Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:28 WIB. WTI OIL - (14/10) 53,59 USD/barel (15/10) 52,81 USD/barel (16/10) 53,36 USD/barel (17/10) 53,93 USD/barel (18/10) 53,72 USD/barel
  • 09:23 WIB. Bursa FTSE 100- (14/10) 7.213 (15/10) 7.211 (16/10) 7.167 (17/10) 7.182 (18/10) 7.150
  • 09:20 WIB. Bursa Hang Seng - (14/10) 26.521 (15/10) 26.503 (16/10) 26.664 (17/10) 26.848 (18/10) 26.719
  • 09:18 WIB. Bursa Straits Times - (14/10) 3.124 (15/10) 3.116 (16/10) 3.134 (17/10) 3.126 (18/10) 3.114
  • 09:15 WIB. Bursa Nikkei - (15/10) 22.207 (16/10) 22.472 (17/10) 22.451 (18/10) 22.492
  • 09:13 WIB. Bursa Shanghai - (14/10) 3.007 (15/10) 2.991 (16/10) 2.978 (17/10) 2.977 (18/10) 2.938
  • 09:06 WIB. Bursa KOSPI - (14/10) 2.067 (15/10) 2.068 (16/10) 2.082 (17/10) 2.077 (18/10) 2.060
  • 09:03 WIB. Bursa S&P 500 - (14/10) 2.966 (15/10) 2.955 (16/10) 2.989 (17/10) 2.997 (18/10) 2.986
  • 08:58 WIB. YEN - (14/10) 108,39 Yen /USD (15/10) 108,86 Yen/USD (16/10) 108,77 Yen/USD (17/10) 108,67 Yen/USD (18/10) 108,43 Yen/USD
  • 08:55 WIB. POUNDSTERLING - (14/10) 1,2608 USD/Pound (15/10) 1,2788 USD/Pound (16/10) 1,2832 USD/Pound (17/10) 1,2890 USD/Pound (18/10) 1,2973 USD/Pound
  • 08:50 WIB. EURO - (14/10) 1,1029 USD/Euro (15/10) 1,1033 USD/Euro (16/10) 1,1072 USD/Euro (17/10) 1,1124 USD/Euro (18/10) 1,1171 USD/Euro
  • 08:44 WIB. YUAN - (14/10) 7,0675 Yuan /USD (15/10) 7,0818 Yuan/USD (16/10) 7,0935 Yuan /USD (17/10) 7,0774 Yuan/USD (18/10) 7,0817 Yuan/USD
  • 08:42 WIB. Bursa Dow Jones - (14/10) 26.787 (15/10) 27.024 (16/10) 27.001 (17/10) 27.025 - (18/10) 26.770
  • 08:39 WIB. RUPIAH - (14/10) Rp. 14.139/USD (15/10) Rp. 14.165/USD (16/10) Rp. 14.169/USD (17/10) Rp. 14.148/USD (18/10) Rp. 14.144/USD
  • 08:39 WIB. Bursa Nasdaq - (14/10) 8.048 - (15/10) 8.148 - (16/10) 8.124 (17/10) 8.156 - (18/10) 8.089

Kala E-Commerce Mulai Mendisrupsi Bisnis Mayora

Kala E-Commerce Mulai Mendisrupsi Bisnis Mayora - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Mayora merupakan perusahaan manufaktur yang tidak lagi bergerak di level core ataupun processing, melainkan branded products. Beberapa merek consumer goods-nya pun sudah menjadi market leader di banyak negara, sebut saja Filipina.

Di sana merek kopi mix Kopiko sudah memiliki pangsa pasar lebih dari 40% mengalahkan merek lain, seperti Nestlé yang sudah 100 tahun di sana. Atau merek snack cokelat Beng-Beng yang kini merajai Thailand. Kunci utamanya adalah produk yang dijual harus sesuai dengan taste pasar tujuan.

Baca Juga: Obligasi IV Mayora Indah Setujui Ganti Wali Amanat Obligasi ke Bank Permata

Begitulah fungsi dari R&D, inovasi, dan lainnya. Setiap negara memiliki taste berbeda, misalnya Filipina lebih suka kopi mix yang less coffee more milky, Vietnam dan Thailand lebih suka taste kopi yang kuat. Kemudian harga pun harus tepat, sama seperti selera, magic price setiap negara berbeda. Berbekal hal tersebut, Mayora hanya membutuhkan sekitar 5-7 tahun untuk ‘menyalip’ merek lain yang sudah lebih dulu hadir di pasar. 

