Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:55 WIB. Kevin Spacey - Jaksa Massachusetts menarik kasus kriminal sex Kevin Spacey terhadap remaja pria 18 tahun.
  • 15:11 WIB. Donald Trump - Trump terus menyerang dengan isu ras kepada 4 senator AS sebagai "un-American.
  • 14:42 WIB. Perbankan - LPS akan menerapkan program PRP (program restrukturisasi perbankan) tahun depan.
  • 13:29 WIB. Apple - Apple jajal produksi AirPods di Vietnam.
  • 13:06 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,27% ke level Rp13.942 per dolar AS.
  • 12:08 WIB. Hong Kong - China sudah menyiapkan rencana untuk mengatasi masalah chaos di Hong Kong.
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup minus 0,02% di akhir sesi I.
  • 11:45 WIB. Netflix - Jumlah pelanggan Netflix dari 60,2 juta pada kuartal I, menjadi 60,1 juta pada akhir Juni.
  • 09:16 WIB. Perang Dagang - Para pemimpin China mengadakan pertemuan rahasia untuk mempersiapkan menghadapi delegasi AS.

Kurangi Sampah Rumah Tangga, Langkah Apa yang Dilakukan Bukalapak?

Kurangi Sampah Rumah Tangga, Langkah Apa yang Dilakukan Bukalapak? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, Kamis (21/2/2019), Bukalapak mengajak masyarakat untuk mengurangi volume sampah dengan mengelola barang tak terpakai dan sampah rumah tangga. Perusahaan teknologi itu menggandeng Weekend Workshop (Wewo) untuk mengadakan lokakarya bertajuk "Trash to Treasure".

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun.  Bahkan, 24% sampah masih tidak terkelola (sustainable waste Indonesia). Artinya, sekitar 15 juta ton sampah mengotori ekosistem dan lingkungan karena belum ditangani dengan baik. Karena itulah, lokakarya Trash to Treasure diadakan oleh Bukalapak.

Corporate Communications Manager Bukalapak, Evi Andarini berujar, "Kami melihat sampah-sampah seperti sisa bubble wrap atau plastik pembungkus pengiriman dapat dimanfaatkan secara lebih baik dengan didaur ulang."

Wewo yang turut berkontribusi dalam lokakarya itu mendukung langkah dari perusahaan teknologi yang didirikan oleh Achmad Zaky tersebut. Komunitas itu memang mendukung kegiatan kreatif dan produktif, termasuk isu sampah yang perlu didaur ulang.

Baca Juga: Dorong Startup dan UMKM Jabar, Bukalapak Resmikan Kantor Riset dan Pengembangan di Bandung

Baca Juga: Ramah Lingkungan! Perusahaan Ini Akan Pakai Sampah Plastik untuk Bangun Jalan

Founder Wewo, Mohammad Iskandar berujar, "Mengolah sampah atau memanfaatkannya dengan cara-cara sederhana dan kreatif dapat menjadi langkah kecil kita untuk merawat bumi."

Kegiatan itu dihadiri oleh Duta Lingkungan Hidup, Tasya Kamila. Ia membagikan wawasan mengenai fenomena sampah di Indonesia. Para peserta berkesempatan belajar membuat pouch kosmetik yang terbuat dari plastik dan bubble wrap bekas. Adapun peserta terdiri dari pelapak, komunitas, dan para jurnalis.

"Saya mendukung langkah Bukalapak merangkul masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan langkah kecil, dari mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah untuk didaur ulang, dan mencari cara kreatif untuk menambah nilai guna sampah dan barang tak terpakai," jelas Tasya dalam keterangan resmi yang diterima Warta Ekonomi.

Menurut perempuan yang juga penyanyi cilik itu, perubahan kultur dan perilaku masyarakat sangat berpengaruh pada keberhasilan penanganan sampah di tingkat hilir. Dengan begitu, angka tribulan sampah yang dibuang ke TPA akan berkurang.

Langkah lain yang dilakukan Bukalapak di sektor lingkungan, menyajikan green technology, seperti inovasi BukaBike yang ada di Institut Teknologi Bandung (ITB). Layanan peminjaman sepeda itu dapat dilakukan melalui aplikasi Bukalapak.

Di layanan itu, terdapat teknologi smart lock dan solar panel energi yang berfungsi sebagai charging smart lock ketika sepeda terpapar sinar matahari. Bike-sharing pun tak lagi menggunakan sistem docking, tetapi memanfaatkan sistem kode QR lewat aplikasi Bukalapak.

Tag: Sampah, Bukalapak

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Bukalapak

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,744.80 3,707.38
British Pound GBP 1.00 17,469.01 17,293.50
China Yuan CNY 1.00 2,042.73 2,022.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,046.00 13,906.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,864.51 9,764.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,797.93 1,779.95
Dolar Singapura SGD 1.00 10,329.46 10,225.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,782.09 15,622.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,415.86 3,379.34
Yen Jepang JPY 100.00 13,045.42 12,914.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6394.609 -7.271 652
2 Agriculture 1360.695 -1.524 21
3 Mining 1639.706 -0.398 49
4 Basic Industry and Chemicals 799.891 -0.595 72
5 Miscellanous Industry 1259.816 -47.920 49
6 Consumer Goods 2371.485 22.616 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.215 -0.879 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1230.336 -6.362 74
9 Finance 1326.341 -0.371 91
10 Trade & Service 817.488 -0.352 163
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 400 500 100 25.00
2 KAYU 360 450 90 25.00
3 ARKA 665 830 165 24.81
4 GLOB 326 406 80 24.54
5 MINA 1,010 1,250 240 23.76
6 TALF 286 348 62 21.68
7 MTPS 1,050 1,200 150 14.29
8 OCAP 420 480 60 14.29
9 TOPS 605 665 60 9.92
10 WIIM 242 266 24 9.92
No Code Prev Close Change %
1 POSA 322 242 -80 -24.84
2 KIOS 620 515 -105 -16.94
3 CASS 730 620 -110 -15.07
4 DWGL 93 80 -13 -13.98
5 YULE 179 154 -25 -13.97
6 MYTX 72 63 -9 -12.50
7 INCF 82 72 -10 -12.20
8 INPP 820 720 -100 -12.20
9 ASBI 386 340 -46 -11.92
10 PALM 258 228 -30 -11.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 344 4 1.18
2 MNCN 1,445 1,420 -25 -1.73
3 POSA 322 242 -80 -24.84
4 ASII 7,450 7,100 -350 -4.70
5 IPTV 246 244 -2 -0.81
6 ANTM 895 900 5 0.56
7 BIPI 52 52 0 0.00
8 MAMI 93 94 1 1.08
9 SWAT 117 116 -1 -0.85
10 BBRI 4,550 4,520 -30 -0.66