
10 BNLI 1,255 1,310 55 4.38