Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:40 WIB. Libra - Pertemuan mentri keuangan G-7 diwarnai ketakukan akan uang kripto Facebook.
  • 23:29 WIB. Orang kaya - Bill Gates kini orang terkaya no.3 di dunia, tahun lalu no.2 (Bloomberg Billioners Index).
  • 23:14 WIB. Drone - Polisi AS tidak menerima drone buatan China.
  • 22:01 WIB. Hong Kong - Ekonomi Hong Kong mulai melambat akibat demo berkepanjangan.
  • 21:12 WIB. Liga 1  - Persebaya kalah dari PSM dengan skor 2-1.
  • 21:09 WIB. Mobil listrik - Toyota Motor Corp setuju untuk membeli batrei dari Contemporary Amperex Technology Ltd.
  • 20:46 WIB. Formula E - Jakarta belum tentu jadi tuan rumah Formula E.
  • 20:17 WIB. Kasus hoax - Ratna Sarumpaet berubah pikiran, kini ajukan banding.
  • 20:05 WIB. Global - Bloomberg: 10 miliar penghuni dunia akan membutuhkan makanan modifikasi genetik.
  • 19:49 WIB. Elon Musk - Neuralink mengatakan siap untuk menyambungkan otak manusia dengan komputer.

Cara Download Video di Twitter? Tinggal Pakai Ini

Cara Download Video di Twitter? Tinggal Pakai Ini - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Tak semua bot di Twitter merupakan spammer atau peretas. Belakangan ini, para pengguna justru bisa menemukan beberapa permintaan ke bot, seperti unroll yang menyediakan layanan membaca sebuah utas (thread) secara menyeluruh. Ada pula bot bernama "this_vid" yang berguna untuk mengunduh video-video yang ada di platform Twitter.

Bot praktis dengan nama tampilan "DownloadThisVideo" itu menawarkan cara untuk mengunduh video dan GIF agar lebih mudah dilihat secara luring (offline). Ide tersebut dicetuskan oleh Shalvah Adebayo, pengembang backend yang lahir dan besar di Nugeria. Shalvah berkata, ia terjun ke dunia developer pada 2013, di tahun terakhir SMP-nya.

"Saat itu, ada teman yang menyampaikan kekagumannya pada dunia pemograman, saya tidak tahu apa itu. Akhirnya saya menonton aplikasi kuis yang dibuat (oleh teman itu) dan saya terkesan," cerita Shalvah seperti dilansir dari TechCrunch, Selasa (5/3/2019).

Baca Juga: Ngabalin Bantah, Akun Twitter @NgabalinAli Terkait Video Porno Bukan Miliknya

Sejak itu, Shalvah terjun ke dunia pemograman, meski akhirnya berhenti ketika menuntut ilmu di universitas dan mulai bekerja di industri teknologi. Saat ini, Shalvah bekerja penuh waktu sebagai insinyur perangkat lunak jarak jauh untuk sebuah perusahaan konsultan teknik dan desain produk di Afrika Selatan, yakni Deimos Cloud.

Di waktu luangnya, dia membuat aplikasi sebagai proyek sampingan. Bahkan, ia pernah membuat bot lain yang bersumber dari @RemindMe_OfThis, memungkinkan pengguna mengatur pengingat dengan kicauan (tweet) dan TwitterThrowback, seperti versi Twitter dari fitur "On This Day" di Facebook.

Namun, bot pengunduh video Twitter "this_vjd" justu menjadi salah satu ciptaannya yang populer. Akun botnya saat ini menerima sekitar 7.500 permintaan pengguna per hari, bahkan platform itu menerima permintaan sebanyak 9.500 ketika Twitter tengah ramai.

Laki-laki yang bertempat tinggal di Lagis itu mengatakan, ide itu muncul karena adnaya pengalaman pribadi. Akses internet di mana dia tinggal tak terlalu baik, sehingga pengalaman video aplikasi Twitter yang ia rasakan tidaklah menyenangkan. Ia akhirnya lebih suka mengunduh video untuk menontonnya secara offline, tetapi tidak dapat menemukan cara mudah untuk melakukannya.

"Saya tahu beberapa situs dan aplikasi yang melakukan itu, tetapi saya tidak suka menginstal aplikasi, dan saya tidak suka terlibat dalam interaksi yang terjadi saat menggunakan situs," kata Shalvah. "Selain itu, saya ingin proses sinkron, di mana pengguna bisa mengatakan 'hei, saya ingin mengunduh ini', kembali menjelajah Twitter, dan kembali lagi nanti untuk mengambil unduhan."

