Portal Berita Ekonomi Rabu, 11 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:18 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,11% pada level 3.132
  • 05:16 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,10% pada level 27.881 
  • 05:15 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 0,07% pada level 8.616
  • 22:44 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,03% pada level 3.136.
  • 22:42 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,08% pada level 27.931.
  • 22:40 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,25% pada level 8.643.
  • 20:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Poundsterling pada level 1,3175 USD/GBP.
  • 20:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Euro pada level 1,1077 USD/EUR.
  • 20:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yen pada level 108,55 JPY/USD.
  • 20:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.467 USD/troy ounce.
  • 20:03 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,86 USD/barel.
  • 20:02 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,71 USD/barel.
  • 15:56 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,02% terhadap Dollar AS pada level 7,04 CNY/USD.
  • 15:55 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,07% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.020/USD.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,22% pada level 26.436.

Terdepak dari Pasar Asean, China, dan Rusia, Bagaimana Kabar Uber?

Terdepak dari Pasar Asean, China, dan Rusia, Bagaimana Kabar Uber? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Uber mengatakan dengan tegas, mereka tidak akan keluar dari India atau pasar lainnya, setelah "terdepak" dari pasar China, Rusia, dan Asia Tenggara secara berurutan. Namun, apakah bisnis pengiriman makanannya akan ikut bertahan?

Bila laporan media benar, saat ini Uber tengah menyiasati untuk keluar dari industri pengiriman makanan India. Berdasarkan laporan dari Economic Times India, Uber Eats akan diakuisisi oleh Swiggy, layanan pengiriman makanan India yang baru saja mengumpulkan US$1 miliar.

"Saat ini, Uber berada pada tahap akhir dari kesepakatan dengan Swiggy. Imbalannya, Uber akan mendapatkan 10% bagian dari bisnisnya," tulis TechCrunch dalam laporannya, Jumat (22/2/2019).

Uber Eats disebut-sebut sebagai penghasil pendapatan utama bagi perusahaan ride-hailing asal Amerika Serikat itu. Sebelumnya, The Information melaporkan, Uber Eats meraup US$1,5 miliar dalam penjualannya pada kuartal pertama 2019 saja. Mereka juga berekspansi ke Asia.

Baca Juga: Uber Tengah Kembangkan Sepeda dan Skuter Otonom

Baca Juga: Uber Dapat Lampu Hijau Aktifkan Kembali Program Mobil Self-Driving

Hampir dua tahun lalu, Uber Eats mendarat di India dan menemukan dirinya berada di tengah pertempuran dengan Swiggy yang meningkatkan modal tiga kali pada tahun lalu. Tak lupa, ada juga Zomato yang didukung oleh Alibaba.

Pertempuran sengit itu menumbangkan pemain di sekitar mereka, seperti FoodPanda yang diakuisisi oleh Ola pada akhir 2017. Ola dilaporkan telah memangkas biaya di FoodPanda dan mengalihkan fokus ke strategi "dapur awan" yang lebih berkelanjutan. Namun, Zomato dan Swiggy masih terus bertindak dengan agresif.

Berdasarkan latar belakang itu, Uber melakukan IPO untuk mengonsolidasikan biaya dan mempertahankan saham di pasar. Ia melakukannya melalui kesepakatan dengan Grab di Asia Tenggara, membuatnya menyerahkan bisnis transportasi dan pengiriman makanannya dengan imbalan 27,5% saham di Grab.

Sesungguhnya, kesepakatan itu tidak merugikan Uber. Mereka berhasil keluar dari perang subsidi yang mahal, sekaligus mendapatkan saham dalam bisnis yang sedang bertumbuh. Hal itu bisa menjadi resep yang Uber ulangi dalam industri pengiriman makanan di India.

Baca Juga

Tag: Uber, Startup

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: TechCrunch

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,753.27 3,715.53
British Pound GBP 1.00 18,515.78 18,325.97
China Yuan CNY 1.00 2,000.20 1,979.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,074.02 13,933.98
Dolar Australia AUD 1.00 9,621.00 9,523.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.07 1,780.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,353.11 10,248.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,584.16 15,423.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,381.55 3,345.49
Yen Jepang JPY 100.00 12,955.92 12,825.83

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6183.505 -10.286 668
2 Agriculture 1430.432 -12.606 20
3 Mining 1490.584 14.558 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.983 -0.489 77
5 Miscellanous Industry 1184.951 -4.213 50
6 Consumer Goods 2047.375 -14.079 56
7 Cons., Property & Real Estate 517.757 -0.597 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1121.125 -5.297 76
9 Finance 1302.596 0.766 90
10 Trade & Service 766.680 -2.198 166
No Code Prev Close Change %
1 IFII 105 178 73 69.52
2 DEAL 158 202 44 27.85
3 SOTS 187 238 51 27.27
4 OMRE 560 700 140 25.00
5 REAL 228 284 56 24.56
6 MOLI 800 995 195 24.38
7 SKRN 500 620 120 24.00
8 JSKY 197 238 41 20.81
9 DWGL 193 224 31 16.06
10 FISH 3,360 3,890 530 15.77
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 185 121 -64 -34.59
2 TFCO 670 510 -160 -23.88
3 AGAR 492 394 -98 -19.92
4 TIRA 252 202 -50 -19.84
5 PICO 4,310 3,580 -730 -16.94
6 IKAI 97 81 -16 -16.49
7 KPAL 276 234 -42 -15.22
8 PCAR 2,290 1,965 -325 -14.19
9 FILM 148 129 -19 -12.84
10 LPGI 4,100 3,600 -500 -12.20
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,465 -40 -2.66
2 IPTV 525 520 -5 -0.95
3 TCPI 5,500 5,725 225 4.09
4 TOWR 735 750 15 2.04
5 DEAL 158 202 44 27.85
6 BBRI 4,180 4,170 -10 -0.24
7 ZINC 396 410 14 3.54
8 SCMA 1,400 1,450 50 3.57
9 PPRO 74 72 -2 -2.70
10 ADRO 1,420 1,485 65 4.58