Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:53 WIB. Anambas - Menteri Susi ingin Anambas jadi pioneer industri perikanan dan pariwisata.
  • 11:39 WIB. IHSG - IHSG ditutup hijau 0,65% di akhir sesi I.
  • 11:05 WIB. Musk - Elon Musk bikin cip AI penghubung otak manusia dengan komputer.
  • 09:18 WIB. Kamboja - Pemerintah Kamboja telah memastikan  1.600 ton sampah plastik dari AS dan Kanada adalah ilegal.
  • 09:08 WIB. Selat Hormuz -  Trump: AL AS menembak drone Iran yang mendekati kapal perang AS.
  • 09:02 WIB. MediaTek - Sambut 5G, MediaTek rilis platform AI IoT i700, komputasi edge AI berkecepatan tinggi.
  • 08:56 WIB. IHSG - IHSG dibuka hijau 0,22% di awal sesi I.
  • 08:00 WIB. Instagram - Instagram uji fitur untuk sembunyikan jumlah likes.
  • 06:12 WIB. India - Future Group (riteler India) akan luncurkan 7-Eleven pertama di India.

Ini Lho Alasan Industri Kreatif Sulit Berkembang di Indonesia

Ini Lho Alasan Industri Kreatif Sulit Berkembang di Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Dalam beberapa tahun terakhir kinerja industri kreatif di Indonesia terbilang moncer. Tak tanggung-tanggung, sumbangannnya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) secara nasional telah mencapai Rp1.105 triliun pada tahun 2018 lalu. Di tahun ini, nilai tersebut diyakini bakal terus melesat hingga mencapai Rp1.200 triliun pada akhir tahun mendatang.

Tak hanya dari segi nominal, dalam hal ketenagakerjaan juga kini mulai muncul profesi-profesi baru yang lahir dari bisnis kreatif. Sebut saja youtuber, content creator, barista, data scientist, gamer hingga pilot drone.

“Intinya bagaimana kita menyelaraskan apa yang menjadi passion kita dengan surround yang ada di sekelilingnya. Bicara industri kreatif itu tak lepas dari soal penciptaan karya seni. Untuk saya sendiri passion saya di visual, seperti foto dan video. Nah tantangannya adalah bagaimana kita tidak hanya berkutat di seninya itu saja, melainkan hal-hal lain yang bisa memungkinkan karya seni itu ada,” ujar Julianus Ladung, seorang pilot drone komersial yang kini mendirikan usaha berlabel Ideam Aeternam.

Baca Juga: Nge-Drone 5 Hari Dibayar Rp150 juta, Mau?

Ditemui di sebuah café di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, Julianus mengkritisi pandangan sempit sebagian pegiat seni yang menganggap bahwa memikirkan dan mengatur sisi komersialitas dari sebuah karya seni sama dengan menggadaikan idealisme. Diketahui, sisi idealisme merupakan salah satu faktor penting yang mendasari seorang pelaku seni dapat menciptakan karyanya.

“Prinsip saya dalam berkesenian adalah ‘berkesenianlah secara realistis’. Itu bukan berarti tidak idealis, tapi lebih pada membumikan kesenian itu sendiri. Misal saya seorang fotografer, ya tantangannya adalah bagaimana agar karya saya bisa diapresiasi dan diterima di industri. Itulah industri kreatif,” tutur Julianus.

Dalam hal fotografi misalnya, Julianus mencontohkan, seorang fotografer perlu secara spesifik menentukan di segmen pasar mana dia akan lebih banyak berkecimpung. Misalnya saja food fotografer, fotografer alam, fotografer artistik dan sebagainya.

“Misal saya sendiri, memilih fotografi di sektor oil and gas. Itulah uniqueness saya. Setelah itu ditentukan, maka selain dia mendalami pengetahuan di fotografi, dia juga harus memahami sektor di sekelilingnya yang diam au terjuni itu. Caranya gimana? Ya, banyak membaca. Masalahnya masyarakat kita ini malas banget saat disuruh membaca. Itu alasan utama kenapa sampai sekarang industri kreatif kita susah berkembang. Gimana mau berkembang kalau membaca saja malas!” tegas Julianus.

Tag: Pilot Drone, industri kreatif

Penulis: Taufan Sukma

Editor: Kumairoh

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6403.294 8.685 652
2 Agriculture 1359.779 -0.916 21
3 Mining 1655.430 15.724 49
4 Basic Industry and Chemicals 816.021 16.130 72
5 Miscellanous Industry 1264.885 5.069 49
6 Consumer Goods 2385.818 14.333 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.521 0.306 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1233.628 3.292 74
9 Finance 1316.824 -9.517 91
10 Trade & Service 816.856 -0.632 163
No Code Prev Close Change %
1 HRME 545 680 135 24.77
2 POLU 1,010 1,260 250 24.75
3 ARKA 830 1,035 205 24.70
4 PICO 390 486 96 24.62
5 GLOB 406 505 99 24.38
6 PAMG 362 416 54 14.92
7 SAPX 655 745 90 13.74
8 MINA 1,250 1,400 150 12.00
9 INPP 720 800 80 11.11
10 SOTS 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 480 372 -108 -22.50
2 BRAM 14,000 11,200 -2,800 -20.00
3 PCAR 2,430 2,010 -420 -17.28
4 TMAS 210 174 -36 -17.14
5 AKSI 338 284 -54 -15.98
6 ARTA 400 342 -58 -14.50
7 POSA 242 214 -28 -11.57
8 BTEK 83 74 -9 -10.84
9 SKBM 440 400 -40 -9.09
10 OASA 290 264 -26 -8.97
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 350 6 1.74
2 IPTV 244 242 -2 -0.82
3 MNCN 1,420 1,365 -55 -3.87
4 POSA 242 214 -28 -11.57
5 ANTM 900 950 50 5.56
6 BBRI 4,520 4,450 -70 -1.55
7 INKP 7,900 8,475 575 7.28
8 INCO 3,130 3,180 50 1.60
9 BKSL 134 142 8 5.97
10 INOV 422 442 20 4.74