Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Urgent! Pentingnya Komunikasi Internal Perusahaan di Era 4.0

Urgent! Pentingnya Komunikasi Internal Perusahaan di Era 4.0
WE Online, Jakarta -

Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) melihat pentingnya mengatur pola komunikasi internal di setiap perusahaan di era 4.0. Untuk itu, dengan tema First Internal Communications Conference ‘Komunikasi Internal Di Era 4.0; Are You Ready?’, Perhumas menggelar acara diskusi atau sharing terbuka untuk para praktisis Humas dan masyarakat umum. Tujuannya ialah untuk memenuhi kebutuhan para praktisi Humas dalam menghadapi era digital seperti saat ini. Hal itu disampaikan Mohd Agung Laksamana, Ketua Umum Perhumas, Kamis (28/2/2019) di Hotel Akmani, Jakarta.

Menurut Agung, topik pembahasan dalam acara tersebut merupakan topik yang jarang sekali dibahas di dunia kehumasan.

“Saya melihat di semua manajemen, asset yang terpenting adalah people-nya. Kalua dia company-nya mau bangun, dia harus membuat strategi yang impact full yang cool, yang lebih relevan kepada karyawan-karyawannya,” kata Agung, Jakarta, Kamis (28/2/2019). 

Baca Juga: Pekerja Harus Pahami Ini untuk Jalankan Teknologi Industri 4.0

Hal ini menurutnya telah dibuktikan oleh perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kekuatan internal komunikasi yang berdampak pada button line business perusahaan tersebut. Untuk itu, Perhumas menginginkan berbagai perusahaan besar seperti Citibank, Gojek, Telkom dan lain sebagainya untuk sharing dengan para praktisi Humas dan masyarakat umum yang hadir dalam acara tersebut. 

Membludaknya peserta dari berbagai kota dalam acara tersebut menurut Agung, membuktikan betapa pentingnya tema komunikasi internal untuk dibahas.

“Karena karyawan adalah asset untuk perusahaan,” tegas Agung.

Di era 4.0, perusahaan harus mampu me-maintaince penggunaan media sosial oleh karyawan. “Berita yang di dalam (perusahaan), yang dibilang untuk staff saja, bisa jadi muncul keluar. Praktisi komunikasi ini tantangannya menjadi double. Karena apapun yang dibicarakan di dalam (perusahaan) bisa saja bocor di luar. Maka tantangannya adalah bagaimana me-maintaince hal tersebut bagi praktisi komunikasi. Karena semua sudah digital semua,” tutur Agung kepada Warta Ekonomi di sela-sela Networking session.

Baca Juga: Simak! Perhumas Umumkan 5 Rekomendasi untuk Humas 4.0

Untuk itu, Agung menegaskan agar para Praktisi Humas segera bertransformasi di era disrupsi seperti saat ini.

“Karena kalau kita sendiri, misalnya, mau tau perubahaan perusahaan kita sendiri seperti apa, kadang-kadang mau nanya ke Humas lama, ke manajemen lama, akhirnya ke google aja, ternyata ada beritanya. Mungkin adanya Wikipedia, Blog, Youtube, Instagram, orang bisa meng-update mengenai progress perusahaan daripada dari sumber dalamnya sendiri. Nah ini menjadi tantangan juga peluang untuk kita praktisi Humas, bahwa kita harus mendapatkan informasi yang tepat sasaran. Kalau tidak nanti orang menganggapnya itu rumor, menjadi hoax,” jelasnya.

Dengan adanya acara tersebut, Agung berharap, Perhumas dapat membantu para praktisi Humas untuk mempercepat adaptasinya di era 4.0.

“Kalau tidak beradaptasi ya mereka tidak bisa keep up. Karena industrinya sudah berubah. Kalau dia tidak bisa memperbaiki konten-kontennya, mengetahui right channel, right massaging, right content kepada right people juga ya ribet. Formulanya adalah Humas harus mengetahui semua channel yang ada. Jadi bisa menulis konten by channel-nya in the right time,” tegas Agung

Baca Juga

Tag: Perhumas Indonesia, Industri 4.0, Era Disruptif

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Ning Rahayu

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89