Portal Berita Ekonomi Senin, 16 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Peringkat Kemudahan Berbisnis - Singapura (2), Malaysia (12), Thailand (21), China (31), India (63), Vietnam (70), Indonesia (73), Filipina (95)
  • 08:55 WIB. Peringkat Anti Korupsi - Singapura (3), Malaysia (61), India (78), China (87), Indonesia (89), Filipina (99), Thailand (99), Vietnam (117)

Bitcoin Siap Tumbangkan Kemapanan Visa dan Mastercard

Bitcoin Siap Tumbangkan Kemapanan Visa dan Mastercard - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Hingga saat ini, Visa dan Mastercard bisa dianggap sebagai duo penguasa layanan transaksi keuangan lintas negara yang ada di dunia. Tak heran bila di Indonesia saja, misalnya, seluruh jaringan koneksifitas layanan perbankan nasional dikuasai oleh dua raksasa tersebut.

Mastercard saja disebut memiliki keanggotaan jaringan hingga 25.000 institusi keuangan di seluruh dunia. Sedangkan Visa pada tahun 2014 saja tercatat membukukan 100 miliar transaksi dengan volume total mencapai US$6,8 triliun. Baru kemudian setahun setelahnya posisi Visa di peringkat kedua dalam hal kartu pembayaran terbesar di dunia sempat digeser oleh China UnionPay yang merupakan Asosiasi Industri Kartu Perbankan di bawah naungan Bank Sentral China. Di luar itu, masyarakat dunia juga cukup familiar dengan keberadaan Paypal, yang merupakan sistem pembayaran lintas wilayah dalam bentuk elektronik/online.

Namun ke depan, dominasi para pelaku petahana tersebut sepertinya mulai mendapat ancaman serius seiring dengan kemunculan mata uang kripto (cryptocurrency). Di tengah sejumlah kontroversi yang mengiringi kemunculannya, faktanya kini secara gradual semakin banyak masyarakat yang mulai tertarik bertransaksi dalam bentuk kripto. Pandangan ini disampaikan oleh Lisa Ellis, analis dari MoffetNathanson, dalam sebuah laporan yang dipublikasikannya, beberapa waktu lalu.

“Investor sebaiknya tidak mengabaikan dan justru mulai mencermati penggunaan kripto yang semakin merebak. Dia adalah ancaman serius bagi keberadaan pelaku (industri) petahana, seperti Visa, Mastercard dan PayPal,” ujar Lisa, dalam laporannya tersebut.

Baca Juga: 70% Milenial Indonesia Gemar Investasi Cryptocurrency?

Di masa depan, Lisa mengilustrasikan bahwa pembelian kopi dengan menggunakan Bitcoin akan menjadi sesuatu yang wajar terjadi. Meski terdengar cukup asing dan cukup menggelikan, namun hal itu merupakan konsep sangat standar bagi kalangan pegiat kripto.

Seorang miliarder pendukung keberadaan Bitcoin, misalnya, meyakini bahwa aktifitas membeli kopi menggunakan Bitcoin akan menjadi sangat lazim dalam dua tahun ke depan. Hal ini seiring dengan kabar dari Starbucks yang infonya baru saja mendapatkan permodalan dari platform Bitcoin berjangka Bakkt dalam size yang cukup signifikan. Salah satu kompensasi yang diminta oleh Bakkt atas suntikan modal tersebut adalah dibukanya peluang bagi Starbucks untuk menerima pembayaran dari pelanggannya dalam bentuk Bitcoin melalui aplikasi Bakkt.

Selain fakta tersebut, Lisa menyebut bahwa pertumbuhan penggunaan Bitcoin di negara-negara dengan inflasi yang gila-gilaan juga merupakan faktor lain yang patut diperhatikan.

“Karakteristik inti dari sistem kripto sangat bertolak belakang dengan karakteristik sistem pembayaran terpusat yang ada selama ini. Hadirnya kripto merupakan antitesis atas sistem pembayaran tradisional yang dikenal mahal dan berbelit,” tutur Lisa.

Baca Juga: Gunakan Blockchain, Pasar Modal Indonesia Bakal Jauh Lebih Aman

Bila tak mau tersingkir, Lisa menyarankan agar para pelaku sistem pembayaran tradisonal seperti Visa, Mastercard dan PayPal untuk segera dapat mengadaptasi teknologi blockchain dan lalu menciptakan ‘wajah’nya yang baru. Jika tidak, para petahana tersebut diminta Lisa untuk segera legowo dalam menerima kenyataan bahwa tak lama lagi pangsa pasar yang telah mereka miliki saat ini dalam waktu dekat bakal digerus dan diambil alih oleh produk-produk cryptocurrency.

Baca Juga

Tag: Visa, MasterCard, PayPal, Cryptocurrency

Penulis: Taufan Sukma

Editor: Kumairoh

Foto: Unsplash/André François McKenzie

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52