Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:54 WIB. Pilpres -  Amien Rais: Demokrasi tanpa oposisi adalah bodong.
  • 23:22 WIB. Milan - Huawei Technologies akan investasi di Italia senilai US$3,1 miliar, tapi menuntut kebijakan yang fair.
  • 23:04 WIB. Menag - Jokowi  menetapkan Menag sebagai Amirul Hajj   ibadah haji 1440 H/2019 M.
  • 22:37 WIB. Purwakarta - Pemkab Purwakarta akan beri sanksi PNS yang masih pakai LPG 3 kg.
  • 20:03 WIB. Kota kreatif - Bekraf ingin mendirikan Bekraf Creative District (BCD) untuk meningkatkan bisnis kreatif.
  • 19:04 WIB. Global bond - PLN menerbitkan global bond US$ 1,4 miliar.

Hadir di Sidoarjo, Ignasius Jonan Resmikan Sambungan Rumah Jargas

Hadir di Sidoarjo, Ignasius Jonan Resmikan Sambungan Rumah Jargas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan hari ini, Jumat (1/3/2019), meresmikan pengoperasian 7.093 sambungan rumah (SR) jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) Desa Kalisampurno, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.

Peresmian ini merupakan lanjutan komitmen pemerintah agar masyarakat dapat merasakan manfaat dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara langsung serta dalam jangka panjang dapat memperkuat ekonomi masyarakat.

Jargas Sidoarjo dibangun dengan menggunakan dana APBN 2018, pasokan gas berasal dari Lapindo Brantas Ltd sebesar 0,4 mmscfd. Jargas dibangun di tujuh desa, yaitu Desa Banjar Panji, Banjar Asri, Penatarsewu, Sentul, Kalisampurno, Kedensari, dan Boro.

"APBN harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama lapisan menengah ke bawah. Peresmian ini merupakan wujud pemanfaatan dana APBN tersebut," jelas Menteri Jonan.

Dirinya melanjutkan, pemerintah memanfaatkan dana APBN untuk pembangunan jargas bagi rumah sederhana, rusun sederhana, dan daerah-daerah yang telah tersedia pasokan gasnya.

Baca Juga: Bangun 1,2 Juta Jargas, PGN Investasi Rp12 Triliun

"Produksi gas bumi nasional cukup besar, sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal untuk penggunaan dalam negeri dan menciptakan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia," paparnya lagi.

Diketahui, ini merupakan kali kelima jargas dibangun di Sidoarjo. Jargas pertama kali dibangun di Sidoarjo pada 2010 sebanyak 4.061 SR. Selanjutnya 2.457 pada 2011, 2012 sebanyak 2.230 SR, 2014 sebanyak 1.702, dan terakhir 2018 mencapai 7.093 SR. Total jargas yang dibangun di Sidoarjo sebesar 17.543 SR.

"Sidoarjo adalah daerah yang menjadi prioritas untuk mendapatkan manfaat jargas. Ini kali kelima Sidoarjo menerima proyek jargas," ungkap Menteri Jonan.

Baca Juga: Layani 10 Ribu Pelanggan Baru di Sumut, PGN Bangun Jargas Sepanjang 40 Km

Selain Sidoarjo, untuk Jawa Timur, jargas secara bertahap dibangun di Surabaya, Mojokerto, Pasuruan, dan Probolinggo. Hingga saat ini, total jargas yang terbangun di Jawa Timur sebanyak 65.961 SR.

Jargas untuk rumah tangga memiliki banyak keunggulan, yaitu aman, bersih, hemat, serta praktis karena tersedia 24 jam.

"Penggunaan jaringan gas ini juga akan menekan pengeluaran karena lebih hemat. Ke depan ini pada akhirnya dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan inilah salah satu bentuk pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah," kata Jonan.

Untuk pembangunan jargas Sidoarjo ini, Kementerian ESDM menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk melaksanakan pembangunan, pengoperasian, serta pengembangan jargas Sidoarjo melalui afiliasinya PT Pertamina Gas dan PT Pertagas Niaga

Berdasarkan data Kementerian ESDM, sejak dibangun pertama kali 2009, total jargas yang terbangun dengan dana APBN hingga saat ini sebanyak 325.773 SR yang terdistribusi di 16 provinsi, 40 kabupaten/kota. Untuk 2019, direncanakan akan dibangun sebanyak 78.216 SR jargas di 18 lokasi.

Tag: Jaringan Distribusi Gas Bumi (Jargas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,743.60 3,706.17
British Pound GBP 1.00 17,637.05 17,459.79
China Yuan CNY 1.00 2,044.35 2,023.97
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,040.00 13,900.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,871.52 9,771.70
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,793.70 1,775.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,341.02 10,237.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,821.68 15,658.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,418.55 3,381.17
Yen Jepang JPY 100.00 12,992.78 12,859.65

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6418.234 44.889 652
2 Agriculture 1366.222 -11.897 21
3 Mining 1629.732 -4.036 49
4 Basic Industry and Chemicals 807.835 9.666 72
5 Miscellanous Industry 1305.363 -4.209 49
6 Consumer Goods 2347.279 8.182 53
7 Cons., Property & Real Estate 499.532 4.688 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1240.428 20.008 74
9 Finance 1332.144 11.443 91
10 Trade & Service 818.752 2.912 163
No Code Prev Close Change %
1 BLUE 500 625 125 25.00
2 ARKA 550 685 135 24.55
3 ASBI 310 386 76 24.52
4 AKSI 266 320 54 20.30
5 KJEN 1,415 1,585 170 12.01
6 IBFN 212 232 20 9.43
7 ABBA 160 174 14 8.75
8 MBTO 126 137 11 8.73
9 POLL 1,200 1,300 100 8.33
10 BPII 7,050 7,600 550 7.80
No Code Prev Close Change %
1 INCF 125 82 -43 -34.40
2 POSA 570 428 -142 -24.91
3 TFCO 690 540 -150 -21.74
4 BIPP 85 70 -15 -17.65
5 FIRE 3,370 2,890 -480 -14.24
6 HDFA 169 150 -19 -11.24
7 YULE 200 180 -20 -10.00
8 GSMF 110 99 -11 -10.00
9 TRIM 159 145 -14 -8.81
10 LPLI 139 127 -12 -8.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 340 0 0.00
2 IPTV 230 242 12 5.22
3 MNCN 1,405 1,450 45 3.20
4 POSA 570 428 -142 -24.91
5 ANTM 845 880 35 4.14
6 ABBA 160 174 14 8.75
7 BBRI 4,510 4,530 20 0.44
8 WSKT 2,040 2,150 110 5.39
9 INCF 125 82 -43 -34.40
10 MAMI 95 94 -1 -1.05