Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:02 WIB. Samsung - Samsung tunda peluncuran global Galaxy Fold.
  • 22:53 WIB. Xiaomi - Xiaomi rilis Redmi 7 di Indonesia, harganya mulai Rp1 jutaan.
  • 22:39 WIB. iPhone - iPhone 5G bakal meluncur tahun depan.

Tak akan Impor Lagi, Kementan Segera Ekspor Jagung 113 Ribu Ton

Tak akan Impor Lagi, Kementan Segera Ekspor Jagung 113 Ribu Ton - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Petani di Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan melakukan panen raya jagung baru-baru ini. Belum lama, panen juga terjadi di Lebak Banten, Ogan Komering Ilir di Sumatera Selatan, Gunungkidul di Yogyakarta, Tuban Jawa Timur, dan banyak lokasi lainnya.

Untuk itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) melakukan penyerapan hasil panen petani. Dengan penyerapan tersebut, maka Bulog telah menyiapkan persediaan ekstra yang sewaktu-waktu dapat digunakan, terutama ketika terjadi kekurangan pasokan di pasaran.

"Selain itu, kami telah meminta perusahaan jagung dan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) untuk ikut serta menyerap hasil panen petani. Sehingga, petani langsung dapat merasakan hasil panennya dengan harga yang memuaskan," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/2/2019).

Amran mengaku menaruh harapan besar agar komitmen serapan 1 juta ton per bulan jagung oleh GMPT dapat segera terealisasi. Maka, agar jagung yang akan diserap oleh off-taker tetap terjaga kualitasnya. Amran juga meminta Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) mengoptimalkan pemanfaatan dryer yang telah disalurkan oleh Kementerian Pertanian.

"Kami perlu tegaskan, dryer tersebut untuk digunakan petani, bukan oleh tengkulak," tegas Amran.

Baca Juga: Amran Klaim Upsus Jagung Hemat Devisa Hingga Puluhan Triliun

Baca Juga: Hingga 2030, Indonesia Tak Bisa Lepas dari Impor Jagung, Kata Peneliti

Amran menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan ekspor hasil produksi jagung di sejumlah daerah, termasuk hasil panen dari Kalimantan yang memiliki potensi mensuplai jagung secara nasional.

"Dalam waktu 1-2 bulan ini kami sudah ekspor lagi. Dari Gorontalo, rencana ekspor 113 ribu ton. Belum lagi dari Jawa Timur, NTB, dan menyusul dari Kalimantan yang memiliki potensi besar karena lahannya bagus," katanya.

Amran berharap para petani langsung melakukan cocok tanam, pascapanen ini berlangsung. Selain itu, Kementan juga sudah meminta jajaran dirjen agar memanggil seluruh pengusaha dan memastikan harga pakan ternak turun.

"Saya kira harga sudah bagus. Ini tinggal kami imbau saja seluruh perusahaan besar dan meminta mereka menurunkan harga pakan ternak," katanya.

Di sisi lain, Amran menyebut lahan di Kalimantan cocok untuk perkebunan sawit. Karena itu, dia langsung meluncurkan program B100 yang mampu merubah CPO menjadi biofuel 100%. Program ini disebut Amran sebagai energi masa depan untuk kemajuan Indonesia.

"Tadi saya lihat dari gambar pesawat drone, dan ternyata Kalimantan ini luas sekali lahanya. Di sini sangat cocok untuk kelapa sawit, makanya kami luncurkan B100 yang bisa merubah CPO menjadi biofuel 100%," tukasnya.

Tag: Jagung, Kementerian Pertanian (Kementan)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Kementan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.33 3,735.70
British Pound GBP 1.00 18,375.19 18,187.78
China Yuan CNY 1.00 2,109.36 2,088.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,087.54 9,986.33
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,803.65 1,785.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,436.64 10,331.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,920.17 15,755.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,426.15 3,388.15
Yen Jepang JPY 100.00 12,659.93 12,531.31

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6462.822 48.079 632
2 Agriculture 1471.418 6.415 21
3 Mining 1816.490 35.325 47
4 Basic Industry and Chemicals 835.511 4.182 71
5 Miscellanous Industry 1327.492 19.942 46
6 Consumer Goods 2506.880 31.053 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.243 -0.634 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.999 14.156 73
9 Finance 1303.709 2.892 91
10 Trade & Service 815.278 5.604 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 466 580 114 24.46
2 ABBA 147 169 22 14.97
3 LUCK 840 960 120 14.29
4 BCAP 149 170 21 14.09
5 ALMI 525 595 70 13.33
6 CNTX 505 570 65 12.87
7 GSMF 110 123 13 11.82
8 JSKY 1,080 1,200 120 11.11
9 ZINC 555 615 60 10.81
10 MYTX 75 83 8 10.67
No Code Prev Close Change %
1 TRIS 266 200 -66 -24.81
2 ARTA 535 406 -129 -24.11
3 MTPS 1,210 920 -290 -23.97
4 CPRI 168 131 -37 -22.02
5 TRIO 155 121 -34 -21.94
6 IIKP 125 99 -26 -20.80
7 MTSM 238 202 -36 -15.13
8 BBLD 565 480 -85 -15.04
9 GHON 1,500 1,275 -225 -15.00
10 MKPI 17,175 15,000 -2,175 -12.66
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 168 131 -37 -22.02
2 BGTG 82 83 1 1.22
3 TLKM 3,780 3,850 70 1.85
4 TRAM 111 112 1 0.90
5 ABBA 147 169 22 14.97
6 FREN 312 298 -14 -4.49
7 BUMI 113 125 12 10.62
8 ERAA 1,495 1,585 90 6.02
9 UNTR 26,075 27,200 1,125 4.31
10 ESTI 109 100 -9 -8.26