Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:21 WIB. LinkAja - Menteri BUMN sosialisasikan LinkAja ke masyarakat Tebing Tinggi, Sumatra Utara. 
  • 18:45 WIB. Boeing - Lion Air resmi hentikan operasi Boeing 747-400. 
  • 18:35 WIB. Politik - 200 pendukung Prabowo pindah jadi dukung Jokowi. 
  • 18:24 WIB. Rupiah - BI perkirakan nilai tukar rupiah akan stabil sepanjang tahun 2019.
  • 18:23 WIB. E-Commerce - Tahun 2023, bisnis e-commerce diprediksi tembus Rp25.000 triliun.
  • 16:09 WIB. Digitalisasi - Alibaba dukung Pemerintah China digitalisasi perekonomian. 
  • 16:07 WIB. SIM - PKS kampanyekan SIM seumur hidup. 
  • 16:06 WIB. MRT - Penggratisan MRT berlaku sampai dengan 31/03/2019. 
  • 16:05 WIB. Hidroponik - WOM Finance resmikan rumah hidropinik dalam rangka perayaan HUT ke-37 tahun. 
  • 16:04 WIB. Pemilu Damai - 321 komunitas otomotif Jawa Barat gelar deklarasi pemilu damai 2019. 
  • 16:02 WIB. Startup - Telkomsel dukung startup ciptakan dampak sosial.

Kementan Sukses Produksi Biodisel B100, Apa Kehebatannya?

Kementan Sukses Produksi Biodisel B100, Apa Kehebatannya? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Hasil inovasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian membuktikan penggunaan bahan bakar biodiesel 100 persen (B100) lebih hemat hingga 40% per liter daripada menggunakan biosolar.

Dalam kunjungannya ke Balai Penelitian Tanaman Industri Penyegar, tempat pengolahan B100 di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (21/2/2019), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan pemanfaatan B100 sebagai bahan bakar dari kelapa sawit ini bisa menempuh jarak 13,1 kilometer per liter, sedangkan biosolar hanya menempuh 9,6 km per liter.

Baca Juga: Tekan Impor BBM, Pemerintah Harus Kembangkan Industri Biodiesel

Amran memaparkan minyak kelapa sawit yang diolah menjadi bahan bakar kendaraan dengan kandungan 100%, ini dihargai Rp8.000 per liter. Sementara itu, jika dibandingkan dengan biosolar berkisar Rp9.800 sampai Rp10.000 per liter.

"Artinya jika dihitung per kilometer, kalau menggunakan bahan bakar fosil biayanya sekitar Rp1.000, sedangkan menggunakan biodiesel hanya Rp600 per km. Artinya ini menghemat 40% biaya bahan bakar," katanya.

Amran menilai penggunaan bahan bakar B100 lebih murah dari segi biaya, ramah lingkungan, dan dapat meningkatkan harga tandan buah segar di tingkat petani. Selain itu, energi ramah lingkungan ini bisa menghemat devisa karena Indonesia tidak perlu lagi mengimpor BBM energi fosil.

Menurut dia, dengan produktivitas CPO sebesar 38 juta ton, Indonesia mampu mencukupi kebutuhan energi bahan bakar nabati. Di sisi lain, Amran mengakui penyerapan CPO untuk bahan bakar dalam negeri tentunya akan mengurangi ekspor CPO dan produk turunannya.

"Kita punya CPO 38 juta ton dan Indonesia produsen CPO terbesar di dunia. Kalau bisa kita penuhi kebutuhan dalam negeri dulu, ekspor akan berkurang, tapi harga CPO bisa naik dan menyejahterakan petani," kata dia.

Hasil inovasi B100 ini dilakukan oleh Peneliti Utama Bidang Ekofisiologi Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar Kementerian Pertanian, Dibyo Pranowo.

Dibyo mengatakan bahwa dari seluruh analisis, hanya satu determinan yang perlu dikaji kembali, yaitu karbon residu yang dihasilkan dari B100 CPO Sawit, sedangkan 19 determinan lainnya sudah lolos uji.

"Sampai sekarang ini sudah memproduksi hampir 2 ton dengan menggunakan reaktor biodiesel ciptaan sendiri. Produksi ini merupakan penyempurnaan parameter dengan metode Dry Oil," kata Dibyo.

Ia menjelaskan bahwa dalam satu bulan ini, percobaan telah dilakukan dengan pengaplikasian B100 CPO sawit untuk bahan bakar kendaraan. Kendaraan yang dipergunakan adalah Hilux.

Ia menambahkan bahwa sebenarnya bahan biodiesel dapat berasal dari kemiri sunan, nyampulung, pongamia, kelapa, kemiri sayur, termasuk dari biji karet. Namun, Dibyo menilai penggunaan CPO sawit merupakan yang terbaik sampai saat ini. Pasalnya, dilihat dari skala jumlah industri, minyak sawit sudah siap dan memiliki pasokan berlimpah.

Tag: B100, Biodiesel, Kementerian Pertanian (Kementan)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00