Portal Berita Ekonomi Selasa, 19 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:43 WIB. BNI - Kemenkop menunjuk BNI menjadi bank penyalur KPR untuk seluruh pegawainya.
  • 21:40 WIB. EBT - Pertamina, RNI dan PTPN III bersinergi mengembangkan energi baru dan terbarukan.
  • 21:37 WIB. PNM - PNM akan kelola hibah dana kemitraan AP I senilai Rp2 miliar.
  • 21:14 WIB. WSBP - Waskita Beton Precast menargetkan kontrak Rp10,39 triliun tahun ini.
  • 21:13 WIB. WSBP - Mayoritas kontrak baru WSBP tahun ini bakal berasal dari proyek jalan tol.
  • 21:13 WIB. WTON - WIKA Beton optimis mencatatkan pertumbuhan kontrak baru setinggi 17% di 2019.
  • 21:13 WIB. WTON - WIKA Beton optimis bisa mencatat kontrak baru sebesar Rp9 triliun tahun ini.
  • 21:12 WIB. WTON - WIKA Beton menyiapkan Rp428 miliar untuk belanja modal tahun ini.

Dua WNI Disandera Abu Sayyaf, Kemlu Bilang...

Dua WNI Disandera Abu Sayyaf, Kemlu Bilang... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Dua orang warga negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, hingga kini masih disandera oleh kelompok Abu Sayyaf. Hal itu diketahui dari beredarnya video yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arrmanatha Nasir, mengatakan pemerintah terus berupaya untuk membebaskan keduanya.

"Terkait dengan yang ada di video beberapa waktu lalu video viral, mungkin yang dapat kami sampaikan bahwa kita mengkonfirmasi, kedua orang tersebut adalah WNI asal Wakatobi Sulawesi Tenggara," ujarnya di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris

Kedua WNI tersebut bernama Hariadin dan Heri, diculik kelompok bersenjata di wilayah Filipina selatan. Mereka bersama seorang WN Malaysia diculik saat bekerja di kapal ikan di perairan Sabah, Malaysia pada 5 Desember 2018 lalu.

"Sejak kita mengetahui bahwa ada WNI yang kembali diculik di perairan luar negeri, terus berkomunikasi dengan keluarga dan juga pihak-pihak di Malaysia maupun di Filipina," jelasnya.

Baca Juga: Terduga Teroris Abu Hilwa Pernah ke Filipina Latihan Militer

Karena itu, pihaknya memastikan seluruh perkembangan terkait pembebasan disampaikan ke keluarga. Terkait video penculikan yang viral, menurutnya itu bukan kali pertama terjadi. Para pelaku memang sengaja menyebar video tersebut untuk memberi tekanan kepada keluarga korban.

"Sejak tahun 2016 ini merupakan penculikan ke-11 yang dilakukan terhadap WNI di perairan Sabah Malaysia. Kita sendiri telah berhasil membebaskan kalau tidak salah ya di perairan Sabah dan sekitarnya Sulu 36 (orang) dan kita membebaskan 34 WNI dan sisanya dua yang sedang kita upayakan bebaskan," jelasnya.

Baca Juga: Pernyataan Jokowi Bukan Serangan Personal ke Prabowo, Kecuali 'Kenapa Ngga Punya Istri?'

Ia menambahkan, terkait kelompok Abu Sayyaf yang meminta tebusan Rp10 miliar agar para sandera dibebaskan, Nasir tidak mau berkomentar banyak.

"Secara prinsip bahwa kita melakukan semua upaya untuk pembebasan dan biasanya itu (uang tebusan) merupakan suatu hal yang tidak kita bahas sama pihak penyandera," tutupnya.

Tag: Abu Sayyaf, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arrmanatha Nasir

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Setkab.go.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.17 3,774.39
British Pound GBP 1.00 18,984.78 18,789.17
China Yuan CNY 1.00 2,132.21 2,111.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,299.00 14,157.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,159.44 10,051.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.58 1,803.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,586.36 10,477.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.93 16,055.45
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.54 3,473.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,859.97 12,729.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6480.276 -29.171 628
2 Agriculture 1503.229 -7.168 21
3 Mining 1873.047 3.764 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.501 -9.954 71
5 Miscellanous Industry 1289.313 -14.320 46
6 Consumer Goods 2662.032 -26.975 51
7 Cons., Property & Real Estate 461.343 1.179 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.299 -11.551 72
9 Finance 1244.347 -0.730 91
10 Trade & Service 829.161 2.341 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 1,135 1,415 280 24.67
2 ATIC 825 990 165 20.00
3 JSKY 1,045 1,245 200 19.14
4 KPAL 262 312 50 19.08
5 MFMI 730 850 120 16.44
6 HDFA 156 180 24 15.38
7 MINA 720 825 105 14.58
8 TMAS 700 800 100 14.29
9 BALI 1,220 1,385 165 13.52
10 BBLD 442 496 54 12.22
No Code Prev Close Change %
1 INCF 386 290 -96 -24.87
2 JAYA 268 202 -66 -24.63
3 INCI 645 560 -85 -13.18
4 KDSI 1,175 1,025 -150 -12.77
5 BCAP 189 168 -21 -11.11
6 CSAP 640 575 -65 -10.16
7 KBLV 520 470 -50 -9.62
8 MFIN 1,100 995 -105 -9.55
9 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
10 SAPX 740 675 -65 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 268 202 -66 -24.63
2 SIMA 394 396 2 0.51
3 BNLI 980 920 -60 -6.12
4 BMRI 7,100 7,400 300 4.23
5 MYRX 105 103 -2 -1.90
6 LPPF 4,100 4,010 -90 -2.20
7 BBRI 4,040 3,990 -50 -1.24
8 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
9 KBLI 316 352 36 11.39
10 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31