Portal Berita Ekonomi Kamis, 14 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:58 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,13% pada level 3.095
  • 00:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,23% pada level 27.756
  • 00:56 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,11% pada level 8.495
  • 20:18 WIB. Valas - Dollar menguat 0,09% terhadap Poundsterling pada level 1,2833 USD/Pound
  • 20:15 WIB. Valas - Dollar menguat 0,01% terhadap Euro pada level 1,1008 USD/Euro
  • 20:14 WIB. Valas - Dollar melemah 0,14% terhadap Yen pada level 108,86 Yen/USD
  • 20:12 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.463 USD/troy ounce
  • 20:06 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 61,62 USD/barel
  • 20:05 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,57 USD/barel
  • 16:16 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,09% terhadap USD pada level 7,0139 Yuan/USD
  • 16:12 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,17% terhadap USD pada level Rp.14.078/USD
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,82% pada level 26.571
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,83% pada level 3.240
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,33% pada level 2.905
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,35% pada level 7.339

Masyarakat Sumut Desak Pemerintah Stop Gunakan Energi Batu Bara

Masyarakat Sumut Desak Pemerintah Stop Gunakan Energi Batu Bara - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia mendesak pemerintah untuk menghentikan penggunaan energi yang tidak ramah lingkungan batu bara di kawasan Pangkalan Susu, Sumatera Utara, dan mengganti dengan energi baru dan terbarukan yang bersih dan ramah lingkungan.

Direktur Yayasan Srikandi Lestari, Sumiati Surbakti mengatakan, Indonesia saat ini bergantung pada batu bara lewat proyek PLTU dengan total kapasitas 45.365 MW di seluruh nusantara. Padahal dampak buruk pembangkit ini sudah dirasakan rakyat. 

"Keberadaan PLTU Pangkalan Susu, Sumatera Utara mengakibatkan meluasnya penggundulan hutan bakau, erosi tanah, kehilangan sumber air, polusi udara dan menghasilkan jutaan ton limbah beracun," katanya di Pangkalan Susu, Sumut, Baru baru ini.

Air dalam jumlah yang besar dalam pengoperasian PLTU batu bara mengakibatkan kelangkaan air di banyak tempat. Pembakaran batu bara di PLTU adalah sumber utama gas rumah kaca penyebab perubahan iklim seperti karbon dioksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan metana yang memperburuk kondisi iklim kita. 

"Oleh karena itu, kami mendeklarasikan yaitu yang pertama, stop pembangunan fasilitas unit PLTU Pangkalan Susu yang baru, dan mengganti sumber energi batubara menjadi sumber energi terbarukan (angin, cahaya matahari, air, panas bumi, kekuatan ombak)," ujarnya.

Kedua, memperbaharui dan mengharmoniskan semua kebijakan dan peraturan perundangan agar berpihak pada energi terbarukan, termasuk membangun mekanisme insentif kepada energi terbarukan (dan disinsentif kepada energi batu bara).

"Ketiga, mendorong pemerintah terkait untuk melibatkan perwakilan masyarakat di 6 Desa sekitar PLTU batu bara Pangkalan Susu dalam proses perencanaan khususnya dalam upaya mendorong sumber energi terbarukan," ujarnya.

Keempat, memfasilitasi di 6 desa sekitar PLTU Pangkalan Susu untuk  peningkatan kesejahteraan dan fasilitas kesehatan serta pelibatan masyarakat (perempuan, nelayan, petani, anak, disabilitas) untuk pengelolaan dana CSR PLTU.

Baca Juga: PLTU Cilacap Ekspansi I Beroperasi, Rasio Elektrifikasi dan Perekonomian Meningkat

"Kelima, mengembalikan hutan mangrouve dan empang paluh sebagai sumber matapencaharian masyarakat pesisir Langkat. Keenam, mendorong pemerintah untuk membesarkan alokasi pembiayaan dan investasi energi terbarukan di Sumatera Utara dan di Indonesia," ujarnya.

Pendukung Aliansi Masyarakat Pesisir Pantai Timur Kabupaten Langkat mendukung energi bersih baru terbarukan dengan Yayasan Srikandi Lestari, LBH Medan, Hutan Rakyat Institute (HaRi), Pusat Bantuan Hukum Indonesia (PBHI). 

Baca Juga: Ini Lho Kenapa Pemerintah Turunkan Harga Batubara Acuan

Baca Juga

Tag: Energi Baru Terbarukan (EBT), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Batubara

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: WE

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.88 3,736.13
British Pound GBP 1.00 18,188.68 17,999.29
China Yuan CNY 1.00 2,015.12 1,994.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,152.41 14,011.59
Dolar Australia AUD 1.00 9,674.59 9,576.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.38
Dolar Singapura SGD 1.00 10,385.57 10,276.95
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,583.22 15,426.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,410.22 3,373.85
Yen Jepang JPY 100.00 12,986.25 12,853.49

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6142.501 -38.491 660
2 Agriculture 1401.983 -11.934 20
3 Mining 1473.600 -27.895 49
4 Basic Industry and Chemicals 948.028 -1.939 75
5 Miscellanous Industry 1203.370 0.807 50
6 Consumer Goods 2073.718 -13.455 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.734 -1.961 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.019 -9.299 75
9 Finance 1256.244 -8.117 90
10 Trade & Service 802.369 -5.169 165
No Code Prev Close Change %
1 VINS 135 182 47 34.81
2 ARMY 50 67 17 34.00
3 POSA 50 64 14 28.00
4 MTPS 1,080 1,350 270 25.00
5 SINI 306 382 76 24.84
6 POLA 730 910 180 24.66
7 ARTO 1,735 2,160 425 24.50
8 ARTA 336 418 82 24.40
9 SLIS 4,350 5,350 1,000 22.99
10 BRAM 8,150 9,775 1,625 19.94
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 418 314 -104 -24.88
2 DFAM 620 466 -154 -24.84
3 OMRE 1,350 1,015 -335 -24.81
4 BMSR 246 185 -61 -24.80
5 NICK 298 230 -68 -22.82
6 FORZ 384 298 -86 -22.40
7 BOSS 230 179 -51 -22.17
8 SKYB 106 83 -23 -21.70
9 ALKA 500 402 -98 -19.60
10 JIHD 650 525 -125 -19.23
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 248 240 -8 -3.23
2 BBRI 4,000 3,960 -40 -1.00
3 IPTV 505 500 -5 -0.99
4 MNCN 1,430 1,440 10 0.70
5 ANDI 226 238 12 5.31
6 BRPT 990 1,035 45 4.55
7 IRRA 800 705 -95 -11.88
8 SCMA 1,330 1,310 -20 -1.50
9 BHIT 71 71 0 0.00
10 TLKM 4,180 4,150 -30 -0.72