Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:09 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,48% pada level 2.980
  • 21:08 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,62% pada level 8.098
  • 21:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,55% pada level 26.935
  • 20:32 WIB. GOLD - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.488 USD/troy ounce
  • 20:31 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,21 USD/barel
  • 20:30 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,42 USD/barel
  • 20:28 WIB. Valas - Dollar menguat 0,04% terhadap Yen pada level 108,44 Yen/USD
  • 20:27 WIB. Valas - Dollar melemah 0,28% terhadap Poundsterling pada level 1,2643 USD/Pound
  • 20:26 WIB. Valas - Dollar menguat 0,27% terhadap Euro pada level 1,0997 USD/Euro
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,07% pada level 26.503
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,31% pada level 3.114
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,56% pada level 2.991
  • 16:22 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,12% terhadap USD pada level 7,0763 Yuan/USD
  • 16:18 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,19% terhadap USD pada level Rp. 14.166/USD
  • 14:35 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,87% pada level 22.207

PDIP DKI: Suka-Suka Anies Baswedan

PDIP DKI: Suka-Suka Anies Baswedan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Fraksi PDI-Perjuangan DKI meyakini anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) akan bertambah setelah Gubernur DKI, Anies Baswedan tidak lagi membatasi jumlahnya.

Karena itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, mengkritik proses rekrutmen hingga ketidakpercayaan Anies pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Iya, kalau nggak mau tambah nggak ubah (Perda TGUPP)," ujarnya di Jakarta, Senin (11/3/2019).

Baca Juga: Jual Saham Bir Janji Politik Anies, Jangan Ditawar

Ia menilai, peraturan baru itu akan menambah beban anggaran daerah. Apalagi pembiayaan tidak diambil dari dana operasional gubernur.

"Sudah pasti (membebani) karena anggaran melekat di APBD. APBD yang notabenenya bukan dikelolakan oleh dana operasional gubernur. (Periode) tahun sebelumnya, itu sebagian dikeluarkan oleh dana operasional gubernur. Sekarang, murni APBD yang dikelola Bappeda. berapapun jumlah TGUPP, diambil APBD yang ditempel di alokasi anggaran Bapeda," jelasnya.

Selain itu, ia juga mengkritik soal rekrutmen TGUPP. Seyogyanya rekrutmen dilakukan secara terbuka, karena sesuai dengan ketentuan pengadaan barang dan jasa.

"Nominal di atas Rp200 juta itu harus lelang terbuka, sementara ini tidak pernah lelang terbuka, suka-suka Pak Anies," imbuhnya.

Baca Juga: Pak Pras, Jangan Halangi Anies Lepas Saham Bir Dong

Ia menganggap, jika batasan anggota TGUPP adalah kemampuan keuangan daerah, maka Jakarta bisa merekrut banyak TGUPP. Tapi, banyaknya anggota TGUPP dinilai tidak efektif dan efisien.

"Ini memberikan kewenangan gubernur menambah sesuai selera, batasan kan kemampuan keuangan daerah, kalau itu Jakarta sangat mampu, jangankan 100, 200, 300 juga sangat mampu," terangnya.

Gembong lebih sepakat anggota TGUPP berjumlah 15 orang. Sama dengan masa gubernur sebelum Anies Baswedan.

"Kalau kita bicara bagusnya, regulasi yang sudah ada. Gubernur sebelumnya sudah ada, paling banyak 15 orang," tutupnya.

Baca Juga

Tag: Anies Baswedan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Dede Rizky Permana

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.81 3,750.91
British Pound GBP 1.00 17,916.85 17,735.76
China Yuan CNY 1.00 2,010.37 1,989.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.70 14,069.30
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.43 9,536.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.32 1,793.18
Dolar Singapura SGD 1.00 10,382.63 10,274.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,670.14 15,512.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.63 3,359.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,119.18 12,987.45

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6158.166 31.289 658
2 Agriculture 1344.671 -3.608 20
3 Mining 1608.393 -3.471 48
4 Basic Industry and Chemicals 887.968 24.249 74
5 Miscellanous Industry 1145.695 -2.323 50
6 Consumer Goods 2174.111 9.963 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.457 1.148 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1212.948 2.953 75
9 Finance 1237.732 3.756 90
10 Trade & Service 801.990 3.006 165
No Code Prev Close Change %
1 IRRA 374 560 186 49.73
2 SLIS 630 785 155 24.60
3 PYFA 160 198 38 23.75
4 HDFA 125 147 22 17.60
5 ISSP 179 210 31 17.32
6 INTD 150 175 25 16.67
7 RODA 204 230 26 12.75
8 PNLF 268 300 32 11.94
9 INKP 6,275 7,000 725 11.55
10 FILM 216 238 22 10.19
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,340 1,105 -235 -17.54
2 ALKA 482 404 -78 -16.18
3 INAF 1,335 1,210 -125 -9.36
4 BOSS 750 680 -70 -9.33
5 LMAS 60 55 -5 -8.33
6 LPLI 125 117 -8 -6.40
7 ITMA 725 680 -45 -6.21
8 MFMI 488 458 -30 -6.15
9 CANI 165 155 -10 -6.06
10 WICO 540 510 -30 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 FREN 168 180 12 7.14
2 MAMI 220 216 -4 -1.82
3 KPIG 133 138 5 3.76
4 LMAS 60 55 -5 -8.33
5 ISAT 3,040 3,260 220 7.24
6 BMTR 340 356 16 4.71
7 MSIN 454 450 -4 -0.88
8 INKP 6,275 7,000 725 11.55
9 SMBR 605 655 50 8.26
10 TCPI 6,700 6,400 -300 -4.48