Regional Managing Director for ASEAN PT Mayora Indah Tbk, Maspiono, menyatakan meski demikian, mempertahankan tak kalah sulit dengan merebut pangsa pasar.  Apalagi dengan adanya pemain baru yang muncul dari E-Commerce

Meski saat ini e-commerce belum begitu mendisrupsi industri consumer goods, sebagaimana elektronik dan fashion, namun tidak dipungkiri akan muncul pemain baru. Ambil contoh, ibu rumah tangga yang kini mulai berjualan kue secara online harus terus diwaspadai perkembangannya. Perusahaan harus terus memerhatikan upaya dalam menggenjot efisiensi biaya produksi dan operasional–cukup berat apabila hanya mengandalkan pertumbuhan pendapatan.

"Strategi kami menggandeng e-commerce sebagai alat promosi dan pemasaran digital. Misalnya, mereka menggandeng Prilly Latuconsina sebagai brand ambassador Slai O’lai dan kemudian dipasarkan di Shopee. Bisa juga menggunakan media digital konvensional layaknya Facebook, Twitter, dan YouTube sebagai sarana penyebaran video lip sync kompetisi dubsmash “Makan Langsung vs Makan Dingin” Beng-Beng, kata dia kepada Warta Ekonomi, baru-baru ini.

Munculnya e-commerce juga turut menggantikan peran salesman, sebut saja warung kecil yang kini menjadi mitra Bukalapak. Namun, perusahaan memandang triknya memang berbeda dalam mempertahankan jaringan. Kembali mengingat kontribusi e-commerce terhadap penjualan secara total masih terbilang kecil maka perusahaan hanya memelajari dan memonitor sembari mengoptimalkan sisi komunikasi-promosi. 

"Kami masih fokus mengembangkan jaringan distribusi ke warung tradisional yang jumlahnya sangat besar. Menurut data Nielsen, saat ini ada lebih dari 2 juta warung sementara kemampuan perusahaan FMCG sekaliber Mayora, Indofood, dan Garuda Food hanya mencapai 30% atau 50 persen saja, sisanya lewat grosir atau wholesale. Artinya, masih banyak yang belum tergarap–langsung bisa berjualan," tambah dia.

Baca Juga

Tag: PT Mayora Indah Tbk, E-commerce

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Mikayla Mallek

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.81 3,750.91
British Pound GBP 1.00 18,259.33 18,072.02
China Yuan CNY 1.00 2,008.98 1,988.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.70 14,069.30
Dolar Australia AUD 1.00 9,707.33 9,607.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.83 1,793.66
Dolar Singapura SGD 1.00 10,415.35 10,310.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,812.25 15,649.28
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,398.06 3,361.84
Yen Jepang JPY 100.00 13,091.39 12,959.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6191.947 10.933 658
2 Agriculture 1325.665 -25.837 20
3 Mining 1588.528 -0.347 48
4 Basic Industry and Chemicals 910.095 8.396 74
5 Miscellanous Industry 1196.676 14.510 50
6 Consumer Goods 2101.267 -60.778 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.095 4.976 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1210.123 5.591 75
9 Finance 1260.490 13.824 90
10 Trade & Service 809.274 3.812 165
No Code Prev Close Change %
1 INTD 170 228 58 34.12
2 TFCO 332 414 82 24.70
3 TIRA 212 250 38 17.92
4 PTSN 374 422 48 12.83
5 MCOR 136 153 17 12.50
6 AMIN 294 330 36 12.24
7 MAIN 970 1,080 110 11.34
8 ERAA 1,695 1,880 185 10.91
9 LRNA 142 154 12 8.45
10 SKRN 505 545 40 7.92
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 505 412 -93 -18.42
2 OPMS 246 212 -34 -13.82
3 IBFN 238 208 -30 -12.61
4 APEX 555 500 -55 -9.91
5 PDES 1,105 1,000 -105 -9.50
6 BOSS 680 620 -60 -8.82
7 MINA 1,730 1,590 -140 -8.09
8 MREI 4,130 3,820 -310 -7.51
9 AMAG 310 288 -22 -7.10
10 SHID 3,400 3,200 -200 -5.88
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,695 1,880 185 10.91
2 MAMI 232 234 2 0.86
3 LMPI 150 152 2 1.33
4 TELE 364 358 -6 -1.65
5 BBRI 4,050 4,170 120 2.96
6 TCPI 6,125 6,125 0 0.00
7 OPMS 246 212 -34 -13.82
8 JPFA 1,655 1,720 65 3.93
9 HMSP 2,270 2,160 -110 -4.85
10 ANTM 955 935 -20 -2.09