Portal Berita Ekonomi Selasa, 19 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:02 WIB. Wirausaha - Kemenperin membina 4.720 santri menjadi wirausaha baru.
  • 17:01 WIB. Prediksi - BMKG melatih nelayan di Cilacap tentang cara memprediksi cuaca.
  • 17:01 WIB. Pertamax - Kementerian ESDM rencanakan subsidi harga pertamax pada 2020.
  • 17:00 WIB. Ekspor - Kemenko Maritim: komoditas rempah sasar peluang pasar ekspor baru.
  • 16:59 WIB. BPSK - Pemprov Jabar alokasikan hibah untuk BPSK Rp7,25 miliar.
  • 16:58 WIB. Indonesia - Indonesia kembali menjadi tamu kehormatan Pameran Franchise Internasional di Arab Saudi.
  • 16:57 WIB. Harkonas - Mendag mengatakan Peringatan Harkonas tahun 2019 di depan Gedung Sate (19/3) menjadi momentum pemberdayaan konsumen.
  • 16:56 WIB. Natuna - SKPT Natuna merupakan tempat yang tepat untuk dijadikan percontohan industri perikanan nasional.
  • 16:55 WIB. Padi - Produksi panen padi di Kab.Lebak tembus 23.506 ton selama Januari-Februari 2019.
  • 16:54 WIB. KKP - KKP telah menangkap sebanyak 20 kapal ikan ilegal selama 2019 ini.
  • 16:53 WIB. UKM - ICSB dorong UKM Sulut agar bisa naik kelas.
  • 16:53 WIB. Kenikir - Dinas Pertanian Babel menyalurkan bibit kenikir guna menekan populasi hama lada.
  • 16:51 WIB. Kerang - Warga kampung nelayan Desa Margasari Lampung menemukan kerang mutiara.
  • 16:50 WIB. OPEC - Negara-negara anggota OPEC dan non-OPEC mengadakan panel menteri di Baku bahas perkembangan pasar.
  • 16:49 WIB. Ekonomi - Pemprov Sumut targetkan ekonomi tumbuh sebesar 5,4 persen di 2020.

Kustodian Bitcoin Segera Beroperasi, Apa Itu?

Kustodian Bitcoin Segera Beroperasi, Apa Itu? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sebagai sebuah ekosistem transaksi, keberadaan mata uang digital (cryptocurrency) terbilang masih sangat baru dan membutuhkan sejumlah penyempurnaan dalam berbagai hal. Hal ini tak lepas dari keberadaan teknologi blockchain yang menjadi basis sistemnya, yang juga terbilang baru dan masih menyisakan sejumlah kontroversi.

Diketahui bahwa banyak sekali investor bahkan di level institusi yang cukup berminat untuk berinvestasi di bisnis kripto, namun terpaksa masih harus menahan diri lantaran sejumlah infrastruktur di dalam industrinya dinilai belum memadai, sehingga kurang memenuhi azas prudensialitas sebuah aktivitas investasi. Salah satunya adalah dengan belum adanya fungsi kustodian dalam aktivitas berinvestasi kripto. Hal ini yang coba dijawab oleh Adalah Fidelity Investment, sebuah perusahaan investasi yang berbasis di Boston, Amerika Serikat (AS), dengan segera meluncurkan Kustodian Bitcoin pada Maret 2019 mendatang. Lalu, apa sebenarnya Kustodian Bitcoin itu?

Baca Juga: Siap Diperdagangkan Tahun Ini, Seperti Apa Prospek Pasar Kripto di Indonesia?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, mari kita pahami dulu arti dari istilah custodian. Wikipedia.org menuliskan bahwa Bank Kustodian atau biasa disebut singkat menjadi Kustodian, adalah sebuah lembaga yang bertanggung jawab untuk mengamankan aset keuangan dari satu perusahaan atau perorangan. Bank Kustodian ini akan bertindak sebagai tempat penitipan kolektif aset perusahaan, seperti saham, obligasi, dan lain-lain.

Dalam transaksi perdagangan saham di Indonesia, misalnya, peran Kustodian ini dilakukan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Fungsi KSEI tersebut secara tidak langsung juga sekaligus sebagai penjamin bagi investor yang akan membeli saham sebuah perusahaan karena secara fisik saham yang akan dia beli benar-benar terbukti keberadaannya dan disimpan di KSEI.

