Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:06 WIB. Bursa KOSPI - (14/10) 2.067 (15/10) 2.068 (16/10) 2.082 (17/10) 2.077 (18/10) 2.060
  • 09:03 WIB. Bursa S&P 500 - (14/10) 2.966 (15/10) 2.955 (16/10) 2.989 (17/10) 2.997 (18/10) 2.986
  • 08:58 WIB. YEN - (14/10) 108,39 Yen /USD (15/10) 108,86 Yen/USD (16/10) 108,77 Yen/USD (17/10) 108,67 Yen/USD (18/10) 108,43 Yen/USD
  • 08:55 WIB. POUNDSTERLING - (14/10) 1,2608 USD/Pound (15/10) 1,2788 USD/Pound (16/10) 1,2832 USD/Pound (17/10) 1,2890 USD/Pound (18/10) 1,2973 USD/Pound
  • 08:50 WIB. EURO - (14/10) 1,1029 USD/Euro (15/10) 1,1033 USD/Euro (16/10) 1,1072 USD/Euro (17/10) 1,1124 USD/Euro (18/10) 1,1171 USD/Euro
  • 08:44 WIB. YUAN - (14/10) 7,0675 Yuan /USD (15/10) 7,0818 Yuan/USD (16/10) 7,0935 Yuan /USD (17/10) 7,0774 Yuan/USD (18/10) 7,0817 Yuan/USD
  • 08:42 WIB. Bursa Dow Jones - (14/10) 26.787 (15/10) 27.024 (16/10) 27.001 (17/10) 27.025 - (18/10) 26.770
  • 08:39 WIB. RUPIAH - (14/10) Rp. 14.139/USD (15/10) Rp. 14.165/USD (16/10) Rp. 14.169/USD (17/10) Rp. 14.148/USD (18/10) Rp. 14.144/USD
  • 08:39 WIB. Bursa Nasdaq - (14/10) 8.048 - (15/10) 8.148 - (16/10) 8.124 (17/10) 8.156 - (18/10) 8.089

Uang Indonesia di Startup Lari ke Luar Negeri? Begini Jawaban BKPM

Uang Indonesia di Startup Lari ke Luar Negeri? Begini Jawaban BKPM - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Membahas mengenai kecemasan larinya uang Indonesia ke luar negeri lewat permodalan asing di startup, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menegaskan, modal tak gampang ditarik kembali oleh investor di sektor itu. Sebab, terdapat perbedaan pada kuatnya komitmen dari investor terhadap model bisnis startup.

Mengapa komitmennya harus kuat? Sebab pola investasi di sektor e-commerce berbeda dengan sistem deposito yang bisa ditarik kapan saja. Hanya ada tiga cara untuk menarik kembali modal di sektor startup. 

"Pertama, dengan melakukan Initial Public Offering (IPO), jual ke investor lain, atau nilainya diminimalkan. Jadi, investasi melalui pola ini harus komitmen total. Sekali masuk, mereka tidak bisa keluar. Ini yang membedakan dengan pola menabung di deposito yang setiap saat bisa ditarik keluar," jelas Kepala BKPM Thomas Lembong, Selasa (26/2/2019), di Forum Merdeka Barat 9, Gedung Kemenkominfo, Jakarta.

Baca Juga: Menkeu Ungkap Alasan Investor Asing Bakar Uang untuk Unicorn, Ngeri...

BKPM juga mengaku, sejak 2015 mereka mencoba untuk mendata arus modal yang masuk ke startup. Namun, hingga saat ini pihaknya masih kewalahan untuk mendatanya karena mayoritas pendiri startup adalah anak-anak muda yang belum melaporkan investasi ke BKPM. Kecepatan dan struktur finansial yang masih rumit dinilai jadi sejumlah faktor yang menghambat proses pendataan tersebut.

"Kami mulai sadar betapa besarnya arus investasi ke startup, kira-kira tiga tahun lalu. Tiba-tiba muncul banyak berita ada startup dengan nilai triliunan. Pertumbuhan arus modal unicorn memang begitu cepat," jelas Thomas. 

