Portal Berita Ekonomi Selasa, 28 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,36% di akhir sesi II.
  • 15:59 WIB. Bursa¬†- Indeks Nikkei ditutup negatif 0,55% pada level 23.215.
  • 15:47 WIB. Bursa¬†- Indeks KOSPI ditutup negatif 3,09% pada level 2.176.
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,99% di akhir sesi I.

Berkah Sukses Jaga Hutan dari Karhutla

Berkah Sukses Jaga Hutan dari Karhutla - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Setelah bertahun-tahun melintasi jembatan kayu nan rapuh, warga desa Tanjung Padang kini bersukacita. Jembatan lapuk kini tergantikan dengan jembatan kokoh yang terbangun atas kesuksesan menjaga desa dari potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam dua tahun terakhir.

Manfaat positif menjaga lingkungan dirasakan warga Tanjung Padang yang masih bersekolah, Julizar (19). Kerap terperosok saat melintasi jembatan kayu, pelajar yang bercita-cita menjadi bupati tersebut kini semakin dimudahkan untuk menggapai mimpinya karena akses menuju sekolah yang tak lagi sulit.

Sebelumnya, perjalanan Julizar menuju dan pulang sekolah yang berjarak 24 km penuh dengan rintangan. Masih belum memadainya infrastruktur jalan jadi kendala utama, khususnya saat melintasi jembatan kayu tersebut. Bahkan, Julizar yang kini duduk di bangku SMA swasta di Kecamatan Tasik Putri Puyu tersebut pernah bersekolah dengan keadaan basah kuyup. Saat itu, motor yang ditumpanginya tergelincir ketika melewati jembatan, yang membuat badannya terhempas ke dalam parit sedalam satu meter.

Kejadian tersebut tak hanya sekali dialami Julizar. Tak hanya dia, teman-temannya juga mengaku kesulitan untuk melewati medan terjal menuju sekolah tersebut. Meski demikian, Julizar tidak pernah mengeluh atau mundur dengan adanya kendala tersebut dan terus bersemangat untuk mencapai mimpinya, yakni menjadi bupati untuk memajukan daerah asalnya.

Kesulitan Julizar dan teman-temannya akhirnya terobati. Pada 2018, pembangunan dua unit dwiker untuk menopang jembatan permanen dilakukan di Desa Tanjung Padang sebagai bentuk apresiasi dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) karena desa tersebut berhasil mencegah karhutla.

Pada tahun 2014 desa ini tercatat mengalami kebakaran hutan dan lahan sangat parah, yakni seluas 2.000 hektare. Catatan buruk tersebut berlanjut ketika pada tahun 2015 desa ini kembali mengalami karhutla sekitar 500 hektare.

Namun, semua berubah drastis ketika desa ini bergabung dalam Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program/FFVP) yang diinisiasi oleh RAPP. Pada tahun 2016 Desa Tanjung Padang berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan. Kemudian pada 2017 desa ini kembali menorehkan prestasi serupa.

Sebagai ganjarannya, Desa Tanjung Padang mendapatkan apresiasi berupa bantuan material senilai Rp100 juta atas keberhasilannya mencegah karhutla oleh RAPP. Warga desa berembuk dan memutuskan untuk mengalokasikan apresiasi tersebut dengan pembangunan jembatan yang selama ini sudah diidam-idamkan warga sekitar.

"Sekarang saya tidak takut lagi saat melintasi jembatan. Saya juga jadi semangat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan," tutur Julizar.

Baca Juga: RAPP Ajak Anak-Anak Lawan Kebakaran Hutan dan Lahan

Crew Leader Desa Tanjung Padang, Rizal Maulana, mengatakan Program Desa Bebas Api telah menyadarkan masyarakat untuk menjaga lahan dan tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar. Kepedulian masyarakat semakin tinggi setelah desa mereka mendapat apresiasi dari RAPP berupa pembangunan jembatan tersebut.

Rizal mengatakan akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar konsisten mencegah kebakaran lahan. Ia mengatakan dirinya bersama warga desa juga akan terus menggalakkan kegiatan pembukaan lahan tanpa bakar.

Keterlibatan Masyarakat

RAPP memiliki berbagai macam upaya untuk menjaga lingkungan dan mencegah karhutla, salah satunya Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Programme/FFVP). Program ini menekankan keterlibatan masyarakat dalam upaya mencegah karhutla dan memberikan penghargaan kepada desa yang mampu menjaga komitmen dalam pelestarian lingkungan.

