Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:29 WIB. BRI - Kapitalisasi pasar BRI tembus Rp500 triliun.
  • 20:29 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah gandeng Unida terkait kerja sama produk dan jasa perbankan.
  • 20:29 WIB. Jargas - KESDM menargetkan pembangunan 1 juta sambungan rumah jargas dimulai pada tahun depan.
  • 20:28 WIB. MRT - BNI, Bank Mandiri, dan Astra International resmi jadi nama stasiun MRT Jakarta.
  • 20:28 WIB. Garuda - Garuda jajaki kerja sama pemberdayaan SDM berkebutuhan khusus.
  • 20:28 WIB. Garuda - Garuda dukung penguatan Kualanamu sebagai hub penerbangan domestik wilayah barat & Asia Tenggara.
  • 20:27 WIB. Garuda - Garuda batalkan pesanan 49 pesawat Boeing 737 MAX.
  • 20:27 WIB. BNI - BNI menargetkan migrasi kartu debit chip bisa rampung 100% tahun ini.
  • 20:27 WIB. Mandiri - Target Mandiri tahun ini aset under management segmen wealth management bisa tumbuh di atas 10%.
  • 20:26 WIB. Mandiri - Mandiri menggenjot segmen bisnis wealth management untuk meningkatkan pendapatan nonbunga.
  • 20:26 WIB. BTN - BTN menyebut perkembangan bisnis segmen prioritas di Bank BTN masih positif.
  • 20:25 WIB. Bulog - Perum Bulog bersiap mengimpor 100.000 ton bawang putih.

Mendorong Pebisnis Beralih ke Digital Marketing

Mendorong Pebisnis Beralih ke Digital Marketing - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Digital marketing menjadi alat bagi Bryan Wijaya, pakar digital marketing Indonesia untuk meraih pendapatan fantastis. Tak tanggung-tanggung, ia berhasil meraup omzet hingga Rp3 miliar dalam waktu dua minggu saja. 

"Ini bukti bahwa dengan cara yang efektif dan benar, digital marketing dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik," kata dia di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Bryan, persaingan bisnis saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pebisnis di Indonesia. Mau tak mau, para pebisnis baik skala UMKM hingga skala besar harus mulai melirik digital marketing. Namun, tak semua pebisnis memahami bagaimana cara menggunakannya. Beberapa alasan pebisnis enggan menggunakan digital marketing adalah tidak paham teknologi atau tidak memiliki modal besar.

Padahal, pelaku digital marketing tidak harus mutlak memiliki kemampuan di bidang teknologi atau modal yang besar.

"Ada banyak misconception mengenai digital marketing. Seharusnya semua orang bisa menggunakannya," ujarnya.

Baca Juga: Hadapi MEA, Pengusaha Wajib Melek Digital Marketing

Menurut Bryan, asal memahami bagaimana membuat konten yang menarik dan memahami perilaku calon konsumen yang ditarget, para pebisnis pemula atau skala UKM bisa meningkatkan skala bisnisnya. Ia menyebutkan bahwa selama ini yang umumnya dipahami adalah bagaimana cara membuat akun sosial media atau cara menaikkan jumlah pengunjung akun tersebut. Padahal, digital marketing tidak hanya itu.

"Kuncinya untuk bisa menangkap data calon customer dan menganalisis perilaku calon konsumen tersebut. Dari sana, bisa dijadikan dasar untuk strategi marketing berikutnya. Lebih cepat dan efisien dari cara konvensional," kata dia.

Bryan menyebutkan masyarakat Indonesia makin gemar mengonsumsi konten melalui internet. Pada 2017 lalu, tingkat konsumsi konten lewat dunia maya menempati peringkat ketiga setelah televisi dan media luar ruangan.

"Para pelaku usaha harus dapat menangkap peluang ini untuk mengomunikasikan produknya, yang dapat ditempuh melalui media sosial, content marketing, influencer, atau search engine optimization," ujar Bryan.

Untuk menciptakan konten yang menarik, Bryan menambahkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni salah satunya adalah harus ada umpan.

"Bisa berupa diskon, atau kemudahan bayar, dan lainnya. Selanjutnya, bisa ditambahkan dengan warna, foto, dan gambar yang menarik," kata dia.

Menurut Bryan, digital marketing bukan hanya sebuah tren, tetapi sebuah revolusi dalam dunia bisnis dan pemasaran. "Jika Anda tidak beralih ke digital marketing saat ini maka dalam lima tahun ke depan Anda akan sangat tertinggal," imbuhnya.

Baca Juga: Digital Marketing, Lebih dari Sekadar Konten Digital

Konsep digital marketing ini telah berhasil menghasilkan miliaran rupiah dalam bisnis yang ia jalankan. Di usia yang ke-25, Bryan sudah mampu menghasilkan bisnis properti bernilai miliaran rupiah serta kini menjadi komisaris dua perusahaan yang bergerak di sektor properti.

"Belajar dari Amazon yang sukses memanfaatkan teknologi digital maka hal yang sama diterapkan di bisnis apapun. Kuncinya data mengenai konsumen harus dikuasai," kata pemuda yang saat usia 18 tahun sudah memiliki penghasilan Rp1 miliar dari bisnis yang dijalankan tersebut.

Tag: Bryan Wijaya, Digital Marketing

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Andrew Neel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00