Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:41 WIB. Microsoft - Microsoft janjikan masa uji coba xCloud untuk publik di tahun ini.
  • 10:39 WIB. Smartphone - Hari ini, Xiaomi Redmi Note 7 dan Vivo V15 Pro meluncur di Indonesia.
  • 10:38 WIB. Google - Google Stadia izinkan produsen gim pakai platform cloud¬†lain.
  • 10:36 WIB. Opera - Opera resmi rilis fitur VPN untuk browser versi Android.
  • 10:34 WIB. Bill Gates - Kekayaan Bill Gates kembali tembus Rp1.400 triliun.
  • 10:33 WIB. Google - Uni Eropa denda Google Rp23 triliun.
  • 09:37 WIB. Suku Bunga - The Fed kembali tahan suku bunga acuan di level 2,25% hingga 2,5%.
  • 09:18 WIB. Rupiah - Rupiah menguat 0,51% ke level Rp14.112 per dolar AS.¬†
  • 09:04 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,23% k elevel 6.499,27 di awal sesi I.
  • 08:36 WIB. Pilpres - Kemenkominfo dan KPU akan bahas masa tenang kampanye di medsos.
  • 08:24 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo akan umumkan pemenang tender Satelit Satria Indonesia Raya pada 1 April.
  • 08:22 WIB. Apple - Apple resmi rilis AirPods generasi kedua.
  • 08:21 WIB. Olympus - Olympus rilis mirrorless seharga Rp49 jutaan.
  • 08:19 WIB. Facebook - Pebisnis Selandia Baru imbau perusahaan tarik iklan di Facebook.
  • 07:18 WIB. Hoaks - Sebulan jelang Pilpres 2019, Kemenkominfo catat 200 hoaks politik.

Pekan Ketiga Februari, BI Prediksi Deflasi 0,07%

Pekan Ketiga Februari, BI Prediksi Deflasi 0,07% - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Survei Pemantauan Harga (SPH) Bank Indonesia (BI) menyimpulkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) pada pekan ketiga Februari 2019 terjadi deflasi sebesar 0,07% secara bulanan (month to month/mtm).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, perkembangan harga-harga tetap terkendali bardasarkan SPH yang dilakukan oleh 46 kantor perwakilan BI di seluruh daerah Indonesia.

"Survei pemantauan harga yang kami lakukan sampai dengan minggu ketiga ini, kami perkirakan Februari akan terjadi deflasi. Deflasi sebesar 0,07% mtm. Kalau dihitung year on year (yoy) perkiraan kami Februari 2019 berdasarkan pemantauan harga tadi adalah (inflasi) 2,58% yoy," ujar Perry di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Angka tersebut, kata Perry, jauh lebih rendah dibandingkan realisasi inflasi Januari 2019 yang sebagaimana diketahui terjadi inflasi 0,32% mtm. Sementara secara tahunan, di Januari terjadi inflasi 2,82% dan Februari pekan ketiga inflasi 2,58%.

Terjadinya deflasi pada pekan ketiga Februari 2019, lanjut Perry, karena semua harga terkendali, bahkan mengalami penurunan. Deflasi tercatat di sejumlah kelompok harga pangan bergejolak (volatile food) seperti cabai merah yang mengalami deflasi minus 0,07%. Demikian juga daging ayam ras, bawang merah deflasi 0,06%, dan telur ayam ras minus 0,05%.

"Dan demikian juga sejumlah komoditas lain. Cabai rawit juga minus 0,02%. Bensin deflasi minus 0,07%, khusunya untuk BBM yang nonsubsidi karena harga minyak dunia turun," tambah Perry.

Baca Juga: Bank Indonesia Sebut Izin LinkAja Masuk Tahap Akhir

Baca Juga: Pekan Pertama Februari, Inflasi Diperkirakan Turun

BI mengklaim inflasi inti juga menunjukkan tren yang rendah dan terkendali kendati Bank Sentral belum bisa menjabarkannya. Inflasi inti yang rendah terutama karena kebutuhan dari kenaikan permintaan dalam negeri masih dapat dipenuhi dari pasokan.

"Jadi, kalau lihat dari agregat supply atau penawaran, agregat itu masih lebih tinggi dari penawaran permintaan agregat atau output gap itu masih negatif. Sehingga, meskipun permintaan naik, kami tidak melihat adanya tekanan-tekanan inflasi inti dari permintaan," jelas Perry.

Kemudian inflasi dari luar negeri, baik karena rupiah maupun imported inflation itu tetap rendah. Sehingga, semuanya mendukung inflasi inti yang terkendali.

Dengan perkembangan tersebut, BI meyakini inflasi secara keseluruhan tahun akan lebih rendah dari sasaran BI yang sebesar 3,5 plus minus 1%. "Dari sisi dua indikator tadi menunjukkan bahwa harga-harga terkendali, harga pangan maupun inflasi inti, sehingga akhir tahun ini perkiraan kami inflasi akan lebih rendah dari 3,5%," tutupnya.

Tag: Deflasi, Inflasi, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.97 3,775.19
British Pound GBP 1.00 18,965.88 18,770.50
China Yuan CNY 1.00 2,131.41 2,110.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,302.00 14,160.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,112.94 10,011.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.93 1,803.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.62 10,471.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,228.48 16,065.94
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.42 3,473.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,814.26 12,685.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6482.710 2.434 629
2 Agriculture 1498.343 -4.886 21
3 Mining 1882.238 9.191 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.733 0.232 71
5 Miscellanous Industry 1285.573 -3.740 46
6 Consumer Goods 2667.555 5.523 52
7 Cons., Property & Real Estate 460.673 -0.670 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.648 -9.651 72
9 Finance 1248.066 3.719 91
10 Trade & Service 828.180 -0.981 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 198 336 138 69.70
2 CAKK 160 216 56 35.00
3 JSKY 1,245 1,460 215 17.27
4 TFCO 580 680 100 17.24
5 INCI 560 640 80 14.29
6 URBN 1,795 2,030 235 13.09
7 TALF 308 340 32 10.39
8 MDIA 136 150 14 10.29
9 VIVA 153 168 15 9.80
10 DART 280 300 20 7.14
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 396 298 -98 -24.75
2 JAYA 202 165 -37 -18.32
3 TRIS 236 206 -30 -12.71
4 KPAL 312 274 -38 -12.18
5 LPLI 146 130 -16 -10.96
6 AKPI 675 605 -70 -10.37
7 HERO 990 900 -90 -9.09
8 FREN 348 324 -24 -6.90
9 ABMM 2,200 2,050 -150 -6.82
10 TCPI 4,880 4,550 -330 -6.76
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 100 101 1 1.00
2 VIVA 153 168 15 9.80
3 SIMA 396 298 -98 -24.75
4 JAYA 202 165 -37 -18.32
5 MYRX 103 104 1 0.97
6 TLKM 3,780 3,780 0 0.00
7 FREN 348 324 -24 -6.90
8 STAR 84 88 4 4.76
9 UNTR 27,500 27,825 325 1.18
10 LPPF 4,010 4,140 130 3.24