Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:07 WIB. Uber - Resmi akuisisi Careem seharga US$3,1 miliar, Uber kuasai transportasi daring Timur Tengah.
  • 20:41 WIB. Smartfren - Smartfren targetkan raih 4 juta pelanggan BosKu dalam sembilan bulan.
  • 20:41 WIB. Lazada - Lazada rayakan ultah ke-7 dengan merilis fitur gim dan streaming video di aplikasi. 
  • 20:38 WIB. Smartfren - Smartfren rilis kartu perdana BosKu, bonus kuotanya hingga 360 GB.
  • 20:35 WIB. Pemilu - Kemenkominfo tak akan tutup medsos saat masa tenang Pemilu 2019. 
  • 20:33 WIB. Toyota - Toyota bakal produksi mobil hibrida di Indonesia.
  • 20:32 WIB. Honda - Honda Indonesia ekspor Brio ke Filipina dan Vietnam.
  • 20:31 WIB. Pemilu - Kemenkominfo akan blokir iklan politik saat masa tenang pemilu.
  • 20:30 WIB. Boeing - Boeing telah perbarui sistem anti-stall pesawat 737 Max untuk cegah tragedi lain seperti di Indonesia dan Etiopia.
  • 19:13 WIB. Apple - Apple luncurkan kartu kredit miliknya, Apple Card.
  • 19:06 WIB. Startup - Startup Kargo Technologies berhasil galang dana awal sebesar US$7,6 juta.
  • 19:04 WIB. LG - Jaringan televisi AI LG siap serbu Indonesia.
  • 19:02 WIB. Telegram - Telegram rilis fitur hapus pesan tanpa batas.
  • 19:01 WIB. Lenovo - Lenovo banderol laptop gaming Legion Y740 di Indonesia seharga Rp28,5 juta.
  • 19:00 WIB. Apple - Apple resmi rilis update software iOS 12.2 untuk sejumlah iPhone dan iPad.

Sawit dan Karet Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi Sumsel

Sawit dan Karet Jadi Kunci Stabilitas Ekonomi Sumsel - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan di tahun 2018 tercatat sebesar 6,04%. Angka tersebut lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya yang hanya sebesar 5,51%. Meskipun begitu, angka inflasi untuk tahun yang sama tercatat cukup rendah, yaitu berada di level 3,13%.

Kepala Perwakilan Bl Sumsel, Yunita Resmi Sari, mengatakan bahwa  berdasarkan dua indikator ekonomi makro tersebut, dapat dikatakan kondisi ekonomi Sumatera Selatan dalam keadaan cukup baik dan stabil.

Menurutnya, kondisi itu bukan hanya didorong oleh pertumbuhan investasi pada sektor konsumer,  melainkan juga di sektor produksi. Pada saat yang sama, perkembangan harga volatile food tetap terjaga sehingga inflasi relatif stabil.

Baca Juga: Jamu BI Capai Pertumbuhan Ekonomi 6%

Calon Anggota DPR RI Dapil Sumsel, Benny Martha Benyamin Tatung,  juga turut berkomentar. Ia menyebut, pencapaian itu merupakan kerja keras bersama antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat. Menurutnya, kondisi yang demikian sangat jarang terjadi karena umumnya pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan dibarengi dengan inflasi yang tinggi pula.

“Di Sumsel justru berbeda, karena itu tanggung jawab kita bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi di Sumsel,” ujar Benny.

Benny juga menyebut, stabilitas ekonomi Sumsel juga dipengaruhi oleh pertumbuhan berbagai sektor, yaitu pembangunan infrastruktur, energi, perikanan, pertanian, dan perkebunan.

Tahun ini, bank sentral memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 berada di kisaran angka 5,8%-6,0%. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan harga komoditas karet dan CPO yang membaik dibandingkan tahun 2018.

Baca Juga: Rupiah Kian Moncer Didukung Pertumbuhan Ekonomi

Untuk diketahui, harga sawit saat ini berkisar antara Rp1.200-Rp1.400 per kilogram, dengan asumsi harga minyak sawit mentah Rp6.700 per kilogram dan Karnel Rp4.600 per kilogram, dengan indeks K83,54%. Sementara harga karet di kisaran Rp6.000 di tingkat tengkulak dan Rp9.000 di tingkat pelelangan. Harga tersebut lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Untuk menjaga stabilitas harga komoditas utama tersebut, dan sektor lain yang juga potensial untuk menjaga stabilitas ekonomi Sumsel, menurut Benny perlu adanya sinergi bersama yang lebih solid antarsemua elemen sehingga berdampak langsung pada pertumbuhan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Kita harus sama-sama wujudkan agar ekonomi kita terus semakin baik ke depannya dengan cara mendorong investasi dari korporasi di sektor energi dan pertanian, serta peningkatan konsumsi masyarakat akan menjadi penggerak roda pertumbuhan ekonomi di Sumsel,” tandasnya.

Tag: Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.07 3,759.30
British Pound GBP 1.00 18,799.44 18,610.59
China Yuan CNY 1.00 2,124.34 2,103.16
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,242.00 14,100.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,138.88 10,036.38
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.57 1,796.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,551.97 10,445.22
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,116.25 15,951.33
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,503.57 3,464.37
Yen Jepang JPY 100.00 12,937.86 12,806.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6469.999 58.748 629
2 Agriculture 1472.483 4.802 21
3 Mining 1871.699 9.211 47
4 Basic Industry and Chemicals 917.870 16.359 71
5 Miscellanous Industry 1265.698 12.397 46
6 Consumer Goods 2620.836 31.158 52
7 Cons., Property & Real Estate 461.834 4.427 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1158.995 6.223 72
9 Finance 1255.430 11.016 91
10 Trade & Service 819.330 1.821 155
No Code Prev Close Change %
1 BTEK 132 176 44 33.33
2 COCO 650 810 160 24.62
3 MDKI 246 288 42 17.07
4 KPAS 181 206 25 13.81
5 NOBU 900 1,000 100 11.11
6 DART 292 324 32 10.96
7 MABA 56 62 6 10.71
8 BBMD 1,375 1,520 145 10.55
9 BPTR 76 84 8 10.53
10 DNAR 240 262 22 9.17
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 130 97 -33 -25.38
2 IDPR 640 482 -158 -24.69
3 GAMA 70 57 -13 -18.57
4 GIAA 535 462 -73 -13.64
5 STAR 120 104 -16 -13.33
6 BKDP 74 65 -9 -12.16
7 ARTO 165 145 -20 -12.12
8 BEEF 240 214 -26 -10.83
9 JAYA 164 147 -17 -10.37
10 BUVA 156 140 -16 -10.26
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 100 104 4 4.00
2 GIAA 535 462 -73 -13.64
3 PWON 675 710 35 5.19
4 FILM 805 875 70 8.70
5 BNLI 905 985 80 8.84
6 SIMA 130 97 -33 -25.38
7 KPAS 181 206 25 13.81
8 BEEF 240 214 -26 -10.83
9 LPPF 4,000 3,930 -70 -1.75
10 JAYA 164 147 -17 -10.37