Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:00 WIB. IHSG - Akhiri sesi I, IHSG ditutup hijau 0,10% ke level 6.488,98. 
  • 11:51 WIB. NASA - NASA akui kesulitan ambil sampel di Asteroid Bennu.
  • 11:49 WIB. Google - Google akan tutup aplikasi Inbox dan Google+ pada 2 April. 
  • 11:34 WIB. Samsung - Samsung Galaxy Watch Active dan Galaxy Buds bakal hadir di Indonesia di awal April.
  • 11:31 WIB. Instagram - Instagram uji fitur belanja online  untuk pengguna di AS.
  • 11:29 WIB. Rupiah - Rupiah menguat 0,37% ke level Rp14.133 per dolar AS.
  • 11:29 WIB. Huawei - Huawei bakal sematkan Prosesor Kirin 985 ke Mate 30.
  • 10:41 WIB. Microsoft - Microsoft janjikan masa uji coba xCloud untuk publik di tahun ini.
  • 10:39 WIB. Smartphone - Hari ini, Xiaomi Redmi Note 7 dan Vivo V15 Pro meluncur di Indonesia.
  • 10:38 WIB. Google - Google Stadia izinkan produsen gim pakai platform cloud lain.
  • 10:36 WIB. Opera - Opera resmi rilis fitur VPN untuk browser versi Android.
  • 10:34 WIB. Bill Gates - Kekayaan Bill Gates kembali tembus Rp1.400 triliun.
  • 10:33 WIB. Google - Uni Eropa denda Google Rp23 triliun.

Tingkatkan Keamanan Siber, 2 Perusahaan Ini Beri Edukasi ke BUMN dan Korporasi

Tingkatkan Keamanan Siber, 2 Perusahaan Ini Beri Edukasi ke BUMN dan Korporasi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Professtama Teknik Cemerlang (Professtama), perusahaan solusi teknologi sekuriti memberikan edukasi dan solusi keamanan siber kepada BUMN dan korporasi lewat Seminar & Workshop First Australian Unified Threat Management Solution, Rabu-Kamis, 27-28 Februari 2019. Professtama turut bekerja sama dengan Red Piranha, perusahaan keamanan siber asal Australia, dalam kegiatan itu.

Kegiatan itu diadakan untuk meningkatkan keamanan siber di Indonesia. Sebab, Indonesia masih berada pada level maturing di sektor tersebut. Padahal pemanfaatan teknologi di beragam sektor semakin gencar belakangan ini.

Founder & Chairman Professtama, Sanny Suharli mengungkapkan, "Menurut Global Cybersecurity Index (GCI) dari International Telecommunications Union (ITU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Indonesia menempati urutan ke-70, masih berada pada level maturing di keamanan siber, sementara Australia pada level leading."

Baca Juga: Kripto Rentan Kejahatan Siber, Kaspersky Labs Kasih 5 Tips Aman

Menurut data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Indonesia mengalami lebih dari 200 juta serangan siber. Karena itulah dibutuhkan upaya untuk mengatasi hal tersebut sebelum berdampak negatif terhadap negara ini.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Teknologi dan Industri Sekuriti Indonesia (ATISI), Brigjen TNI (Purn) Aritonang berkata, "Melihat hal tersebut, perusahaan dan BUMN di Indonesia wajib mewaspadai serangan keamanan siber."

Sebab, bila tak ditangani, ada sejumlah potensi kerugian yang akan muncul karena adanya serangan siber. Director of Red Piranha, Richard Baker menyebutkan total kerugian akibat ancaman siber pada 2019 diproyeksikan mencapai AUD2 triliun hingga AUD4 triliun.

"Dalam lima tahun ke depan, angka kerugian tersebut diperkirakan dapat mencapai lebih dari AUD8 triliun," tambah Baker dalam pernyataan resmi yang diterima Warta Ekonomi, Rabu (27/2/2019).

Lebih lanjut, dalam Top 10 Global Business Risks berdasarkan Allianz Risk Barometer 2019, insiden siber dan interupsi bisnis menempati posisi pertama dan kedua dengan takaran sama, yakni 37%. Secara global, peretasan informasi dapat menimbulkan kerugian sebesar Rp20,4 miliar hingga Rp52,7 miliar per kasus.

