Portal Berita Ekonomi Kamis, 18 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:29 WIB. Apple - Apple jajal produksi AirPods di Vietnam.
  • 13:06 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,27% ke level Rp13.942 per dolar AS.
  • 12:08 WIB. Hong Kong - China sudah menyiapkan rencana untuk mengatasi masalah chaos di Hong Kong.
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup minus 0,02% di akhir sesi I.
  • 11:45 WIB. Netflix - Jumlah pelanggan Netflix dari 60,2 juta pada kuartal I, menjadi 60,1 juta pada akhir Juni.
  • 09:54 WIB. Xiaomi - Xiaomi rilis Mi A3, ada tiga kamera belakang dan fingerprint di layar.
  • 09:16 WIB. Perang Dagang - Para pemimpin China mengadakan pertemuan rahasia untuk mempersiapkan menghadapi delegasi AS.
  • 07:15 WIB. Perang Dagang - Para pemimpin China mengadakan pertemuan rahasia untuk mempersiapkan menghadapi delegasi AS.

Urgent! Pentingnya Komunikasi Internal Perusahaan di Era 4.0

Urgent! Pentingnya Komunikasi Internal Perusahaan di Era 4.0 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) melihat pentingnya mengatur pola komunikasi internal di setiap perusahaan di era 4.0. Untuk itu, dengan tema First Internal Communications Conference ‘Komunikasi Internal Di Era 4.0; Are You Ready?’, Perhumas menggelar acara diskusi atau sharing terbuka untuk para praktisis Humas dan masyarakat umum. Tujuannya ialah untuk memenuhi kebutuhan para praktisi Humas dalam menghadapi era digital seperti saat ini. Hal itu disampaikan Mohd Agung Laksamana, Ketua Umum Perhumas, Kamis (28/2/2019) di Hotel Akmani, Jakarta.

Menurut Agung, topik pembahasan dalam acara tersebut merupakan topik yang jarang sekali dibahas di dunia kehumasan.

“Saya melihat di semua manajemen, asset yang terpenting adalah people-nya. Kalua dia company-nya mau bangun, dia harus membuat strategi yang impact full yang cool, yang lebih relevan kepada karyawan-karyawannya,” kata Agung, Jakarta, Kamis (28/2/2019). 

Baca Juga: Pekerja Harus Pahami Ini untuk Jalankan Teknologi Industri 4.0

Hal ini menurutnya telah dibuktikan oleh perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kekuatan internal komunikasi yang berdampak pada button line business perusahaan tersebut. Untuk itu, Perhumas menginginkan berbagai perusahaan besar seperti Citibank, Gojek, Telkom dan lain sebagainya untuk sharing dengan para praktisi Humas dan masyarakat umum yang hadir dalam acara tersebut. 

Membludaknya peserta dari berbagai kota dalam acara tersebut menurut Agung, membuktikan betapa pentingnya tema komunikasi internal untuk dibahas.

“Karena karyawan adalah asset untuk perusahaan,” tegas Agung.

Di era 4.0, perusahaan harus mampu me-maintaince penggunaan media sosial oleh karyawan. “Berita yang di dalam (perusahaan), yang dibilang untuk staff saja, bisa jadi muncul keluar. Praktisi komunikasi ini tantangannya menjadi double. Karena apapun yang dibicarakan di dalam (perusahaan) bisa saja bocor di luar. Maka tantangannya adalah bagaimana me-maintaince hal tersebut bagi praktisi komunikasi. Karena semua sudah digital semua,” tutur Agung kepada Warta Ekonomi di sela-sela Networking session.

Baca Juga: Simak! Perhumas Umumkan 5 Rekomendasi untuk Humas 4.0

Untuk itu, Agung menegaskan agar para Praktisi Humas segera bertransformasi di era disrupsi seperti saat ini.

“Karena kalau kita sendiri, misalnya, mau tau perubahaan perusahaan kita sendiri seperti apa, kadang-kadang mau nanya ke Humas lama, ke manajemen lama, akhirnya ke google aja, ternyata ada beritanya. Mungkin adanya Wikipedia, Blog, Youtube, Instagram, orang bisa meng-update mengenai progress perusahaan daripada dari sumber dalamnya sendiri. Nah ini menjadi tantangan juga peluang untuk kita praktisi Humas, bahwa kita harus mendapatkan informasi yang tepat sasaran. Kalau tidak nanti orang menganggapnya itu rumor, menjadi hoax,” jelasnya.

Dengan adanya acara tersebut, Agung berharap, Perhumas dapat membantu para praktisi Humas untuk mempercepat adaptasinya di era 4.0.

“Kalau tidak beradaptasi ya mereka tidak bisa keep up. Karena industrinya sudah berubah. Kalau dia tidak bisa memperbaiki konten-kontennya, mengetahui right channel, right massaging, right content kepada right people juga ya ribet. Formulanya adalah Humas harus mengetahui semua channel yang ada. Jadi bisa menulis konten by channel-nya in the right time,” tegas Agung

Tag: Perhumas Indonesia, Industri 4.0, Era Disruptif

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,744.80 3,707.38
British Pound GBP 1.00 17,469.01 17,293.50
China Yuan CNY 1.00 2,042.73 2,022.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,046.00 13,906.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,864.51 9,764.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,797.93 1,779.95
Dolar Singapura SGD 1.00 10,329.46 10,225.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,782.09 15,622.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,415.86 3,379.34
Yen Jepang JPY 100.00 13,045.42 12,914.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6394.609 -7.271 652
2 Agriculture 1360.695 -1.524 21
3 Mining 1639.706 -0.398 49
4 Basic Industry and Chemicals 799.891 -0.595 72
5 Miscellanous Industry 1259.816 -47.920 49
6 Consumer Goods 2371.485 22.616 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.215 -0.879 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1230.336 -6.362 74
9 Finance 1326.341 -0.371 91
10 Trade & Service 817.488 -0.352 163
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 400 500 100 25.00
2 KAYU 360 450 90 25.00
3 ARKA 665 830 165 24.81
4 GLOB 326 406 80 24.54
5 MINA 1,010 1,250 240 23.76
6 TALF 286 348 62 21.68
7 MTPS 1,050 1,200 150 14.29
8 OCAP 420 480 60 14.29
9 TOPS 605 665 60 9.92
10 WIIM 242 266 24 9.92
No Code Prev Close Change %
1 POSA 322 242 -80 -24.84
2 KIOS 620 515 -105 -16.94
3 CASS 730 620 -110 -15.07
4 DWGL 93 80 -13 -13.98
5 YULE 179 154 -25 -13.97
6 MYTX 72 63 -9 -12.50
7 INCF 82 72 -10 -12.20
8 INPP 820 720 -100 -12.20
9 ASBI 386 340 -46 -11.92
10 PALM 258 228 -30 -11.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 344 4 1.18
2 MNCN 1,445 1,420 -25 -1.73
3 POSA 322 242 -80 -24.84
4 ASII 7,450 7,100 -350 -4.70
5 IPTV 246 244 -2 -0.81
6 ANTM 895 900 5 0.56
7 BIPI 52 52 0 0.00
8 MAMI 93 94 1 1.08
9 SWAT 117 116 -1 -0.85
10 BBRI 4,550 4,520 -30 -0.66