Portal Berita Ekonomi Rabu, 29 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:01 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,07% terhadap Dollar AS pada level 13.634 IDR/USD.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,82% pada level 27.160.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,04% pada level 3.180.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,37% pada level 7.508.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,71% pada level 23.379.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,39% pada level 2.185.

Kepala BKPM Angkat Bicara soal "Unicorn yang Online-Online"

Kepala BKPM Angkat Bicara soal
WE Online, Jakarta -

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menjawab kekhawatiran adanya arus modal keluar dari bisnis e-commerce. Dia mengatakan bisnis start-up untuk e-commerce punya komitmen kuat. Mantan Menteri Perdagangan itu mengatakan hanya ada tiga cara agar modal e-commerce berubah yakni dengan melakukan Initial Public Offering (IPO), jual ke investor lain, atau nilainya diminimalkan.

"Jadi investasi melalui pola ini harus komit total. Sekali masuk mereka tidak bisa keluar. Ini yang membedakan dengan pola menabung di deposito yang setiap saat bisa ditarik keluar," kata Thomas di Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Baca Juga: Impian Jokowi Ciptakan Unicorn Agar Tak Cuma 'yang Online-Online' Saja

Dia menilai pertumbuhan arus modal unicorn memang begitu cepat. Menurut Lembong, sejak tahun 2015, pihaknya selalu membuka data tersebut namun sampai saat ini masih kewalahan. Mayoritas pendiri e-commerce adalah anak-anak muda yang belum tahu cara memenuhi prosedur investasi di BKPM.

"Karena pertumbuhan yang amat cepat. Kami masih kewalahan mengumpulkan data, struktur finansialnya juga masih ruwet," jelas Lembong.

Kepala BKPM lebih lanjut menerangkan, struktur finansial dari perusahaan e-commerce memang kompleks karena ada pembagian antara modal yang disetor oleh pemegang saham, suntikan manajemen dan manajemen.

Perkembangan investasi bisnis digital ini memang luar biasa, Thomas Lembong memaparkan dari rata-rata total Foreign Direct Investment setiap tahun mencapai USD 9 miliar sampai USD 12 miliar. Dari jumlah tersebut investasi yang masuk ke e-commerce sebanyak 15%-20% atau sekitar USD 2,5 miliar-USD 3 miliar.

Satu hal, Thomas menerangkan, sumber pendanaan domestik dan asing sudah seimbang di sektor e-commerce dan start up digital. Lebih dari 95% pemilik dan pekerja di Unicorn adalah orang Indonesia.

"Penempatan dana melalui modal ventura memang berbeda dengan konsep bisnis konvensional. Sumber daya manusia (human capital) atau pendiri (inovator) dari perusahaan start up menjadi penopang dari bisnis yang didanai modal ventura," urai Thomas yang merintis karier di bidang modal ventura. 

Menurutnya, peran pemodal ventura lebih pasif dibandingkan pemodal di bisnis lainnya. Mereka lebih percaya pendiri dan pelaksana bisnis e-commerce sebagai pengendali perusahaan. Investor modal ventura tidak mau membuat pendiri atau inovator dari bisnis e-commerce kehilangan peran.

Baca Juga

Tag: Unicorn, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.45 3,615.72
British Pound GBP 1.00 17,837.48 17,658.64
China Yuan CNY 1.00 1,975.40 1,955.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,702.17 13,565.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,272.26 9,177.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.95 1,744.40
Dolar Singapura SGD 1.00 10,098.89 9,992.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,094.31 14,942.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,357.96 3,321.30
Yen Jepang JPY 100.00 12,548.92 12,420.65
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6113.045 1.861 676
2 Agriculture 1346.334 4.232 21
3 Mining 1441.300 -4.108 49
4 Basic Industry and Chemicals 907.928 -5.151 77
5 Miscellanous Industry 1186.872 0.894 51
6 Consumer Goods 2048.897 12.584 57
7 Cons., Property & Real Estate 465.478 -2.148 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.184 6.212 77
9 Finance 1356.286 -1.534 92
10 Trade & Service 732.687 -0.036 167
No Code Prev Close Change %
1 PURA 105 178 73 69.52
2 ERTX 95 128 33 34.74
3 OCAP 120 160 40 33.33
4 GHON 1,000 1,250 250 25.00
5 PDES 850 1,050 200 23.53
6 SHID 2,680 3,140 460 17.16
7 LPIN 210 240 30 14.29
8 DAYA 262 298 36 13.74
9 ASBI 260 294 34 13.08
10 TMPO 140 155 15 10.71
No Code Prev Close Change %
1 KIOS 360 282 -78 -21.67
2 BKSW 165 130 -35 -21.21
3 NASA 484 396 -88 -18.18
4 SIPD 995 835 -160 -16.08
5 BMSR 115 98 -17 -14.78
6 ARTA 340 300 -40 -11.76
7 ESIP 268 238 -30 -11.19
8 PTIS 90 80 -10 -11.11
9 KOIN 141 126 -15 -10.64
10 REAL 328 294 -34 -10.37
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 850 845 -5 -0.59
2 MNCN 1,605 1,630 25 1.56
3 LUCK 720 725 5 0.69
4 PURA 105 178 73 69.52
5 JSKY 157 164 7 4.46
6 BTPS 4,780 4,570 -210 -4.39
7 BBRI 4,620 4,620 0 0.00
8 PGAS 1,810 1,795 -15 -0.83
9 BBCA 33,950 33,925 -25 -0.07
10 TLKM 3,830 3,900 70 1.83