Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:51 WIB. Lenovo - Lenovo Z6 Pro bisa motret foto 100 MP.
  • 14:49 WIB. Indosat - Indosat sebar internet pakai infrastruktur langit.
  • 14:48 WIB. Xiaomi - Xiami siapkan smartphone bertenanga Snapdragon 855 dengan kamera pop-up¬†yang akan dirilis akhir tahun.
  • 14:47 WIB. Huawei - Huawei resmi pasarkan P30 di Indonesia.
  • 14:47 WIB. Hoaks - Hoaks serang KPU meningkat pascapemilu.
  • 14:46 WIB. Pemilu 2019 - KPU salah input, netizen teriak #SaveOurDemocracy.
  • 12:20 WIB. BBM - BlackBerry Messenger akan berenti beroperasi akhir Mei.
  • 11:37 WIB. Suzuki - Suzuki tarik 2 juta unit mobil karena pemeriksaan akhir yang lemah.
  • 11:34 WIB. Qualcomm - Qualcomm menangkan perseteruan paten cip modem atas Apple.
  • 11:33 WIB. NASA - NASA pecahkan rekor astronaut perempuan terlama di ISS.

Apa Saja Pajak Fintech?

Apa Saja Pajak Fintech? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Isu perpajakan memang menjadi isu yang selalu menarik bagi para pebisnis. Perusahaan-perusahaan financial technology (fintech) sama halnya dengan perusahaan lain yang memiliki kewajiban membayar dan melaporkan pajak kepada pemerintah, Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Payung hukum yang mengatur perusahaan fintech sama dengan perusahaan lainnya. "Semua berdasarkan UU Perpajakan,PPN, PPh, dan lainnya," kata Pengamat Perpajakan, Deny Poerhadiyanto, Kamis (21/2/2019), di Jakarta.

Menurutnya, tidak perlu adanya perundangan baru, hanya saja perlu peraturan turunan. Seperti tata cara pemungutan dan lain sebagainya. Apalagi, mengingat perusahaan yang hidup di industri digital ini memiliki karakter dan ekosistem yang berbeda dengan perusahaan-perusahaan yang ada selama ini.

Baca Juga: Mau Pinjam Uang di Fintech? Ikuti Tips Ini

Baca Juga: Amazon Bayar Pajak US$0,0, Unicorn Indonesia?

Dalam kewajiban perpajakan, perusahaan fintech tidak ada bedanya dengan perusahaan lain. Perusahaan lain menggunakan self assessment (penilaian sendiri), perusahaan fintech juga melakukannya.

Apa saja kewajiban pajak yang harus dilakukan oleh perusahaan fintech?

  • Pajak penghasilan (PPh) Pasal 23 yang mewajibkan pembayaran sebesar 2% jumlah bruto atas imbalan jasa yang diperoleh.
  • PPh Pasal 23 dengan tarif 2% atas imbalan jasa manajemen (manajemen investasi).
  • PPh Pasal 23 atas bunga terhadap fintech yang bergerak di bidang jasa keuangan dan asuransi.
  • PPN atas pembelian software keuangan sebesar 10%.
  • PPN atas jasa riset untuk penilaian kredit senilai 10% dari transaksi.

Tag: Financial Technology (Fintech), Pajak

Penulis: Arif Hatta

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10