Portal Berita Ekonomi Jum'at, 13 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 2,40% terhadap Poundsterling pada level 1,3477 USD/GBP.
  • 13:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,39% terhadap Euro pada level 1,1173 USD/EUR.
  • 13:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,24% terhadap Yen pada level 109,57 JPY/USD.
  • 13:08 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.468 USD/troy ounce.
  • 13:08 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,61 USD/barel.
  • 13:07 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 59,48 USD/barel.
  • 11:34 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,50% di akhir sesi I.

Rupiah Diuntungkan oleh Melunaknya Perang Dagang

Rupiah Diuntungkan oleh Melunaknya Perang Dagang - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Rupiah memasuki pekan perdagangan baru dengan positif karena optimisme mengenai negosiasi dagang AS-Tiongkok meningkatkan selera terhadap mata uang pasar berkembang.

Amerika Serikat setuju untuk memperpanjang tenggat 1 Maret untuk tarif Tiongkok, sehingga ketegangan dagang tampaknya akan melonggar di jangka pendek.

"Aset pasar berkembang diuntungkan oleh selera yang membaik ini, termasuk Rupiah," ujar Research Analyst FXTM, Lukman Otunuga di Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Menurutnya, hal yang terdengar tidak mungkin beberapa bulan lalu, sekarang tampak mungkin terjadi. Hari Minggu lalu, Presiden Trump mengumumkan akan menunda kenaikan tarif AS terhadap Tiongkok yang dijadwalkan untuk diberlakukan mulai 1 Maret.

Trump mengatakan bahwa ada kemajuan signifikan dalam negosiasi dagang dengan Tiongkok dalam berbagai isu penting seperti perlindungan hak kekayaan intelektual, transfer teknologi, agrikultur, jasa, dan mata uang

"Apabila negosiasi terus bergerak ke arah yang menggembirakan, Presiden Trump berencana untuk bertemu pihak Tiongkok di resornya, Mar-a-Lago, untuk mencapai kesepakatan," paparnya.

Baca Juga: ICP Meroket, Imbas Berakhirnya Perang Dagang

Ketegangan dagang ini merugikan bagi kedua pihak dan juga dunia, terutama karena terjadi di saat siklus ekonomi mendekati puncaknya. Tiongkok ingin menghindari perlambatan ekonomi, sedangkan Presiden Trump ingin memenuhi salah satu janji kampanye untuk mengatasi defisit perdagangan.

"Untuk mendukung upayanya agar terpilih kembali, Trump harus menghindari memperlambat ekonomi AS sehingga perlu mengumumkan kesepakatan walaupun mungkin tidak sempurna," tukas Lukman.

Saat ini perhatian investor akan tertuju pada rilis data pertumbuhan kredit Indonesia yang dapat memberi gambaran tentang perubahan total kredit dan sewa sepanjang bulan Januari.

Walaupun data pertumbuhan kredit memengaruhi Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), namun faktor eksternal seperti perkembangan dagang dan masalah pertumbuhan global tetap memegang peran penting dalam valuasi Rupiah pekan ini.

Sekadar diketahui, menurut catatan Jisdor BI nilai tukar Rupiah pada Senin (25/2/2019) kemarin berada di level Rp14.007 per USD, jauh lebih kuat dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu yg berada di level Rp14.079 per USD.

Baca Juga: Dari Perang Dagang Hingga Neraca Perdagangan, Semua Bebani Rupiah

Baca Juga

Tag: Rupiah, Perang Dagang

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Kumairoh

Foto: Reuters/Kevin Lamarque

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6139.397 -40.702 668
2 Agriculture 1414.657 -3.491 20
3 Mining 1502.047 -1.615 50
4 Basic Industry and Chemicals 960.180 -10.011 77
5 Miscellanous Industry 1172.074 -1.378 50
6 Consumer Goods 2014.450 -24.760 56
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 -7.882 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1107.762 -14.770 76
9 Finance 1303.108 -1.236 90
10 Trade & Service 767.404 -4.271 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 54 72 18 33.33
2 NZIA 620 775 155 25.00
3 IFII 240 300 60 25.00
4 AGAR 416 520 104 25.00
5 YULE 160 199 39 24.38
6 REAL 214 266 52 24.30
7 HDFA 125 154 29 23.20
8 LMAS 69 84 15 21.74
9 OMRE 860 1,040 180 20.93
10 PICO 2,890 3,430 540 18.69
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 95 63 -32 -33.68
2 INAF 496 372 -124 -25.00
3 MPRO 2,780 2,090 -690 -24.82
4 BVIC 144 119 -25 -17.36
5 KOIN 185 153 -32 -17.30
6 LAND 1,195 1,000 -195 -16.32
7 TAMU 310 260 -50 -16.13
8 ASBI 296 250 -46 -15.54
9 UNIT 181 153 -28 -15.47
10 KAEF 1,385 1,195 -190 -13.72
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 510 505 -5 -0.98
2 MNCN 1,525 1,485 -40 -2.62
3 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
4 TCPI 5,725 6,175 450 7.86
5 BBRI 4,210 4,250 40 0.95
6 FILM 174 195 21 12.07
7 REAL 214 266 52 24.30
8 ANTM 825 835 10 1.21
9 TOWR 740 740 0 0.00
10 BNLI 1,255 1,310 55 4.38