Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:51 WIB. Lenovo - Lenovo Z6 Pro bisa motret foto 100 MP.
  • 14:49 WIB. Indosat - Indosat sebar internet pakai infrastruktur langit.
  • 14:48 WIB. Xiaomi - Xiami siapkan smartphone bertenanga Snapdragon 855 dengan kamera pop-up¬†yang akan dirilis akhir tahun.
  • 14:47 WIB. Huawei - Huawei resmi pasarkan P30 di Indonesia.
  • 14:47 WIB. Hoaks - Hoaks serang KPU meningkat pascapemilu.
  • 14:46 WIB. Pemilu 2019 - KPU salah input, netizen teriak #SaveOurDemocracy.
  • 12:20 WIB. BBM - BlackBerry Messenger akan berenti beroperasi akhir Mei.
  • 11:37 WIB. Suzuki - Suzuki tarik 2 juta unit mobil karena pemeriksaan akhir yang lemah.
  • 11:34 WIB. Qualcomm - Qualcomm menangkan perseteruan paten cip modem atas Apple.
  • 11:33 WIB. NASA - NASA pecahkan rekor astronaut perempuan terlama di ISS.

Nasib Rupiah Masih 'Digantung'

Nasib Rupiah Masih 'Digantung' - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Rupiah, mata uang kebanggan Indonesia tidak mampu mempertahankan lebih lama kejayaan yang diraih pada perdagangan spot kemarin. Padahal, rupiah berhasil menguat signifikan 0,42% ke level Rp14.044 per dolar AS saat penutupan pasar spot, Rabu (20/02/2019). 

Bukan salah rupiah memang jika harus kembali terkoreksi pada Kamis (21/02/2019) pagi. Pasalnya, nasib rupiah pun masih 'digantung' alias menunggu kepastian Bank Indonesia (BI) perihal suku bunga acuan yang akan dirilis hari ini. 

Meskipun BI diprediksi akan mempertahankan BI 7 day reserve repo rate di angka 6%, saat ini investor global lebih memilih untuk melepas rupiah sambil menunggu rilis BI nanti.

Baca Juga: Kenaikan Suku Bunga Acuan BI Terbatas Sepanjang 2019

Wajar bila kemudian investor global merasa was-was menanti pengumuman BI. Pasalnya, apa yang akan disampaiakn BI tersebut akan menjadi gambaran atas prospek perekonomian Indonesia ke depan.

Ditambah pula dengan bayang-bayang aksi profit taking oleh para investor, nasib rupiah kian berada di ujung tanduk. Bagaimanapun, dalam tiga hari berturut-turut, rupiah mampu menaklukkan dolar AS dengan akumulasi apresiasi sebesar 0,74%.

Ancaman-ancaman sentimen tersebut telah ditunjukkan sejak awal pembukaan pasar spot hari ini. Rupiah dibuka dengan depresiasi 0,14% ke level Rp14.055 per dolar AS. Hingga pukul 09.50 WIB, depresiasi rupiah kian menembal menjadi 0,18% ke level Rp14.065 per dolar AS.

Baca Juga: Dari Perang Dagang Hingga Neraca Perdagangan, Semua Bebani Rupiah

Bukan hanya di hadapan dolar AS, rupiah juga terdepresiasi hampir di seluruh mata uang kawasan. Misalnya saja, rupiah terdepresiasi 0,15% terhadap dolar Australia, 0,18% terhadap euro, dan 0,07% terhadap poundsterling. 

Di hadapan mata uang Asia, rupiah pun sama. Rupiah melemah 0,19% terhadap yuan, 0,17% terhadap dolar Hongkong, 0,26% terhadap yen, 0,14% terhadap dolar Singapura, dan 0,20% terhadap dolar Taiwan. 

Tag: Nilai Tukar Rupiah, Suku Bunga, Bank Indonesia (BI)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: REUTERS/Edgar Su

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10