Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:29 WIB. Apple - Apple jajal produksi AirPods di Vietnam.
  • 13:06 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,27% ke level Rp13.942 per dolar AS.
  • 12:08 WIB. Hong Kong - China sudah menyiapkan rencana untuk mengatasi masalah chaos di Hong Kong.
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup minus 0,02% di akhir sesi I.
  • 11:45 WIB. Netflix - Jumlah pelanggan Netflix dari 60,2 juta pada kuartal I, menjadi 60,1 juta pada akhir Juni.
  • 09:54 WIB. Xiaomi - Xiaomi rilis Mi A3, ada tiga kamera belakang dan fingerprint di layar.
  • 09:16 WIB. Perang Dagang - Para pemimpin China mengadakan pertemuan rahasia untuk mempersiapkan menghadapi delegasi AS.
  • 07:15 WIB. Perang Dagang - Para pemimpin China mengadakan pertemuan rahasia untuk mempersiapkan menghadapi delegasi AS.

Diamond Group Salurkan 49 Ribu Air Mineral ke Korban Tsunami Selat Sunda

Diamond Group Salurkan 49 Ribu Air Mineral ke Korban Tsunami Selat Sunda - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pasca bencana alam tsunami di Selat Sunda bulan Desember 2018 silam, proses pemulihan di daerah terdampak, Provinsi Banten dan Lampung masih terus berjalan. Bantuan dari berbagai pihak swasta yang terus mengalir kini mulai merambah kepada kebutuhan-kebutuhan pokok untuk bertahan hidup di di lingkungan yang belum mendukung. 

Berdasarkan data dari yayasan bidang sosial dan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), salah satu kebutuhan mendesak yang dibutuhkan para pengungsi adalah ketersediaan air mineral, air bersih, makanan, susu bayi dan obat-obatan.

Sebagai wujud kepedulian dan komitmen perusahaan untuk meringankan beban para korban terdampak bencana tsunami Selat Sunda, Diamond Group menyalurkan donasi air mineral kemasan 500ml sebanyak 49.000 botol atau setara dengan 245.000 liter air minum kepada 21.991 jiwa di Pandeglang, Banten. 

Corporate Communication Diamond Group, Randy Apriza Akbar mengungkapkan bila berdasarkan data dari ACT, air mineral berada di urutan pertama dari daftar barang-barang yang dibutuhkan para pengungsi.

“Air mineral penting bagi masyarakat pengungsi karena keterbatasan sarana untuk mengolah air bersih menjadi tantangan utama bagi mereka saat ini. Tantangan lain adalah faktor kebersihan atau hygiene saat memasak air. Untuk itu, Diamond Group berinisiatif untuk memberikan air mineral siap minum yang bisa langusng digunakan untuk untuk memenuhi kebutuhan dasar harian para pengungsi,” ucapnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (19/2/2019). 

Sebagai perusahaan distribusi produk makanan beku dan minuman siap saji terbesar di Indonesia, Diamond Group juga memiliki bidang usaha distribusi air mineral premium San Benedetto dimana produk ini juga yang disalurkan untuk para pengungsi di dua kabupaten dan lima kecamatan Provinsi Banten, antara lain Kecamayan Cinangka, Kecamatan Carita, Kecamatan Labuan, Kecamatan Panimbang dan Kecamatan Sumur.

Kelima titik ini dianggap paling terkena dampak dari tsunami Selat Sunda menurut kajian tim ACT di lapangan. 

Camat Labuan Pandeglang Bapak Atep Purnama yang menyaksikan proses serah terima donasi menuturkan bahwa pasca pemulihan bencana tsunami, air minum kemasan paling dibutuhkan khususnya untuk pengungsi dengan balita.

“Penyaluran donasi ini murni bentuk kepedulian dan keprihatinan Diamond Group atas musibah yang menimpa saudara-saudara di kita di Banten. Harapan kami, penyaluran air mineral ini bisa menjadi kontribusi nyata kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu kami juga mempercayakan distribusi bantuan ini kepada partner kami dari ACT yang sudah sangat terpercaya menjadi mitra kami dalam menyalurkan bantuan perusahaan ke daerah-daerah yang pernah tertimpa musibah bencana alam beberapa waktu lalu,” tutup Randy.

Tag: Diamond Group, Tsunami Selat Sunda

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Ist

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,744.80 3,707.38
British Pound GBP 1.00 17,469.01 17,293.50
China Yuan CNY 1.00 2,042.73 2,022.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,046.00 13,906.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,864.51 9,764.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,797.93 1,779.95
Dolar Singapura SGD 1.00 10,329.46 10,225.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,782.09 15,622.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,415.86 3,379.34
Yen Jepang JPY 100.00 13,045.42 12,914.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6394.609 -7.271 652
2 Agriculture 1360.695 -1.524 21
3 Mining 1639.706 -0.398 49
4 Basic Industry and Chemicals 799.891 -0.595 72
5 Miscellanous Industry 1259.816 -47.920 49
6 Consumer Goods 2371.485 22.616 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.215 -0.879 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1230.336 -6.362 74
9 Finance 1326.341 -0.371 91
10 Trade & Service 817.488 -0.352 163
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 400 500 100 25.00
2 KAYU 360 450 90 25.00
3 ARKA 665 830 165 24.81
4 GLOB 326 406 80 24.54
5 MINA 1,010 1,250 240 23.76
6 TALF 286 348 62 21.68
7 MTPS 1,050 1,200 150 14.29
8 OCAP 420 480 60 14.29
9 TOPS 605 665 60 9.92
10 WIIM 242 266 24 9.92
No Code Prev Close Change %
1 POSA 322 242 -80 -24.84
2 KIOS 620 515 -105 -16.94
3 CASS 730 620 -110 -15.07
4 DWGL 93 80 -13 -13.98
5 YULE 179 154 -25 -13.97
6 MYTX 72 63 -9 -12.50
7 INCF 82 72 -10 -12.20
8 INPP 820 720 -100 -12.20
9 ASBI 386 340 -46 -11.92
10 PALM 258 228 -30 -11.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 344 4 1.18
2 MNCN 1,445 1,420 -25 -1.73
3 POSA 322 242 -80 -24.84
4 ASII 7,450 7,100 -350 -4.70
5 IPTV 246 244 -2 -0.81
6 ANTM 895 900 5 0.56
7 BIPI 52 52 0 0.00
8 MAMI 93 94 1 1.08
9 SWAT 117 116 -1 -0.85
10 BBRI 4,550 4,520 -30 -0.66