Portal Berita Ekonomi Jum'at, 06 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:21 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.474 USD/troy ounce.
  • 16:20 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,40 USD/barel.
  • 16:19 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,42 USD/barel.
  • 16:18 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,32% terhadap Poundsterling pada level 1,3115 USD/GBP.
  • 16:17 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Euro pada level 1,1102 USD/EUR.
  • 16:16 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,18% terhadap Dollar AS pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,22% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.038/USD.
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yen pada level 108,60 JPY/USD.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,50% pada level 3.190.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,43% pada level 2.912.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,07% pada level 26.498.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,47% pada level 7.171.
  • 16:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,56% di akhir sesi II.
  • 15:14 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,23% pada level 23.354.
  • 15:12 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,02% pada level 2.081.

Bangladesh Tak Mau Lagi Terima Pengungsi Rohingya

Bangladesh Tak Mau Lagi Terima Pengungsi Rohingya - Warta Ekonomi
WE Online, New York -

Bangladesh mengatakan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Kamis (28/2/2019) bahwa pihaknya tak dapat mengambil pengungsi lagi dari Myanmar.

Keberatan itu disampaikan 18 bulan setelah lebih 700.000 orang, sebagian besar Muslim Rohingya, mulai melintasi perbatasan kedua negara. Mereka pergi mengungsikan diri dari tindakan keras oleh militer.

Serangan-serangan atas pos-pos keamanan oleh pemberontak Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar, memicu tindakan itu yang PBB, Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara lain lukiskan sebagai pembersihan suku. Myanmar membantah tuduhan-tuduhan tersebut.

"Dengan rasa menyesal, saya sampaikan kepada Dewan bahwa Bangladesh tidak akan lagi dalam posisi untuk menampung orang-orang dari Myanmar," kata Menteri Luar Negeri Bangladesh Shahidul Haque.

Haque menuding Myanmar "memberikan janji kosong dan mengambil berbagai pendekatan yang merintangi" dalam perundingan-perundingan mengenai pemulangan para pengungsi itu.

"Tak seorang Rohingya pun sukarela kembali ke Rakhine karena lingkungan di sana tidak kondusif," kata Haque.

Myanmar menyatakan pihaknya sudah siap menerima para pengungsi yang kembali sejak Januari, tetapi PBB mengatakan kondisi belum tepat bagi mereka untuk pulang. Pihak Rohingya mengatakan, bahwa sebelum kembali, mereka menginginkan jaminan atas keselamatan dan diakui sebagai warga negara.

Kekuatan-kekuatan Barat di DK PBB pada Kamis mengatakan sangat menyayangkan kurangnya aksi dari pemerintah Myanmar.

"Kami sangat kecewa ... belum ada kemajuan lagi untuk menerima pengungsi kembali termasuk penciptaan kondisi agar para pengungsi merasa bisa kembali," kata Duta Besar Inggris untuk PBB Karen Pierce kepada Dewan.

Beberapa anggota DK PBB dari negara-negara Barat menekankan bahwa kepulangan para pengungsi perlu aman, sukarela, bermartabat dan terjamin. Mereka juga mendesak pemerintah Myanmar mengizinkan PBB mendapatkan akses ke Rakhine.

Utusan PBB untuk Myanmar Christine Schraner-Burgener mengatakan kepada DK PBB bahwa akses yang dimiliki PBB saat ini "belum memadai."

Baca Juga

Tag: Rohingya, Muslim Rohingya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Reuters/Mohammad Ponir Hossain

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,762.12 3,724.29
British Pound GBP 1.00 18,565.06 18,378.94
China Yuan CNY 1.00 2,002.78 1,982.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,107.19 13,966.82
Dolar Australia AUD 1.00 9,654.96 9,557.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,372.93 10,268.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,671.68 15,514.34
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,387.89 3,351.77
Yen Jepang JPY 100.00 12,978.10 12,845.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6186.868 34.751 667
2 Agriculture 1434.346 37.746 20
3 Mining 1474.400 -6.728 50
4 Basic Industry and Chemicals 979.828 11.348 76
5 Miscellanous Industry 1201.074 10.720 50
6 Consumer Goods 2055.194 19.613 56
7 Cons., Property & Real Estate 510.207 10.418 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1137.751 -1.677 76
9 Finance 1298.193 3.365 90
10 Trade & Service 766.195 1.154 166
No Code Prev Close Change %
1 REAL 100 170 70 70.00
2 VRNA 67 90 23 34.33
3 KARW 62 79 17 27.42
4 VINS 121 152 31 25.62
5 MSKY 1,000 1,250 250 25.00
6 AGAR 392 490 98 25.00
7 KPAL 232 290 58 25.00
8 MKPI 13,500 16,200 2,700 20.00
9 BWPT 104 121 17 16.35
10 DART 276 312 36 13.04
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 326 246 -80 -24.54
2 MASA 466 390 -76 -16.31
3 PDES 730 615 -115 -15.75
4 FORZ 70 59 -11 -15.71
5 DWGL 230 194 -36 -15.65
6 YULE 150 131 -19 -12.67
7 FILM 190 167 -23 -12.11
8 BCAP 165 146 -19 -11.52
9 IKAI 115 102 -13 -11.30
10 ICON 83 74 -9 -10.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 525 -5 -0.94
2 MNCN 1,390 1,395 5 0.36
3 TOWR 740 745 5 0.68
4 MAMI 326 246 -80 -24.54
5 ACES 1,550 1,485 -65 -4.19
6 WSKT 1,290 1,420 130 10.08
7 BBRI 4,220 4,170 -50 -1.18
8 BNLI 1,140 1,255 115 10.09
9 TLKM 4,060 4,100 40 0.99
10 ERAA 1,490 1,520 30 2.01