Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:45 WIB. Telkomsel - Telkomsel gandeng Google rilis solusi Andorid untuk korporat.
  • 23:54 WIB. Pilpres -  Amien Rais: Demokrasi tanpa oposisi adalah bodong.
  • 23:22 WIB. Milan - Huawei Technologies akan investasi di Italia senilai US$3,1 miliar, tapi menuntut kebijakan yang fair.
  • 23:04 WIB. Menag - Jokowi  menetapkan Menag sebagai Amirul Hajj   ibadah haji 1440 H/2019 M.
  • 22:37 WIB. Purwakarta - Pemkab Purwakarta akan beri sanksi PNS yang masih pakai LPG 3 kg.
  • 20:03 WIB. Kota kreatif - Bekraf ingin mendirikan Bekraf Creative District (BCD) untuk meningkatkan bisnis kreatif.
  • 19:04 WIB. Global bond - PLN menerbitkan global bond US$ 1,4 miliar.

Meroket, BRI Agro Yakin Fee Based Income 'Terbang Tinggi'

Meroket, BRI Agro Yakin Fee Based Income 'Terbang Tinggi' - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO) anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyatakan jika pada tahun 2018 nasabah perseroan melonjak sebesar 60% dari 51 ribu menjadi 81 ribu.

Direktur Utama BRI Agro Agus Noorsanto berharap jika capaian tersebut dapat terulang di tahun ini. Hal tersebut guna meningkatkan simpanan berbiaya murah atau current account saving account (CASA) yang saat ini masih berada di angka 16%.

CASA BRI Agro masih rendah, karena kantor kita juga terbatas makanya kita keluarkan program BRI Agrotama dan fintech. Tahun lalu masih dikisaran 16% memang belum tinggi, tahun ini mudah-mudahan di atas 20%,” ucapnya, di Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Menurut Agus, sejalan dengan meningkatnya CASA, perseroan pun menginginkan kontribusi pendapatan berbasis komisi atau fee based income akan terbang tinggi hingga sebesar dua hingga tiga kali lipat dibandingkan saat ini.

Fee based income kita masih kecil, sekarang dari laba bersih 10% tahun ini. Mudah-mudahan meningkat 2 sampai 3 kali lipat kita perbanyak transaksi melalui e-channel,” terangnya.

Baca Juga: BRI Agro "Pede" Kinerja 2018 Sesuai Target

Baca Juga: Masih Berambisi Jadi Bank BUKU III, BRI Agro Cari Dana Rp700 M

Ia mengungkapkan bila guna merealisasikan kehendak tersebut perseroan telah mengatur strategi. Salah satunya, dengan memanfaatkan jaringan e-channel. Perseroan pun bakal menggalakan program digisaving yang akan mempermudah nasabah dalam melakukan pembukaan rekening.

“Ke depan kita mengarah ke digisaving jadi pembukaan rekening tanpa harus datang ke kantor gitu jadi bisa lewat sini. Nah, ini diharapkan bisa memperbanyak basis nasabah kita. Tentu tabungan kan kita berharap CASA dari giro yang memaksimalkan mitra untuk transaksi di kita, ini kita sudah mulai kita sudah punya cash management jadi mereka bisa transaksi tanpa harus datang,” ujarnya.

Perseroan pun menggelar program Gebyar Kejutan Poin Agrotama yang merupakan merupakan salah satu bentuk penghargaan BRI Agro terhadap nasabah dan sekaligus bertujuan untuk meningkatkan loyalitas nasabah sehingga diharapkan akan terus meningkatkan transaksinya. Adapun mekanisme pembentukan poin adalah dari pembukaan rekening baru Agrotama, rata-rata saldo bulanan rekening Agrotama, dan transaksi E-Banking.

Pada hari ini, perseroan melakukan penarikan undian Program Gebyar Kejutan Poin Agrotama, untuk periode program bulan April s.d Desember 2018. Dalam acara pengundian hadiah “mGebyar Kejutan Poin Agrotama, nasabah berkesempatan untuk mendapatkan hadiah berupa Emas Mulia, Grand Prize 1 kilogram Emas Mulia, 1 unit Emas Mulia 500 gram, dan 5 unit Emas Mulia 100 gram. Sehingga, total hadiah pengundian sebesar 2 kilogram Emas Mulia serta hadiah menarik lainnya melalui redeem point.

"Program-program seperti Gebyar Kejutan Poin Agrotama akan terus dilaksanakan, karena telah memberikan dampak positif dalam perhimpunan dana, khususnya produk tabungan," kata Direktur Utama BRI Agro, Agus Noorsanto di Jakarta, Kamis, 21 Febuari 2019.

Sekedar informasi, adanya program tersebut membuat jumlah nasabah tabungan BRI Agro telah mengalami peningkatan sebesar 29,03% (yoy) dan pertumbuhan volume tabungan mencapai 43%. Selain itu, pertumbuhan user produk e-channel BRI Agro telah juga mencapai 63% (yoy) dengan total pengguna e-banking sebanyak 67.533 user.


Melalui program Gebyar Kejutan Poin Agrotama, diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk-produk BRI Agro, karena keberhasilan BRI Agro tidak lepas dari kontntribusi para nasabahnya.

Tag: PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro), Perbankan

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,743.60 3,706.17
British Pound GBP 1.00 17,637.05 17,459.79
China Yuan CNY 1.00 2,044.35 2,023.97
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,040.00 13,900.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,871.52 9,771.70
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,793.70 1,775.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,341.02 10,237.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,821.68 15,658.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,418.55 3,381.17
Yen Jepang JPY 100.00 12,992.78 12,859.65

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6418.234 44.889 652
2 Agriculture 1366.222 -11.897 21
3 Mining 1629.732 -4.036 49
4 Basic Industry and Chemicals 807.835 9.666 72
5 Miscellanous Industry 1305.363 -4.209 49
6 Consumer Goods 2347.279 8.182 53
7 Cons., Property & Real Estate 499.532 4.688 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1240.428 20.008 74
9 Finance 1332.144 11.443 91
10 Trade & Service 818.752 2.912 163
No Code Prev Close Change %
1 BLUE 500 625 125 25.00
2 ARKA 550 685 135 24.55
3 ASBI 310 386 76 24.52
4 AKSI 266 320 54 20.30
5 KJEN 1,415 1,585 170 12.01
6 IBFN 212 232 20 9.43
7 ABBA 160 174 14 8.75
8 MBTO 126 137 11 8.73
9 POLL 1,200 1,300 100 8.33
10 BPII 7,050 7,600 550 7.80
No Code Prev Close Change %
1 INCF 125 82 -43 -34.40
2 POSA 570 428 -142 -24.91
3 TFCO 690 540 -150 -21.74
4 BIPP 85 70 -15 -17.65
5 FIRE 3,370 2,890 -480 -14.24
6 HDFA 169 150 -19 -11.24
7 YULE 200 180 -20 -10.00
8 GSMF 110 99 -11 -10.00
9 TRIM 159 145 -14 -8.81
10 LPLI 139 127 -12 -8.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 340 0 0.00
2 IPTV 230 242 12 5.22
3 MNCN 1,405 1,450 45 3.20
4 POSA 570 428 -142 -24.91
5 ANTM 845 880 35 4.14
6 ABBA 160 174 14 8.75
7 BBRI 4,510 4,530 20 0.44
8 WSKT 2,040 2,150 110 5.39
9 INCF 125 82 -43 -34.40
10 MAMI 95 94 -1 -1.05