Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:07 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah-Masgroup bekerja sama biayai perumahan di Bogor.
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup hijau 0,07% ke level 6.484,61 di akhir sesi I. 

UMKM Bisa Ambil Untung dari Kehadiran Fintech

UMKM Bisa Ambil Untung dari Kehadiran Fintech - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pesatnya pertumbuhan industri financial technology (fintech) di Indonesia dinilai mampu membuka akses permodalan sekaligus mendorong berkembangnya sektor usaha kecil, menengah, dan mikro (UMKM).

 

“Peluang kerja sama antara fintech dengan industri jasa keuangan termasuk koperasi simpan pinjam dan institusi atau lembaga pemerintah yang bergerak di bidang pembiayaan semakin terbuka lebar. Dampaknya, bisa tercapai efisiensi dalam operasi, bunga yang lebih murah terutama kepada peminjam terutama para pelaku usaha,” kata Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Braman Setyo, di Jakarta, Rabu.

 

Menurut Braman, semakin berkembangnya berbagai layanan pinjaman online ini, kebutuhan modal para pelaku UMKM terutama yang selama ini tidak terakses perbankan diharapkan dapat terpenuhi.

 

“Banyak fintech yang bergerak di bidang pembiayaan sektor produktif karena pelaku usaha yang non-bankable bisa mengakses pembiyaan sektor usaha termasuk ke depan akses pembiayaan LPDB melalui fintech,” jelas Braman.

 

Baca Juga: Fokus pada UMKM, Fintech Ini Luncurkan Produk Faedah Komunitas

 

Sementara itu, Ketua Harian Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kusheryansyah mengatakan, kehadiran fintech P2P lending khususnya untuk menjangkau masyarakat yang tidak terjangkau pinjaman dikarenakan tidak memenuhi kriteria perbankan dan perusahaan pembiayaan.

 

Kusheryansyah juga menambahkan, kehadiran fintech saat ini bisa mendongkrak UMKM dan terbukti dari hadirnya fintech P2P lending yang hadir diberbagai segmen.

 

Ragam platform fintech, seperti iTernak yang membiayai supply chain peternak, TaniFund, yang membiayai supply chain sektor pertanian, Fintag yang membiayai sektor kelautan, ada Esta Kapital yangg membiayai ibu-ibu di Indonesia timur dengan model Grameen Bank.

 

Baca Juga: Berkembang Pesat, Transaksi Fintech P2P Capai Rp26 Triliun di 2018

 

Dicontohkan, dua fintech P2P lending, Akseleran dan Modalku turut mengisi kebutuhan pembiayaan produktif di segmen usaha Rp500 juta sampai Rp2 miliar.

 

Sementara itu, CEO UangTeman, Aidil Zulkifli mengatakan pemanfaatkan pinjaman online untuk kebutuhan usaha tercatat cukup besar, di mana pada tahun 2018 tercatat sebesar 30 persen dari total nasabah memanfaatkan pinjaman untuk keperluan produktif.

 

“Berdasarkan prosentase, nasabah UangTeman paling besar meminjan untuk keperluan produktif. Kami juga terus memberikan edukasi dan apresiasi kepada nasabah supaya bisa mengelola pinjaman online ini dengan baik dan bermanfaat,” kata Aidil.

 

Ia menambahkan, salah satu tantangan dalam hal pemanfaatan pinjaman online adalah memberikan edukasi kepada masyarakat ketika mengajukan pinjaman. Banyak orang yang karena membutuhkan dana cepat sehingga tidak memperhatikan kredibilitas pemberi pinjaman dan terjerat layanan yang pinjaman tersebut.

 

“UangTeman bersama AFPI selalu mendorong agar masyarakat selalu memastikan hanya meminjam dari perusahaan yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Kami yakin masyarakat lebih selektif dan mampu mengelola pinjaman dengan baik, maka layanan pinjaman online ini bisa menjadi andalan bagi pengusaha UKM,” kata Aidil.

Tag: Financial Technology (FinTech), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: TechCrunch

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.97 3,775.19
British Pound GBP 1.00 18,965.88 18,770.50
China Yuan CNY 1.00 2,131.41 2,110.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,302.00 14,160.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,112.94 10,011.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.93 1,803.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.62 10,471.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,228.48 16,065.94
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.42 3,473.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,814.26 12,685.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6480.276 -29.171 628
2 Agriculture 1503.229 -7.168 21
3 Mining 1873.047 3.764 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.501 -9.954 71
5 Miscellanous Industry 1289.313 -14.320 46
6 Consumer Goods 2662.032 -26.975 51
7 Cons., Property & Real Estate 461.343 1.179 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.299 -11.551 72
9 Finance 1244.347 -0.730 91
10 Trade & Service 829.161 2.341 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 1,135 1,415 280 24.67
2 ATIC 825 990 165 20.00
3 JSKY 1,045 1,245 200 19.14
4 KPAL 262 312 50 19.08
5 MFMI 730 850 120 16.44
6 HDFA 156 180 24 15.38
7 MINA 720 825 105 14.58
8 TMAS 700 800 100 14.29
9 BALI 1,220 1,385 165 13.52
10 BBLD 442 496 54 12.22
No Code Prev Close Change %
1 INCF 386 290 -96 -24.87
2 JAYA 268 202 -66 -24.63
3 INCI 645 560 -85 -13.18
4 KDSI 1,175 1,025 -150 -12.77
5 BCAP 189 168 -21 -11.11
6 CSAP 640 575 -65 -10.16
7 KBLV 520 470 -50 -9.62
8 MFIN 1,100 995 -105 -9.55
9 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
10 SAPX 740 675 -65 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 268 202 -66 -24.63
2 SIMA 394 396 2 0.51
3 BNLI 980 920 -60 -6.12
4 BMRI 7,100 7,400 300 4.23
5 MYRX 105 103 -2 -1.90
6 LPPF 4,100 4,010 -90 -2.20
7 BBRI 4,040 3,990 -50 -1.24
8 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
9 KBLI 316 352 36 11.39
10 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31