Portal Berita Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:22 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,87 USD/barel.
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,31% pada level 26.994.
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,51% pada level 2.137.
  • 16:24 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,14% pada level 23.424.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,30% pada level 2.915.
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,80% pada level 3.198.
  • 16:22 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,53% pada level 7.254.
  • 16:18 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,08% terhadap Dollar AS pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,04% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.032/USD.

Buni Yani Bawa Nama Ahok, Ini Penjelasan Ditjen Pas

Buni Yani Bawa Nama Ahok, Ini Penjelasan Ditjen Pas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) melalui Kepala Bagian Humas, Ade Kusmanto turut menanggapi keluhan Buni Yani yang belum sebulan ditahan, lewat secarik suratnya.

Ade menyoroti Buni Yani yang menyinggung mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. Ia memastikan BTP benar-benar menjalani hukuman atas perkara yang menjeratnya, yaitu penodaan agama. Total Ahok menjalani hukuman 1 tahun 8 bulan 15 hari.

"Pak Ahok menjalani pidana di cabang Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat atau Rutan Salemba di Mako Brimob," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Baca Juga: Buni Yani 'Ngeluh', Sebut Nama Ahok

Ia menceritakan kembali pemilihan lokasi hukuman untuk Ahok di Mako Brimob. Menyebut awalnya Ahok ditempatkan di Lapas Kelas 1 Cipinang, tetapi ada pro-kontra.

"Pertimbangannya adalah keamanan. Adanya pro dan kontra terkait kasus penodaan agama Pak Ahok. Massa simpatisan Ahok berkumpul di depan Lapas Cipinang menyatakan ketidakpuasannya atas putusan pengadilan. Di samping itu, di dalam lapas, dikhawatirkan jiwa Pak Ahok terancam menyangkut masalah penodaan agama yang telah menyinggung perasaan umat Islam," jelasnya.

Baca Juga: Ketua The Jakmania 'Geram': Jangan Bikin Panas

Dengan pertimbangan itu, Ahok, menjalani hukumannya di Mako Brimob. Selain itu, keputusan tersebut diambil agar suasana di Lapas Cipinang kondusif.

Sebelumnya, terpidana kasus pelanggaran UU ITE, Buni Yani, sudah menceritakan keadaannya yang menurutnya sebagai ketidakadilan. Hal itu diungkapkan lewat secarik tulisan.

Baca Juga: Kubu Jokowi Iri Tak Diundang Panitia Munajat 212

Ia mengaku berada dalam satu sel dengan pembunuh dan pencandu narkoba. Bahkan membandingkan dirinya dengan eks Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. Surat tertanggal 21 Februari 2019 dibumbui tandatangan Buni Yani.

Mengenai kondisi Buni Yani tersebut, Kalapas Gunung Sindur, Sopiana, menjelaskan sejauh ini tidak ada keluhan dari Buni Yani.

"Kondisi beliau mah sehat dan alhamdulillah nggak ada keluhan," katanya di Bogor, Kamis (21/2/2019).

"Kalau teman sekamarnya yang kasus narkoba, kasus pembunuhan, ya memang kondisinya di Lapas Gunung Sindur hampir 95 persen kasus narkoba," sambungnya.

Sopian menyebut kamar sel yang dihuni Buni Yani sebenarnya berkapasitas 7 orang, tetapi saat ini diisi 13 orang. Sopian menyebut kamar sel itu sebagai 'kamar santri'.

"Itu kamar beliau kami satukan dengan kamar santri, kamar yang diisi warga binaan yang sudah mengikuti program pendidikan keagamaan dan ikut juga pengajaran di bidang pesantren di lapas," jelasnya.

Baca Juga

Tag: Buni Yani, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Instagram/basukibtp

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,763.16 3,725.51
British Pound GBP 1.00 18,659.16 18,472.10
China Yuan CNY 1.00 2,006.60 1,986.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,112.21 13,971.79
Dolar Australia AUD 1.00 9,717.67 9,619.58
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.65 1,790.43
Dolar Singapura SGD 1.00 10,404.93 10,298.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,723.82 15,563.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,398.89 3,361.03
Yen Jepang JPY 100.00 13,004.25 12,871.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6139.397 -40.702 668
2 Agriculture 1414.657 -3.491 20
3 Mining 1502.047 -1.615 50
4 Basic Industry and Chemicals 960.180 -10.011 77
5 Miscellanous Industry 1172.074 -1.378 50
6 Consumer Goods 2014.450 -24.760 56
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 -7.882 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1107.762 -14.770 76
9 Finance 1303.108 -1.236 90
10 Trade & Service 767.404 -4.271 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 54 72 18 33.33
2 NZIA 620 775 155 25.00
3 IFII 240 300 60 25.00
4 AGAR 416 520 104 25.00
5 YULE 160 199 39 24.38
6 REAL 214 266 52 24.30
7 HDFA 125 154 29 23.20
8 LMAS 69 84 15 21.74
9 OMRE 860 1,040 180 20.93
10 PICO 2,890 3,430 540 18.69
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 95 63 -32 -33.68
2 INAF 496 372 -124 -25.00
3 MPRO 2,780 2,090 -690 -24.82
4 BVIC 144 119 -25 -17.36
5 KOIN 185 153 -32 -17.30
6 LAND 1,195 1,000 -195 -16.32
7 TAMU 310 260 -50 -16.13
8 ASBI 296 250 -46 -15.54
9 UNIT 181 153 -28 -15.47
10 KAEF 1,385 1,195 -190 -13.72
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 510 505 -5 -0.98
2 MNCN 1,525 1,485 -40 -2.62
3 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
4 TCPI 5,725 6,175 450 7.86
5 BBRI 4,210 4,250 40 0.95
6 FILM 174 195 21 12.07
7 REAL 214 266 52 24.30
8 ANTM 825 835 10 1.21
9 TOWR 740 740 0 0.00
10 BNLI 1,255 1,310 55 4.38