Portal Berita Ekonomi Rabu, 11 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:41 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,92 USD/barel
  • 09:40 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,92 USD/barel
  • 09:39 WIB. Valas - Dollar AS diperdagangkan pada level 1,1092 USD/EUR
  • 09:38 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Poundsterling pada level 1,3132 USD/GBP
  • 09:37 WIB. Valas - Rupiah dibuka melemah 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.032 IDR/USD
  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yuan pada level 7,04 CNY/USD
  • 09:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 108,73 JPY/USD
  • 09:33 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 0,01% pada level 2.917
  • 09:32 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,25% pada level 23.350
  • 09:31 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,11% pada level 26.410
  • 09:30 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka positif 0,21% pada level 3.169
  • 09:29 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,31% pada level 2.104
  • 08:56 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,11% di awal sesi I.
  • 05:18 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,11% pada level 3.132
  • 05:16 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,10% pada level 27.881 

Dukung Keuangan dan Ekonomi Syariah, KNKS Luncurkan Pusat Kajian ICIES

Dukung Keuangan dan Ekonomi Syariah, KNKS Luncurkan Pusat Kajian ICIES - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Dewasa ini program-program studi (prodi) ekonomi syariah dan terkait sudah cukup banyak di Indonesia. Secara umum  prodi-prodi yang ada sudah cukup baik namun masih belum terstandardisasi. 

Selain itu, riset ekonomi syariah di Indonesia sudah cukup banyak namun perlu ditingkatkan kualitasnya agar dikenal lebih baik oleh dunia internasional. Karena itu, untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkompeten dalam bidang ekonomi syariah, Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) tahun ini akan meluncurkan Indonesian Center for Islamic Economics Studies (ICIES).

Direktur Bidang Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah KNKS, Sutan Emir Hidayat, menyatakan pada 26 Februari lalu KNKS mengadakan diskusi awal terkait pendirian ICIES. Beberapa stakeholder yang terlibat dalam diskusi tersebut, diantaranya Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Agama, Kementerian BUMN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian PPN/Bappenas, LPS, OJK, BI, MUI, BPJPH, BPS, IAEI, MES, IPB, UI, Trisakti, UNPAD, UNAIR, UMY, UII, UIN Ar-Raniry, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Manulife, Samuel Sekuritas, dan Hotel Sofyan.

“Selama ini sudah banyak pusat studi dengan keunggulan mereka masing-masing, seperti PEBS UI, CIBEST IPB, dan Puskas Baznas. Namun, belum ada koordinasi yang cukup baik diantara penghasil dan pengguna riset," kata dia kepada Warta Ekonomi, baru-baru ini.

Baca Juga: Ma’ruf Amin: Ekonomi Syariah Cocok Diterapkan di Indonesia

Oleh karena itu, sambungnya, ICIES ingin menciptakan sinergi antara pusat-pusat studi tersebut sebagai penghasil riset dengan pihak-pihak terkait lainnya seperti pelaku pasar, regulator, dan kementerian.

"Dalam tahap awal, ICIES akan mengidentifikasi isu-isu krusial yang dibutuhkan oleh stakeholder, sebagiannya sudah disebutkan dalam Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia yang segera akan diluncurkan” tambahnya.

Nantinya, hasil riset akan menjadi kepemilikan bersama dan bisa diakses secara gratis oleh semua orang. Agar makin dikenal dengan baik oleh dunia internasional, nantinya diharapkan semakin banyak riset Indonesia yang terpublikasi di jurnal berstandar internasional seperti jurnal-jurnal yang terindeks Scopus. ICIES akan dilengkapi oleh International advisory board atau dewan penasehat yang dipunggawai oleh peneliti ternama di bidang ekonomi syariah.

Selain diharapkan sebagai reference pengambilan kebijakan di masa yang akan datang, hasil riset ICIES juga akan dilengkapi dengan Knowledge Center atau Digital Library dimana stakeholder akan lebih mudah  mendapatkan data dan referensi terkait keuangan dan ekonomi syariah di Indonesia. Contohnya, seberapa efektifkah pasar keuangan antarbank syariah di Indonesia saat ini? 

Nantinya ICIES, melalui kerjasama dengan stakeholder, bisa mengirim survey atau mengadakan interview ke lembaga keuangan Syariah (LKS) tertentu untuk mengidentifikasi isu-isu riset penting yang dibutuhkan, hasil survey atau interview tersebut kemudian akan dikonfirmasi ulang, maka keluarlah rekomendasi riset. Rekomendasi tersebut akan diwujudkan dalam penelitian yang memberikan bukti empiris dengan data yang lengkap dan diadakan bersama pusat studi yang kompeten. Misalnya, jija penelitian yang berhubungan dengan tingkat kesehatan bank, digandeng grup riset keuangan Syariah OJK

"Dan pasti kalau temanya sangat dibutuhkan pelaku usaha mereka pasti mau mendanai risetnya. Insya Allah tahun 2019 ini ICIES meluncur, saat ini kita lagi nyusun model konseptual, setelah ada dukungan dan komitmen stakeholder baru kita ikat dalam bentuk working grup,” tambah Emir.

Baca Juga

Tag: Komite Nasional Keuangan Syariah, Ekonomi Syariah

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,753.27 3,715.53
British Pound GBP 1.00 18,515.78 18,325.97
China Yuan CNY 1.00 2,000.20 1,979.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,074.02 13,933.98
Dolar Australia AUD 1.00 9,621.00 9,523.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.07 1,780.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,353.11 10,248.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,584.16 15,423.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,381.55 3,345.49
Yen Jepang JPY 100.00 12,955.92 12,825.83

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6183.505 -10.286 668
2 Agriculture 1430.432 -12.606 20
3 Mining 1490.584 14.558 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.983 -0.489 77
5 Miscellanous Industry 1184.951 -4.213 50
6 Consumer Goods 2047.375 -14.079 56
7 Cons., Property & Real Estate 517.757 -0.597 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1121.125 -5.297 76
9 Finance 1302.596 0.766 90
10 Trade & Service 766.680 -2.198 166
No Code Prev Close Change %
1 IFII 105 178 73 69.52
2 DEAL 158 202 44 27.85
3 SOTS 187 238 51 27.27
4 OMRE 560 700 140 25.00
5 REAL 228 284 56 24.56
6 MOLI 800 995 195 24.38
7 SKRN 500 620 120 24.00
8 JSKY 197 238 41 20.81
9 DWGL 193 224 31 16.06
10 FISH 3,360 3,890 530 15.77
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 185 121 -64 -34.59
2 TFCO 670 510 -160 -23.88
3 AGAR 492 394 -98 -19.92
4 TIRA 252 202 -50 -19.84
5 PICO 4,310 3,580 -730 -16.94
6 IKAI 97 81 -16 -16.49
7 KPAL 276 234 -42 -15.22
8 PCAR 2,290 1,965 -325 -14.19
9 FILM 148 129 -19 -12.84
10 LPGI 4,100 3,600 -500 -12.20
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,465 -40 -2.66
2 IPTV 525 520 -5 -0.95
3 TCPI 5,500 5,725 225 4.09
4 TOWR 735 750 15 2.04
5 DEAL 158 202 44 27.85
6 BBRI 4,180 4,170 -10 -0.24
7 ZINC 396 410 14 3.54
8 SCMA 1,400 1,450 50 3.57
9 PPRO 74 72 -2 -2.70
10 ADRO 1,420 1,485 65 4.58