Portal Berita Ekonomi Jum'at, 13 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 2,40% terhadap Poundsterling pada level 1,3477 USD/GBP.
  • 13:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,39% terhadap Euro pada level 1,1173 USD/EUR.
  • 13:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,24% terhadap Yen pada level 109,57 JPY/USD.
  • 13:08 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.468 USD/troy ounce.
  • 13:08 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,61 USD/barel.
  • 13:07 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 59,48 USD/barel.
  • 11:34 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,50% di akhir sesi I.

Asaki Klaim Mampu Penuhi Kebutuhan Keramik dalam Negeri

Asaki Klaim Mampu Penuhi Kebutuhan Keramik dalam Negeri - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) menegaskan siap memenuhi kebutuhan keramik di dalam negeri yang mencapai 580 juta meter persegi.

Ketua Umum Asaki Edy Susanto mengatakan, beberapa pemain industri keramik lokal sudah mulai meningkatkan kapasitas produksinya kembali. Hal ini seiring mulai diberlakukannya kebijakan safeguard (pengamanan) produk keramik dari serbuan impor pada Oktober 2018 lalu. Safeguard merupakan kebijakan pengamanan produk lokal dari serbuan produk impor.

"Dengan adanya safeguard, beberapa pemain kembali berani meningkatkan kapasitas produksinya. Contohnya, kami dengan kapasitas terpasang 580 juta meter persegi, tahun lalu asumsi kami perkirakan 380 juta meter persegi atau tingkat utilisasinya mencapai 65%. Jadi, masing-masing industri sudah mulai berani untuk menjalankan kembali pabrik-pabriknya," kata Edy kepada Warta Ekonomi di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Edy menambahkan, meskipun belum memiliki data detail, namun kebijakan safeguard dinilai mampu menekan angka impor keramik.

Baca Juga: Penjual Keramik Kena Imbas Tahun Politik

"Kami belum memperolah data pasti dari BPS, tapi yang kami dapat dari lapangan teman-teman industri, angka impor dari China sepertinya menurun cukup tajam," ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, beberapa produk impor keramik dari negara lain seperti India mulai memasuki pasar domestik. Edy mengakui bahwa harga jual produk keramik asal India ini cukup terjangkau, namun dari sisi kualitasnya belum bisa dibuktikan.

"Yang hari ini menjadi perhatian kami adalah produk dari India. Namanya pedagang, begitu mereka tidak bisa lagi beli dari China, mereka ambil dari India. Kami di asosiasi ingin melakuan inspeksi atas produknya. Apakah produk itu memenuhi atau tidak sesuai SNI. Karena kami dengar harga produk India cukup terjangkau, tetapi bagaimana kualitasnya," pungkasnya.

Baca Juga: Punya Protensi Besar, Produk Keramik Indonesia Butuh Perhatian

Baca Juga

Tag: Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI), Industri Pengolahan

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Rosmayanti

Foto: Antaranews.com

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6139.397 -40.702 668
2 Agriculture 1414.657 -3.491 20
3 Mining 1502.047 -1.615 50
4 Basic Industry and Chemicals 960.180 -10.011 77
5 Miscellanous Industry 1172.074 -1.378 50
6 Consumer Goods 2014.450 -24.760 56
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 -7.882 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1107.762 -14.770 76
9 Finance 1303.108 -1.236 90
10 Trade & Service 767.404 -4.271 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 54 72 18 33.33
2 NZIA 620 775 155 25.00
3 IFII 240 300 60 25.00
4 AGAR 416 520 104 25.00
5 YULE 160 199 39 24.38
6 REAL 214 266 52 24.30
7 HDFA 125 154 29 23.20
8 LMAS 69 84 15 21.74
9 OMRE 860 1,040 180 20.93
10 PICO 2,890 3,430 540 18.69
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 95 63 -32 -33.68
2 INAF 496 372 -124 -25.00
3 MPRO 2,780 2,090 -690 -24.82
4 BVIC 144 119 -25 -17.36
5 KOIN 185 153 -32 -17.30
6 LAND 1,195 1,000 -195 -16.32
7 TAMU 310 260 -50 -16.13
8 ASBI 296 250 -46 -15.54
9 UNIT 181 153 -28 -15.47
10 KAEF 1,385 1,195 -190 -13.72
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 510 505 -5 -0.98
2 MNCN 1,525 1,485 -40 -2.62
3 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
4 TCPI 5,725 6,175 450 7.86
5 BBRI 4,210 4,250 40 0.95
6 FILM 174 195 21 12.07
7 REAL 214 266 52 24.30
8 ANTM 825 835 10 1.21
9 TOWR 740 740 0 0.00
10 BNLI 1,255 1,310 55 4.38