Tercatat, pada tahun 2014 ada empat desa yang menjadi peserta Program Desa Bebas Api. Kemudian pada tahun 2015 jumlah peserta naik menjadi sembilan desa. Pada 2016 melonjak dua kali lipat jadi 18 desa. Pada 2017 jumlah peserta 18 desa. Lalu pada 2018 jumlah peserta sebanyak sembilan desa.

Free Fire Village Program Manager RAPP, Sailal Arimi, mengatakan ada beberapa indikator pemilihan desa peserta dalam program ini, salah satunya kondisi bentang alam dan kerawanan atas bencana kebakaran lahan. Kemudian desa peserta FFVP yang dianggap sudah mandiri dan bebas api akan melanjutkan ke fase Masyararakat Tangguh Api (Fire Resilient Community/FRC).

Baca Juga: Empat Tahun Program Desa Bebas Api RAPP Sukses Tekan Karhutla

Ia mengatakan bahwa pada tahun 2019 ini akan ada tiga desa yang menjadi peserta Free Fire Village Program. Kemudian ada sembilan desa yang menjadi peserta Fire Resilient Community. Desa Tanjung Padang sendiri merupakan salah satu desa yang berhasil naik kelas ke fase Masyararakat Tangguh Api.

"Program ini sukses membangun kesadaran masyarakat untuk bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan serta mencegah karhutla," ujar Sailal.

Dampak positif program ini terlihat dari rasio angka kebakaran yang turun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2013 area yang terbakar mencapai 0,30% dari total area tercakup. Angka tersebut turun menjadi 0,18% pada tahun 2014. Kembali turun menjadi 0,07% pada tahun 2016. Kemudian terus turun hingga mencapai 0,02% pada tahun 2018 lalu.

Baca Juga

Tag: PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: RAPP

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,656.32 3,619.56
British Pound GBP 1.00 17,913.47 17,729.80
China Yuan CNY 1.00 1,977.29 1,957.47
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,715.24 13,578.77
Dolar Australia AUD 1.00 9,260.53 9,161.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,763.16 1,745.50
Dolar Singapura SGD 1.00 10,098.10 9,993.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,112.82 14,961.09
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,359.93 3,324.06
Yen Jepang JPY 100.00 12,589.72 12,461.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6133.208 -110.901 675
2 Agriculture 1340.323 -33.345 21
3 Mining 1435.283 -41.883 49
4 Basic Industry and Chemicals 928.567 -43.428 77
5 Miscellanous Industry 1176.233 -37.933 51
6 Consumer Goods 2041.978 -21.111 57
7 Cons., Property & Real Estate 463.802 -9.451 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.560 -25.517 76
9 Finance 1366.311 -12.338 92
10 Trade & Service 731.689 -9.459 167
No Code Prev Close Change %
1 PKPK 62 83 21 33.87
2 CSRA 444 550 106 23.87
3 ARTO 3,290 4,000 710 21.58
4 IBFN 312 374 62 19.87
5 BOGA 1,355 1,560 205 15.13
6 GLOB 350 400 50 14.29
7 MYTX 56 64 8 14.29
8 PAMG 145 164 19 13.10
9 LUCK 565 635 70 12.39
10 SIPD 900 995 95 10.56
No Code Prev Close Change %
1 OMRE 1,100 825 -275 -25.00
2 PICO 740 555 -185 -25.00
3 PDES 900 680 -220 -24.44
4 AMIN 356 272 -84 -23.60
5 LPIN 298 234 -64 -21.48
6 TFCO 525 424 -101 -19.24
7 BMSR 110 89 -21 -19.09
8 NASA 560 454 -106 -18.93
9 DMND 1,350 1,095 -255 -18.89
10 REAL 416 338 -78 -18.75
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 825 840 15 1.82
2 MNCN 1,690 1,645 -45 -2.66
3 INAF 925 915 -10 -1.08
4 LUCK 565 635 70 12.39
5 ANTM 785 750 -35 -4.46
6 BBRI 4,740 4,650 -90 -1.90
7 TCPI 7,000 6,500 -500 -7.14
8 BUMI 56 51 -5 -8.93
9 PGAS 1,880 1,815 -65 -3.46
10 JSKY 182 166 -16 -8.79