Karena itu, Baker melanjutkan, "Korporasi seringkali mengabaikan betapa pentingnya proteksi yang kuat terhadap ancaman keamanan siber karena faktor biaya. Kerja sama Red Piranha dengan Professtama memungkinkan setiap UKM, korporasi, BUMN, dan Managed Service Provider di Indonesia untuk memiliki salah satu solusi keamanan siber terbaik dari Australia dengan harga yang terjangkau lewat produk unggulan kami, Crystal Eye."

Baca Juga: Waspadai Serangan Siber Jelang Pemilu 2019

Adapun Crystal Eye mengedepankan sistem pertahanan berlapis. Platform UTM lengkap Crystal Eye dilengkapi dengan Next Generation Firewall (NGFW), intelijen pendeteksi ancaman aktif, serta penyimpanan logaritma jangka panjang hingga 20 terabyte. Sistem intelijen pendeteksi ancaman aktif Crystal Eye mampu memproses lebih dari 14 juta indikator ancaman (IOC) per hari, dengan kemampuan analisis dan visibilitas aktual yang memungkinkan penanganan ancaman secara otomatis.

Berdiri sejak 2015, Red Piranha merupakan manufaktur dan perancang solusi keamanan siber yang didukung AustCyber, Austrade dan Kedutaan Besar Australia. Perusahaan yang masuk Top 25 Managed Service Providers versi majalah APAC CIO OUTLOOK ini telah beroperasi di Asia Pasifik serta Amerika Serikat & Eropa, dan akan terus memperluas ekspansinya secara global.

Sementara itu, sejak beroperasi selama 34 tahun, Professtama telah menjual lebih dari satu juta CCTV di Indonesia. Pada kuartal I 2019, mereka akan merambah segmen teknologi keamanan siber dengan memperkenalkan produk Crystal Eye, Unified Threat Management (UTM) dari Red Piranha.

Tag: Keamanan Siber, Siber

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Professtama

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,779.27 3,741.20
British Pound GBP 1.00 18,745.21 18,551.79
China Yuan CNY 1.00 2,120.12 2,098.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,173.00 14,031.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,153.54 10,049.00
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.03 1,787.91
Dolar Singapura SGD 1.00 10,529.72 10,420.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,206.83 16,037.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,493.47 3,455.06
Yen Jepang JPY 100.00 12,815.81 12,683.96

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6482.710 2.434 629
2 Agriculture 1498.343 -4.886 21
3 Mining 1882.238 9.191 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.733 0.232 71
5 Miscellanous Industry 1285.573 -3.740 46
6 Consumer Goods 2667.555 5.523 52
7 Cons., Property & Real Estate 460.673 -0.670 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1164.648 -9.651 72
9 Finance 1248.066 3.719 91
10 Trade & Service 828.180 -0.981 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 198 336 138 69.70
2 CAKK 160 216 56 35.00
3 JSKY 1,245 1,460 215 17.27
4 TFCO 580 680 100 17.24
5 INCI 560 640 80 14.29
6 URBN 1,795 2,030 235 13.09
7 TALF 308 340 32 10.39
8 MDIA 136 150 14 10.29
9 VIVA 153 168 15 9.80
10 DART 280 300 20 7.14
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 396 298 -98 -24.75
2 JAYA 202 165 -37 -18.32
3 TRIS 236 206 -30 -12.71
4 KPAL 312 274 -38 -12.18
5 LPLI 146 130 -16 -10.96
6 AKPI 675 605 -70 -10.37
7 HERO 990 900 -90 -9.09
8 FREN 348 324 -24 -6.90
9 ABMM 2,200 2,050 -150 -6.82
10 TCPI 4,880 4,550 -330 -6.76
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 100 101 1 1.00
2 VIVA 153 168 15 9.80
3 SIMA 396 298 -98 -24.75
4 JAYA 202 165 -37 -18.32
5 MYRX 103 104 1 0.97
6 TLKM 3,780 3,780 0 0.00
7 FREN 348 324 -24 -6.90
8 STAR 84 88 4 4.76
9 UNTR 27,500 27,825 325 1.18
10 LPPF 4,010 4,140 130 3.24