Dari pemahaman di atas, barulah kita bisa beranjak pada definisi istilah Kustodian Bitcoin. Dalam transaksi berinvestasi kripto, salah satu kekhawatiran dari calon investor adalah rekam jejak atau profil penjual aset kripto yang relatif tidak mudah untuk ditelusuri. Hal ini menjadi penting lantaran transaksi kripto bersifat bilateral, yaitu langsung menghubungkan antara pemilik kripto sebelumnya dengan potential buyer-nya. Maka, sebelum transaksi terjadi, sangat penting bagi calon investor untuk meyakini bahwa si penjual kripto benar-benar bisa dipercaya dan paling penting adalah memastikan kripto yang akan dibelinya benar-benar ada, bukan sekadar tipu-tipu. Terlebih, dalam bisnis kripto pihak-pihak yang aktif di dalamnya tidak diwajibkan untuk menunjukkan identitas aslinya (anonimus). Hal ini tentu semakin menyulitkan calon investor, terutama dari kalangan investor institusi yang harus mempertanggungjawabkan seluruh aktivitas investasinya secara detail dan terperinci pada manajemen perusahaannya.

Baca Juga: Kripto Jadi Komoditas, Pemain Aset Kripto Upbit, GoPax, dan Liqnet Datang ke Indonesia

Masalah itu yang coba dijawab dengan hadirnya Kustodian Bitcoin. Nantinya, Kustodian Bitcoin akan berperan sebagai lembaga penitipan aset kripto yang bakal diperjualbelikan. Dengan begitu, si calon pembeli termasuk investor institusi dapat lebih mendapatkan jaminan bahwa kripto yang akan dibeli secara fisik benar-benar ada dan tidak tipu-tipu.

Selain peran penitipan aset, ada beberapa peran lain dari Kustodian Bitcoin yang bersifat administratif. "Saat ini kami melayani sejumlah klien yang memiliki minat cukup tinggi terhadap aset-aset kripto. Dan layanan (Kustodian Bitcoin) ini adalah salah satu solusi yang mereka inginkan," tulis Fidelity, saat mengumumkan keputusannya memulai bisnis Kustodian Bitcoin, sebagaimana dilansir Bloomberg, beberapa waktu lalu.

Tag: Kustodian Bitcoin, Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain

Penulis: Taufan Sukma

Editor: Rosmayanti

Foto: File/Crpto-Economy.net

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.17 3,774.39
British Pound GBP 1.00 18,984.78 18,789.17
China Yuan CNY 1.00 2,132.21 2,111.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,299.00 14,157.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,159.44 10,051.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.58 1,803.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,586.36 10,477.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.93 16,055.45
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.54 3,473.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,859.97 12,729.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6480.276 -29.171 628
2 Agriculture 1503.229 -7.168 21
3 Mining 1873.047 3.764 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.501 -9.954 71
5 Miscellanous Industry 1289.313 -14.320 46
6 Consumer Goods 2662.032 -26.975 51
7 Cons., Property & Real Estate 461.343 1.179 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.299 -11.551 72
9 Finance 1244.347 -0.730 91
10 Trade & Service 829.161 2.341 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 1,135 1,415 280 24.67
2 ATIC 825 990 165 20.00
3 JSKY 1,045 1,245 200 19.14
4 KPAL 262 312 50 19.08
5 MFMI 730 850 120 16.44
6 HDFA 156 180 24 15.38
7 MINA 720 825 105 14.58
8 TMAS 700 800 100 14.29
9 BALI 1,220 1,385 165 13.52
10 BBLD 442 496 54 12.22
No Code Prev Close Change %
1 INCF 386 290 -96 -24.87
2 JAYA 268 202 -66 -24.63
3 INCI 645 560 -85 -13.18
4 KDSI 1,175 1,025 -150 -12.77
5 BCAP 189 168 -21 -11.11
6 CSAP 640 575 -65 -10.16
7 KBLV 520 470 -50 -9.62
8 MFIN 1,100 995 -105 -9.55
9 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
10 SAPX 740 675 -65 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 268 202 -66 -24.63
2 SIMA 394 396 2 0.51
3 BNLI 980 920 -60 -6.12
4 BMRI 7,100 7,400 300 4.23
5 MYRX 105 103 -2 -1.90
6 LPPF 4,100 4,010 -90 -2.20
7 BBRI 4,040 3,990 -50 -1.24
8 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
9 KBLI 316 352 36 11.39
10 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31