Portal Berita Ekonomi Sabtu, 08 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Urgent! Pentingnya Komunikasi Internal Perusahaan di Era 4.0

Urgent! Pentingnya Komunikasi Internal Perusahaan di Era 4.0
WE Online, Jakarta -

Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) melihat pentingnya mengatur pola komunikasi internal di setiap perusahaan di era 4.0. Untuk itu, dengan tema First Internal Communications Conference ‘Komunikasi Internal Di Era 4.0; Are You Ready?’, Perhumas menggelar acara diskusi atau sharing terbuka untuk para praktisis Humas dan masyarakat umum. Tujuannya ialah untuk memenuhi kebutuhan para praktisi Humas dalam menghadapi era digital seperti saat ini. Hal itu disampaikan Mohd Agung Laksamana, Ketua Umum Perhumas, Kamis (28/2/2019) di Hotel Akmani, Jakarta.

Menurut Agung, topik pembahasan dalam acara tersebut merupakan topik yang jarang sekali dibahas di dunia kehumasan.

“Saya melihat di semua manajemen, asset yang terpenting adalah people-nya. Kalua dia company-nya mau bangun, dia harus membuat strategi yang impact full yang cool, yang lebih relevan kepada karyawan-karyawannya,” kata Agung, Jakarta, Kamis (28/2/2019). 

Baca Juga: Pekerja Harus Pahami Ini untuk Jalankan Teknologi Industri 4.0

Hal ini menurutnya telah dibuktikan oleh perusahaan-perusahaan besar yang memiliki kekuatan internal komunikasi yang berdampak pada button line business perusahaan tersebut. Untuk itu, Perhumas menginginkan berbagai perusahaan besar seperti Citibank, Gojek, Telkom dan lain sebagainya untuk sharing dengan para praktisi Humas dan masyarakat umum yang hadir dalam acara tersebut. 

Membludaknya peserta dari berbagai kota dalam acara tersebut menurut Agung, membuktikan betapa pentingnya tema komunikasi internal untuk dibahas.

“Karena karyawan adalah asset untuk perusahaan,” tegas Agung.

Di era 4.0, perusahaan harus mampu me-maintaince penggunaan media sosial oleh karyawan. “Berita yang di dalam (perusahaan), yang dibilang untuk staff saja, bisa jadi muncul keluar. Praktisi komunikasi ini tantangannya menjadi double. Karena apapun yang dibicarakan di dalam (perusahaan) bisa saja bocor di luar. Maka tantangannya adalah bagaimana me-maintaince hal tersebut bagi praktisi komunikasi. Karena semua sudah digital semua,” tutur Agung kepada Warta Ekonomi di sela-sela Networking session.

Baca Juga: Simak! Perhumas Umumkan 5 Rekomendasi untuk Humas 4.0

Untuk itu, Agung menegaskan agar para Praktisi Humas segera bertransformasi di era disrupsi seperti saat ini.

“Karena kalau kita sendiri, misalnya, mau tau perubahaan perusahaan kita sendiri seperti apa, kadang-kadang mau nanya ke Humas lama, ke manajemen lama, akhirnya ke google aja, ternyata ada beritanya. Mungkin adanya Wikipedia, Blog, Youtube, Instagram, orang bisa meng-update mengenai progress perusahaan daripada dari sumber dalamnya sendiri. Nah ini menjadi tantangan juga peluang untuk kita praktisi Humas, bahwa kita harus mendapatkan informasi yang tepat sasaran. Kalau tidak nanti orang menganggapnya itu rumor, menjadi hoax,” jelasnya.

Dengan adanya acara tersebut, Agung berharap, Perhumas dapat membantu para praktisi Humas untuk mempercepat adaptasinya di era 4.0.

“Kalau tidak beradaptasi ya mereka tidak bisa keep up. Karena industrinya sudah berubah. Kalau dia tidak bisa memperbaiki konten-kontennya, mengetahui right channel, right massaging, right content kepada right people juga ya ribet. Formulanya adalah Humas harus mengetahui semua channel yang ada. Jadi bisa menulis konten by channel-nya in the right time,” tegas Agung

Tag: Perhumas Indonesia, Industri 4.0, Era Disruptif

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Ning Rahayu

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23