Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:58 WIB. Bitcoin - Dubai hadirkan ATM bitcoin pertama di dunia. 
  • 19:21 WIB. LinkAja - Menteri BUMN sosialisasikan LinkAja ke masyarakat Tebing Tinggi, Sumatra Utara. 
  • 18:45 WIB. Boeing - Lion Air resmi hentikan operasi Boeing 747-400. 
  • 18:35 WIB. Politik - 200 pendukung Prabowo pindah jadi dukung Jokowi. 
  • 18:24 WIB. Rupiah - BI perkirakan nilai tukar rupiah akan stabil sepanjang tahun 2019.
  • 18:23 WIB. E-Commerce - Tahun 2023, bisnis e-commerce diprediksi tembus Rp25.000 triliun.

Fintech P2P Punya Potensi Besar, Tertarik Bangun Bisnisnya?

Fintech P2P Punya Potensi Besar, Tertarik Bangun Bisnisnya? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai tingkat inklusi keuangan sebesar 75% di 2019, industri financial technology (fintech) di Indonesia pun terus bertumbuh, khususnya fintech Peer to Peer (P2P) lending. Per 3 Februari 2019, ada 99 fintech P2P terdaftar di OJK dan angka itu diprediksi akan terus bertambah.

Salah satu faktor yang memengaruhi hal itu adalah dikeluarkannya POJK Nomor 77 Tahun 2019 tentang Layanan Pinjam-Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi. Penyaluran pinjaman per Desember 2018 pun mencapai Rp22,67 triliun, meningkat dari Rp15,6 triliun per Oktober 2018.

“Potensi pertumbuhan P2P lending masih besar. Berdasarkan PBI Nomor 17/12/PBI/2015, bank wajib memenuhi minimal 20% kredit ke UMKM. Itu jadi potensi yang bisa didekati pemain P2P, karena tidak semua bank ada di daerah,” jelas Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian, dan Pengembangan Fintech Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Munawar Kasan, dalam acara Fintech Talk 2.0 di Satrio Tower, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Baca Juga: OJK: Fintech Resmi Harus Dapat Lakukan....

Apalagi, lanjutnya, pemerintah menargetkan 8 juta UMKM untuk masuk ke paltform online di 2019 ini, sekitar 12,8% dari jumlah UMKM yang diproyeksi mencapai 60,6 juta di tahun yang sama. Ketika UMKM masuk ke marketplace dan permintaan barangnya naik, maka ia membutuhkan pendanaan.

“Nah, fintech P2P lending bisa masuk ke situ. Karena pelaku UMKM sulit untuk mendapat pendanaan dari lembaga perbankan atau institusi keuangan," tambah Munawar.

Namun, pelaku fintech P2P lending perlu memerhatikan proses sosialisasi kepada UMKM untuk bisa merangkul mereka. Caranya, bisa dengan menjalin kemitraan dengan marketplace dan perbankan.

“Pendanaan UMKM dengan fintech lending juga berujung pada pendampingan kepada UMKM,” ungkap Munawar.

Baca Juga: Makin Menjamur, Ada 11 Fintech Baru Terdaftar di OJK

Dalam meraih kesempatan itu, fintech P2P lending juga bisa berkolaborasi dengan program pemerintah, seperti Penerbitan SBN Ritel, Penyaluran KUR, Penyaluran Kredit Ultra Mikro, Penyaluran Dana Bergulir, dan Penyaluran Dana Desa. Begitu pula dengan kemitraan bersama industri jasa keuangan, seperti bank umum, BPR, BPD, LKM, perusahaan pembiayaan, dan koperasi.

Saat ini sendiri, ada sekitar 46 perusahaan fintech P2P yang sedang mengikuti proses pendaftaran di OJK. Lebih lanjut, ada 33 perusahaan yang berminat untuk meregistrasikan diri mereka. Potensi total jumlah fintech P2P di Indonesia yang akan mendaftarkan diri ke OJK berjumlah sekitar 244.

Tag: Financial Technology (FinTech), Platform Peer-to-Peer Lending

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00