Portal Berita Ekonomi Senin, 22 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:23 WIB. Minyak - Harga minyak mentah dunia menguat sekitar 1% di tengah ancaman AS.
  • 16:22 WIB. Antam - Harga emas Antam stagnan di level Rp663.000/ons.
  • 16:21 WIB. Penerbangan - Penerbangan berjalan normal usai erupsi Gunung Agung.
  • 16:20 WIB. AEM - Mendag membahas isu ekonomi kawasan ASEAN di Thailand dalam acara AEM.
  • 16:18 WIB. UMKM - Mbiz membuka peluang besar bagi UMKM untuk naik kelas.
  • 16:16 WIB. Resesi - BlackRock: tidak ada tanda-tanda resesi global dalam 12 bulan ke depan.
  • 16:15 WIB. Properti - Crown Group: properti adalah permainan jangka panjang, investasinya membeli dan menunggu.
  • 16:14 WIB. Apartemen - Harga apartemen diramal akan melonjak tiga kali lipat 25 tahun ke depan.
  • 16:13 WIB. Mbizmarket - Mbizmarket digunakan untuk mendigitalisasi proses pengadaan barang dan jasa.
  • 16:11 WIB. Mbizmarket - Mbizmarket dapat dimanfaatkan secara gratis mulai dari enterprise hingga UMKM.
  • 16:10 WIB. Marketplace - Marketplace B2B, Mbismarket, pertama di Indonesia resmi diluncurkan.
  • 16:09 WIB. Pertamina - Anak usaha Pertamina masuk holding BUMN penerbangan.
  • 16:08 WIB. LinkAja - Peluncuran LinkAja ditunda.
  • 16:07 WIB. AirNav - Mendukung Bandara New Yogya, AirNav siapkan navigasi berbasis satelit.
  • 16:06 WIB. BUMN - Kementerian BUMN berencana menjadikan PT Survai Udara Penas sebagai induk holding penerbangan.

Badan Pariwisata Paris Bidik Wisatawan Asia Tenggara

Badan Pariwisata Paris Bidik Wisatawan Asia Tenggara - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Asean dinilai masih menjadi pasar potensial dari sisi pariwisata. Khususnya Indonesia, dengan jumlah populasi yang besar menjadi daya tarik Badan Pariwisata Wilayah Paris dan sekitarnya (Paris Region Tourism Board) dengan mengadakan pameran bertajuk "Visit Paris Region Asean Roadshow" di Jakarta, Rabu (20/2/2019). Sebelum di Jakarta, Bangkok dan Singapura turut menjadi persinggahan.

"Asia Tenggara merupakan satu kawasan yang paling dinamis di dunia. Pertumbuhan yang kuat dari pembangunan ekonomi dan populasinya yang mencapai 636 juta penduduk menjadikannya pasar utama bagi tujuan wilayah Paris," kata Managing Director Paris Region, Christophe Decloux dalam konferensi pers.

Christopher mengatakan, pada 2017 sekitar 420.000 turis dari Asean datang ke wilayah Paris. Para pengunjung ini menghasilkan 358 juta euro dari pendapatan wisatawan. Beberapa tempat wisata favorit, di antaranya Menara Eiffel, Museum Louvre, dan Kastil Versailles yang megah.

"Kami melakukan perjalanan dan bertemu dengan mitra-mitra lokal yang ada di Indonesia, Bangkok, dan Singapura  dengan tujuan mendorong wisatawan untuk mengunjungi dan terus mengunjungi Paris," tambahnya.

Baca Juga: Gelar Forum Bisnis, KBRI di Paris Bahas Strategi Penetrasi Pasar Global

Baca Juga: Pertumbuhan Sektor Pariwisata, Berimbas ke Perkembangan Industri Jasa Boga

Ia mengungkapkan, sejumlah langkah nyata pun telah dilakukan pihaknya untuk meningkatkan daya tarik pariwisata Paris, di antaranya dengan membuka pusat informasi pariwisata di bandara-bandara di mana para wisatawan akan disambut dan dilayani dengan bahasa ibu masing-masing. Selain itu, telah dibentuk Tourism Volunteer dengan melibatkan 600 mahasiswa jurusan bahasa dan pariwisata.

Langkah terbaru yang dilakukan Badan Pariwisata Paris adalah meluncurkan kartu Paris Region Pass yang memudahkan mobilitas wisatawan. Cukup dengan satu kartu, wisatawan dapat mengakses beragam moda transportasi di dalam kota Paris dan sekitarnya, keliling Paris dengan bus wisata Hop-on/Hop-Off, susur Sungai Seine dengan kapal sekaligus akses memasuki 60 museum yang tersebar di Paris dan sekitarnya.

"Kartu akses tanpa batas ini akan terus dikembangkan dengan penambahan beragam fasilitas dan pelayanan demi kemudahan wisatawan," pungkasnya.

Tag: Pariwisata, paris

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Badan Pariwisata Paris

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.34 3,729.10
British Pound GBP 1.00 18,352.50 18,169.21
China Yuan CNY 1.00 2,107.26 2,086.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,126.00 13,986.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.79 9,987.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.52 1,782.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,418.17 10,313.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,876.21 15,717.47
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.20 3,378.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,620.39 12,490.85

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10