Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:37 WIB. Suku Bunga - The Fed kembali tahan suku bunga acuan di level 2,25% hingga 2,5%.
  • 09:18 WIB. Rupiah - Rupiah menguat 0,51% ke level Rp14.112 per dolar AS. 
  • 09:04 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,23% k elevel 6.499,27 di awal sesi I.
  • 08:36 WIB. Pilpres - Kemenkominfo dan KPU akan bahas masa tenang kampanye di medsos.
  • 08:24 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo akan umumkan pemenang tender Satelit Satria Indonesia Raya pada 1 April.
  • 08:22 WIB. Apple - Apple resmi rilis AirPods generasi kedua.
  • 08:21 WIB. Olympus - Olympus rilis mirrorless seharga Rp49 jutaan.
  • 08:19 WIB. Facebook - Pebisnis Selandia Baru imbau perusahaan tarik iklan di Facebook.
  • 07:18 WIB. Hoaks - Sebulan jelang Pilpres 2019, Kemenkominfo catat 200 hoaks politik.
  • 06:21 WIB. Go-Jek - Go-Jek bikin tombol darurat dan fitur share trip untuk tingkatkan keamanan pengguna dan mitranya.
  • 06:12 WIB. Huawei - Huawei dominasi pendaftaran paten global.
  • 06:07 WIB. Nvidia - Nvidia rilis komputer mini seharga Rp1 jutaan.
  • 06:04 WIB. Go-Jek - Rudiantara terus lobi Filipina untuk bantu Go-Jek lebarkan sayap bisnisnya.

Riset Nielsen: Indonesia Negara Paling Optimistis Ketiga di Dunia

Riset Nielsen: Indonesia Negara Paling Optimistis Ketiga di Dunia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Hasil riset Nielsen Global Consumer Confidence Survey di 64 negara menyebutkan bahwa Indonesia masih menduduki urutan ketiga sebagai negara paling optimis di dunia di kuartal IV 2018.

"Indonesia masih masuk dalam tiga negara yang paling optimistis di dunia. Indonesia hanya kalah dari India (133) dan Filipina ( 131)," kata Managing Director, Nielsen Indonesia Agus Nurudin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Urutan berikutnya ada Vietnam (122), Denmark (120), Amerika Serikat (119), Malaysia (118), Pakistan (117), Thailand (113), dan China (113).

Baca Juga: Ramai-Ramai Meragukan Data Nielsen

Agus menjelaskan, skor Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada kuartal keempat tahun lalu sebesar 127 atau  meningkat satu poin dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang sebesar 126.

IKK sendiri dibentuk oleh tiga indikator, yaitu optimisme mengenai prospek lapangan kerja lokal, keadaan keuangan pribadi, dan keinginan untuk berbelanja dalam 12 bulan ke depan.

Untuk Indonesia, optimisme akan prospek lapangan kerja lokal turun dari 73% di kuartal ketiga 2018 menjadi 68% di kuartal keempat 2018. Sementara itu, optimisme akan keadaan keuangan pribadi stabil di 79% pada dua kuartal terakhir tahun lalu.

Baca Juga: Pede Keuangannya Stabil, Orang Indonesia Gunakan Dana Cadangannya ke 5 Hal Ini

Kabar baiknya adalah di kuartal keempat 2018, 63% konsumen mengatakan bahwa 12 bulan ke depan adalah waktu yang baik bagi mereka berbelanja untuk hal-hal yang mereka inginkan dan butuhkan. Indikator terakhir ini meningkat tajam dari 57% di kuartal ketiga 2018.

"Kepercayaan diri kemungkinan akan meningkat  di tengah pemilihan nasional yang akan datang," tambahnya.

Sementara itu meskipun kondisi ekonomi masih menempati urutan pertama dalam hal kekhawatiran konsumen, pada kuartal keempat 2018, persentasenya sedikit turun 30% dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 32%. Di kuartal tersebut, persepsi konsumen Indonesia mengenai resesi ekonomi juga lebih positif, di mana hanya 57% dari responden yang berpendapat negara sedang dalam keadaan resesi ekonomi. Angka ini turun cukup signifikan dari kuartal sebelumnya yang sebesar 61%.

"Secara umum di kuartal keempat tahun lalu konsumen merasa cukup percaya diri dengan keadaan keuangan pribadi mereka, dan juga siap untuk berbelanja. Ini sangat mungkin dipengaruhi oleh periode liburan akhir tahun, di mana sebagian besar konsumen merayakan tutup tahun. Semangat akhir tahun ini sepertinya membawa suasana positif terhadap kondisi ekonomi bagi konsumen," pungkas Agus.

Tag: Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), Nielsen Indonesia

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.97 3,775.19
British Pound GBP 1.00 18,965.88 18,770.50
China Yuan CNY 1.00 2,131.41 2,110.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,302.00 14,160.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,112.94 10,011.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.93 1,803.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.62 10,471.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,228.48 16,065.94
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.42 3,473.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,814.26 12,685.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6482.710 2.434 629
2 Agriculture 1498.343 -4.886 21
3 Mining 1882.238 9.191 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.733 0.232 71
5 Miscellanous Industry 1285.573 -3.740 46
6 Consumer Goods 2667.555 5.523 52
7 Cons., Property & Real Estate 460.673 -0.670 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.648 -9.651 72
9 Finance 1248.066 3.719 91
10 Trade & Service 828.180 -0.981 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 198 336 138 69.70
2 CAKK 160 216 56 35.00
3 JSKY 1,245 1,460 215 17.27
4 TFCO 580 680 100 17.24
5 INCI 560 640 80 14.29
6 URBN 1,795 2,030 235 13.09
7 TALF 308 340 32 10.39
8 MDIA 136 150 14 10.29
9 VIVA 153 168 15 9.80
10 DART 280 300 20 7.14
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 396 298 -98 -24.75
2 JAYA 202 165 -37 -18.32
3 TRIS 236 206 -30 -12.71
4 KPAL 312 274 -38 -12.18
5 LPLI 146 130 -16 -10.96
6 AKPI 675 605 -70 -10.37
7 HERO 990 900 -90 -9.09
8 FREN 348 324 -24 -6.90
9 ABMM 2,200 2,050 -150 -6.82
10 TCPI 4,880 4,550 -330 -6.76
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 100 101 1 1.00
2 VIVA 153 168 15 9.80
3 SIMA 396 298 -98 -24.75
4 JAYA 202 165 -37 -18.32
5 MYRX 103 104 1 0.97
6 TLKM 3,780 3,780 0 0.00
7 FREN 348 324 -24 -6.90
8 STAR 84 88 4 4.76
9 UNTR 27,500 27,825 325 1.18
10 LPPF 4,010 4,140 130 3.24