Portal Berita Ekonomi Senin, 22 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:11 WIB. BUMN - Holding BUMN keuangan dikebut rampung tahun ini.
  • 13:03 WIB. Garuda - Kementerian BUMN belum berencana mengubah susunan direksi Garuda Indonesia dalam RUPST 24/4/2019.
  • 12:54 WIB. GMFI - GMF AeroAsia mencatatkan laba tahun berjalan pada kuartal I/2019 sebesar US$3,01 juta.
  • 12:53 WIB. Mandiri - Mandiri menyediakan layanan perbankan bagi Keuskupan Agung Jakarta.
  • 12:51 WIB. Pertamina - Pertamina akan membeli pesawat jenis Airbus A400 untuk menjalankan bisnis kargo.
  • 12:39 WIB. Pertamina - Pertamina berikan potongan harga pembelian LPG dalam rangka Hari Kartini.
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup amblas 1,38% ke level 6.417,39 di akhir sesi I. 
  • 10:44 WIB. JSMR -  Jasa Marga menyiapkan ruas tol yang belum selesai agar dapat beroperasi fungsional untuk mudik lebaran.
  • 09:55 WIB. WIKA - WIKA mendapatkan pekerjaan stasiun MRT di Taiwan dengan nilai Rp200 di tahun 2019.

"Masa Tuhan Diajak Pemilu?"

WE Online, Jakarta -

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Ma'arif (Buya Syafii), mengaku heran Pemilu 2019 menyeret Tuhan. Bahkan para politisi lebih pikirkan dirinya sebagai caleg, daripada konsentrasi untuk masyarakat.

"Saya pikir yang masif itu sebenarnya ujaran kebencian dan fitnah, tuduh-menuduh. Dan itu menyeret Tuhan. Masa Tuhan diajak pemilu? Kan nggak bener. Itu udah nggak bener. Dan itu terjadi," ujarnya di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Baca Juga: Pencetakan E-KTP untuk WNA Ditunda, Hingga Pemilu 2019 Selesai

Menurut Buya Syafii, Indonesia bisa bertahan jika masyarakatnya berpikir waras. Maksdunya, masyarakat  memiliki tanggung jawab, lapang dada, tak ada permusuhan.

"Kalau Indonesia mau bertahan, kalau ingin jadi negara besar, Indonesia akan bertahan sehari sebelum kiamat dengan anak muda yang waras, jernih dan bertanggungjawab, sebab Mohammad Hatta mengatakan demokratis hanya bisa berjalan dengan tiga cara, tanggung jawab, rasa memiliki, dan lapang dada. Dikelola dengan baik. Jangan ada permusuhan," jelasnya.

Baca Juga: Salam 2 Jari Ratna Tak Ada Hubungannya dengan Prabowo-Sandi

"Sekarang kita repot. Dengan teman sendiri kita sudah susah bicara. Masa habis energi. Padahal pemilu biasa saja. Kalau nggak suka bisa diganti lima tahun. Apalagi pakai visi, segala macem, kalau kalah itu nanti nggak ada yang menyembah lagi. Sadis dan bodoh sekali. Itu biadab," lanjutnya.

Tag: Pemilu, Syafii Maarif, Muhammadiyah

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Arif Firmansyah

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.34 3,729.10
British Pound GBP 1.00 18,352.50 18,169.21
China Yuan CNY 1.00 2,107.26 2,086.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,126.00 13,986.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.79 9,987.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.52 1,782.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,418.17 10,313.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,876.21 15,717.47
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.20 3,378.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,620.39 12,490.85

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10