Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:25 WIB. Bank Asing - OJK: Indonesia sangat terbuka terhadap kehadiran kalangan perbankan Asean
  • 21:15 WIB. Nasabah -  OJK ingatkan bank harus prioritaskan aspek perlindungan konsumen dan hak nasabah
  • 21:12 WIB. BPJS  - Defisit anggaran BPJS Kes  2019  mencapai Rp 19 triliun.
  • 21:11 WIB. Bank -  OJK minta semua bank terus melakukan review fungsi IT-nya secara berkala
  • 20:46 WIB. Politik - PKB: Usulan Amien Rais bagi kekuasaan 55-45 tidak rasional.
  • 20:29 WIB. Kebakaran - Sekitar 15 hektare lahan gambut di Pekanbaru terbakar.
  • 18:09 WIB. Bank Mandiri - OJK akan panggil Bank Mandiri soal 'saldo yang berubah'.
  • 19:56 WIB. Jakarta  - Pengamat: Kalau penggunaan air tidak diatur, Jakarta akan tenggelam 2050.
  • 18:44 WIB. Otomotif - Yamaha tingkatkan kapasitas produksi double di Filipina untuk tandingi Honda
  • 18:36 WIB. Investasi - China dan Singapura tingkatkan investasi asing di Myanmar
  • 17:28 WIB. Indonesia Open - Jepang  juara umum Indonesia Open 2019 setelah meraih dua gelar.
  • 15:10 WIB. Investor - Perusahaan global private equity sedang mencari dana segar dari Israel, yang sedang kelebihan dana.
  • 14:54 WIB. Bandara - Menhub ingin runaway 3 bisa dioperasikan pada 17 Agustus.
  • 14:01 WIB. Real Madrid - Zidane berharap Gareth Bale segera keluar dari Madrid.

Resep Sukses Pabrik Pintar Versi Schneider Electric

Resep Sukses Pabrik Pintar Versi Schneider Electric - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

November lalu, Kementerian Perindustrian menggandeng PT Schneider Electric Manufacturing Batam untuk model pengembangan pabrik pintar di Indonesia. Dipilihnya Schneider Electric bukan tanpa alasan. Pasalnya begitu banyak aplikasi yang digunakan Smart Factory Schneider Electric.

Aplikasi itu mencakup connected product, edge control and apps, serta analisis dan layanan untuk pengelolaan energi seperti Augmented Operator Advisor, Power Monitoring Expert, IoT Monitoring via Machine Advisor and Aveva Insight, Lean Digitalization System for Shop Floor Management, Virtual Reality for Industrialization, Augmented Reality for Operator Training, Collaborative Robots, Automatic Guided Vehicles, Remote Assistance for Maintenance, dan Machine Learning. Semua solusi di atas terhubung dengan platform terbuka IoT perusahaan EcoStruxure.

Executive Vice President, Industrial Automation Schneider Electric, Peter Herweck menyatakan, pabrik pintar Schneider Electric di Batam adalah bagian dari transformasi digital Schneider Electric secara global. Sama seperti pabrik pintar Schneider Electric lainnya di China, Perancis, Filipina, Amerika Utara, dan India, pabrik di Batam juga menempatkan manusia sebagai "jantung" transformasi digital mereka.

"Di pabrik pintar, kita tidak hanya akan melihat teknologi baru yang cerdas, yang kadang-kadang bahkan bisa belajar sendiri, tetapi kita juga akan melihat para operator yang sangat terampil. Elemen manusia dalam mengumpulkan, membandingkan, dan menganalisis data sangat penting," tulis dia dalam risetnya.

Baca Juga: Apa itu Smart Factory?

Baca Juga: Bagaimana Merancang Smart Factory?

Lebih lanjut, kolaborasi antara manausia dengan seluruh rantai nilai industri adalah faktor yang memungkinkan digitasi. Untuk itu, perusahaan perlu melatih karyawan mereka untuk melangkah dan merangkul perubahan yang dibawa oleh pabrik pintar dalam pekerjaan sehari-hari mereka.

Berdasarkan pengalamannya, Schneider percaya bahwa fase piloting, pembelajaran peer-to-peer, dan kolaborasi antarpabrik mereka sangat efektif dalam memastikan adopsi teknologi baru secara cepat oleh tenaga kerja mereka.

Para karyawan saling mentransfer pengetahuan di antara mereka sendiri tentang perbaikan atau penyesuaian apa yang telah dilakukan untuk proses, sehingga bisa lebih prediktif menakar risiko downtime misalnya. Selain itu, departemen lain seperti keuangan dan sumber daya manusia juga perlu terlibat untuk memastikan seluruh ekosistem disiapkan untuk pabrik di masa depan.

"Pabrik kami di Wuhan, China, dengan pertumbuhan pendapatan tinggi dan sumber daya terbatas, kami dapat melihat hasil menarik yang mendorong kasus untuk digitalisasi, di mana ada penurunan 15% dalam masalah kualitas, penurunan 5% konsumsi energi, dan peningkatan 4% dalam efisiensi peralatan secara keseluruhan," tambah dia.

Pabrik Schneider di Wuhan menjadi pabrik showcase Asia, di mana ada sekitar 300 para ahli di bidang mesin, pembangkit, listrik, dan jaringan telah mengambil peran IoT untuk mendorong perubahan yang diperlukan untuk mendapatkan manfaat digitalisasi.

Mereka telah membangun arsitektur standar yang mencakup semua praktik terbaik mereka dan mulai meluncurkannya di seluruh China, memfasilitasi kolaborasi lintas lokasi pada implementasi, pengujian, dan peningkatan teknologi baru seperti sistem manajemen energi digital, penjadwalan produksi lanjutan, dan otomasi oleh COBOT/AGV.

Baca Juga: 2022, Nilai Ekonomi Smart Factory Bakal Capai US$1,5 Triliun

Tag: Smart Factory, PT Schneider Electric Indonesia

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Rosmayanti

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67