Lebih lanjut, menurut pengakuan mantan Menteri Perdagangan itu, struktur finansial dari perusahaan rintisan memang kompleks. Karena di dalamnya ada pembagian antara modal yang disetor oleh pemegang saham, suntikan manajemen, dan manajemen.

Baca Juga: Investasi Asing Unicorn, "Investor Tak Pegang Kendali Usaha"

Arus Permodalan Startup di Indonesia

Investasi bisnis digital berkembang dengan signifikan. Rata-rata Foreign Direct Investment setiap tahun mencapai US$9 miliar-US$12 miliar. Dari jumlah itu, investasi yang masuk ke sektor ekonomi digital di Indonesia mencapai 15%-20% atau setara dengan US$2,5 miliar-US$3 miliar. 

Poin pentingnya, sumber pendanaan domestik dan asing di sektor startup sudah seimbang. Bahkan, menurut Thomas, lebih dari 95% pemilik dan pekerja startup unicorn di negara ini merupakan warga negara Indonesia.

Baca Juga: Kepala BKPM Angkat Bicara soal "Unicorn yang Online- Online"

"Penempatan dana melalui venture capital memang berbeda dengan konsep bisnis konvensional. Sumber daya manusia (human capital) atau pendiri (inovator) dari perusahaan startup menjadi penopang dari bisnis yang didanai modal ventura," urai Thomas yang memang bekerja di bidang permodalan.

Menurutnya, peran pemodal ventura lebih pasif dibandingkan pemodal di bisnis lainnya. Mereka lebih percaya pendiri dan pelaksana bisnis di perusahaan rintisan sebagai pengendali perusahaan. Investor modal ventura tidak mau membuat pendiri atau inovator dari bisnis kehilangan peran.

Baca Juga

Tag: Unicorn, Startup, Thomas Lembong

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: FMB9

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.81 3,750.91
British Pound GBP 1.00 18,259.33 18,072.02
China Yuan CNY 1.00 2,008.98 1,988.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.70 14,069.30
Dolar Australia AUD 1.00 9,707.33 9,607.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.83 1,793.66
Dolar Singapura SGD 1.00 10,415.35 10,310.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,812.25 15,649.28
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,398.06 3,361.84
Yen Jepang JPY 100.00 13,091.39 12,959.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6191.947 10.933 658
2 Agriculture 1325.665 -25.837 20
3 Mining 1588.528 -0.347 48
4 Basic Industry and Chemicals 910.095 8.396 74
5 Miscellanous Industry 1196.676 14.510 50
6 Consumer Goods 2101.267 -60.778 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.095 4.976 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1210.123 5.591 75
9 Finance 1260.490 13.824 90
10 Trade & Service 809.274 3.812 165
No Code Prev Close Change %
1 INTD 170 228 58 34.12
2 TFCO 332 414 82 24.70
3 TIRA 212 250 38 17.92
4 PTSN 374 422 48 12.83
5 MCOR 136 153 17 12.50
6 AMIN 294 330 36 12.24
7 MAIN 970 1,080 110 11.34
8 ERAA 1,695 1,880 185 10.91
9 LRNA 142 154 12 8.45
10 SKRN 505 545 40 7.92
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 505 412 -93 -18.42
2 OPMS 246 212 -34 -13.82
3 IBFN 238 208 -30 -12.61
4 APEX 555 500 -55 -9.91
5 PDES 1,105 1,000 -105 -9.50
6 BOSS 680 620 -60 -8.82
7 MINA 1,730 1,590 -140 -8.09
8 MREI 4,130 3,820 -310 -7.51
9 AMAG 310 288 -22 -7.10
10 SHID 3,400 3,200 -200 -5.88
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,695 1,880 185 10.91
2 MAMI 232 234 2 0.86
3 LMPI 150 152 2 1.33
4 TELE 364 358 -6 -1.65
5 BBRI 4,050 4,170 120 2.96
6 TCPI 6,125 6,125 0 0.00
7 OPMS 246 212 -34 -13.82
8 JPFA 1,655 1,720 65 3.93
9 HMSP 2,270 2,160 -110 -4.85
10 ANTM 955 935 -20 -2.09