Baca Juga: Direktur Twitter Sebutkan Kegagalan Besar Perusahaan Teknologi

Tidak hanya itu, Shalvah juga melihat permintaan dari kalangan pengguna. Banyak pengguna Twitter lain bertanya bagaimana mereka bisa mendapatkan video yang diunggah di hampir setiap utas populer di mana seseorang telah mengunggah video. 

Bot "@this_vid" telah berdiri sejak Mei 2018. Setelah digunakan pertama kali oleh pengikutnya sendiri, Shalvah kemudian mulai mengarahkan pengguna Twitter ke bot itu setiap kali melihat mereka bertanya di utas cara mengunduh video tertentu di platform tersebut. Hal itu meningkatkan popularitas bot "this_vid" di Twitter.

Shalvah berkata, "Saya pikir itu benar-benar memecahkan masalah banyak orang, sehingga jadi sangat populer. Jadi, ada cukup banyak orang, baik teman maupun orang asing, yang mereferensikan bot itu kepada pengikut mereka, penggunanya tumbuh secara organik."

Pengguna hanya perlu menyebutkan (mention) "@this_vid" di kolom balasan kicauan asli, kemudian bot akan memberikan tautan dengan unduhan video dalam beberapa menit. Bot itu bekerja dengan menanyakan API Twitter untuk data dari sebuah kicauan, kemudian mengambil URL medianya bersama beberapa unsur lain. 

Namun, ada beberapa video yang tidak dapat diunduh oleh bot "this_vid". Umumnya, hal itu disebabkan oleh pembatasan unduhan yang dilakukan oleh beberapa organisasi, seperti organisasi olahraga NFL.

Bot hanya dapat melayani 300 kicauan setiap tiga jam karena kemampuan tweet di Twitter dibatasi. Akhirnya, Shalvah membuat tautan unduhan untuk setiap pengguna agar mudah diingat, yakni: download-this.video/Twitter_username. Dengan begitu, pengguna bisa mendapatkan unduhan, bahkan ketika bot tidak dapat membalas.

Sejauh ini, kebanyakan orang tampaknya menggunakan bot untuk penggunaan pribadi. Tetapi, Twitter tidak selalu baik terhadap pengembang pihak ketiga, jadi masih harus dilihat berapa lama "@this_vid" akan bertahan. Shalvah mengatakan, dia akan mempertahankan agar "@this_vid" tetap gratis dan akan terus mengembangkannya.

Baca Juga: Setelah Facebook, Kini BlackBerry Tuntut Twitter, Ada Apa?

Tag: Twitter, video

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Reuters/Thomas White

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,738.00 3,699.88
British Pound GBP 1.00 17,403.19 17,223.84
China Yuan CNY 1.00 2,036.85 2,016.51
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,019.00 13,879.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.72 9,729.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,794.23 1,776.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,317.95 10,211.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,718.10 15,555.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.46 3,371.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,962.55 12,829.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6394.609 -7.271 652
2 Agriculture 1360.695 -1.524 21
3 Mining 1639.706 -0.398 49
4 Basic Industry and Chemicals 799.891 -0.595 72
5 Miscellanous Industry 1259.816 -47.920 49
6 Consumer Goods 2371.485 22.616 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.215 -0.879 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1230.336 -6.362 74
9 Finance 1326.341 -0.371 91
10 Trade & Service 817.488 -0.352 163
No Code Prev Close Change %
1 SSTM 400 500 100 25.00
2 KAYU 360 450 90 25.00
3 ARKA 665 830 165 24.81
4 GLOB 326 406 80 24.54
5 MINA 1,010 1,250 240 23.76
6 TALF 286 348 62 21.68
7 MTPS 1,050 1,200 150 14.29
8 OCAP 420 480 60 14.29
9 TOPS 605 665 60 9.92
10 WIIM 242 266 24 9.92
No Code Prev Close Change %
1 POSA 322 242 -80 -24.84
2 KIOS 620 515 -105 -16.94
3 CASS 730 620 -110 -15.07
4 DWGL 93 80 -13 -13.98
5 YULE 179 154 -25 -13.97
6 MYTX 72 63 -9 -12.50
7 INCF 82 72 -10 -12.20
8 INPP 820 720 -100 -12.20
9 ASBI 386 340 -46 -11.92
10 PALM 258 228 -30 -11.63
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 344 4 1.18
2 MNCN 1,445 1,420 -25 -1.73
3 POSA 322 242 -80 -24.84
4 ASII 7,450 7,100 -350 -4.70
5 IPTV 246 244 -2 -0.81
6 ANTM 895 900 5 0.56
7 BIPI 52 52 0 0.00
8 MAMI 93 94 1 1.08
9 SWAT 117 116 -1 -0.85
10 BBRI 4,550 4,520 -30 -0.66