Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:43 WIB. BNI - Kemenkop menunjuk BNI menjadi bank penyalur KPR untuk seluruh pegawainya.
  • 21:40 WIB. EBT - Pertamina, RNI dan PTPN III bersinergi mengembangkan energi baru dan terbarukan.
  • 21:37 WIB. PNM - PNM akan kelola hibah dana kemitraan AP I senilai Rp2 miliar.
  • 21:14 WIB. WSBP - Waskita Beton Precast menargetkan kontrak Rp10,39 triliun tahun ini.
  • 21:13 WIB. WSBP - Mayoritas kontrak baru WSBP tahun ini bakal berasal dari proyek jalan tol.
  • 21:13 WIB. WTON - WIKA Beton optimis mencatatkan pertumbuhan kontrak baru setinggi 17% di 2019.
  • 21:13 WIB. WTON - WIKA Beton optimis bisa mencatat kontrak baru sebesar Rp9 triliun tahun ini.
  • 21:12 WIB. WTON - WIKA Beton menyiapkan Rp428 miliar untuk belanja modal tahun ini.

Ekspansi Bisnis Pangan, FISH Gagas Anak Usaha Baru

Ekspansi Bisnis Pangan, FISH Gagas Anak Usaha Baru - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT FKS Multi Argo Tbk (FISH) melakukan ekspansi bisnis perusahaan di bidang perdagangan pangan. Untuk menunjang ekspansi tersebut, FISH menggagas pendirian entitas anak usaha baru bernama PT FKS Pangan Nusantara (FKS Pangan).

Corporate Secretary FISH, Sofia Ridmarini, menjelaskan bahwa FKS Pangan telah resmi berdiri pada awal Maret lalu, tepatnya pada Selasa (05/03/2019). Adapun kepemilikan saham FISH dalam FKS Pangan mencapai angka 99,99% dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor pada FKS Pangan.

“FKS Pangan akan menjalankan salah satu kegiatan usaha perusahaan yang sudah berjalan, yaitu perdagangan pangan,” ungkap Sofia dalam dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Senin (11/03/2019).

Baca Juga: Ekspansi Bisnis, Arwana Anggarkan Capex Rp100 Miliar

Adapun dalam pendirian FKS Pangan, FISH mengucurkan modal ditempatkan dan disetor hingga mencapai Rp10 miliar.

“Tujuan transaksi ini adalah untuk memudahkan proses administrasi perusahaan dalam rangka mengembangkan kegiatan FKS Pangan,” sambung Sofia.

Sebagai informasi, perusahaan yang berdiri pada tahun 1992 tersebut menjalankan usahanya dengan menjadi pemasok bahan makanan dan pakan di Indonesia. Diakui FISH, pihaknya bahkan menjadi pelopor dalam produksi tepung ikan dengan menggunakan ikan utuh dalam industri akuakultur.

Meskipun demikian, saham perusahaan yang pada akhir tahun 2018 lalu membangun fasilitas logistik guna menyediakan jasa dermaga, sewa gudang, dan bagging and trucking itu terpantau cenderung tidak aktif. Sepanjang Februari lalu, saham FISH hanya diperdagangkan sebanyak enam kali, di mana tiga di antaranya ditutup melemah dan tiga lainnya ditutup menguat.

Baca Juga: Mitra Resmi Alibaba di Indonesia Ini Ekspansi ke 2 Negara Asean

Pada perdagangan hari ini pun sama. Saham FISH stagnan berada di level Rp3.400 per saham. Harga tersebut merupakan harga penutupan pada perdagangan Selasa (05/03/2019) lalu yang juga menjadi kali kedua saham FISH diperdagangkan pada Maret ini.

Jika diakumulasikan, dalam sepekan terakhir, saham FISH mengalami kenaikan sebesar 1,80%, namun melemah sebesar 7,61% dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Tag: FKS Multi Agro, FKS Pangan Nusantara, ekspansi bisnis, emiten

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Harviyan Perdana Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.17 3,774.39
British Pound GBP 1.00 18,984.78 18,789.17
China Yuan CNY 1.00 2,132.21 2,111.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,299.00 14,157.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,159.44 10,051.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.58 1,803.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,586.36 10,477.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.93 16,055.45
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.54 3,473.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,859.97 12,729.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6480.276 -29.171 628
2 Agriculture 1503.229 -7.168 21
3 Mining 1873.047 3.764 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.501 -9.954 71
5 Miscellanous Industry 1289.313 -14.320 46
6 Consumer Goods 2662.032 -26.975 51
7 Cons., Property & Real Estate 461.343 1.179 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.299 -11.551 72
9 Finance 1244.347 -0.730 91
10 Trade & Service 829.161 2.341 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 1,135 1,415 280 24.67
2 ATIC 825 990 165 20.00
3 JSKY 1,045 1,245 200 19.14
4 KPAL 262 312 50 19.08
5 MFMI 730 850 120 16.44
6 HDFA 156 180 24 15.38
7 MINA 720 825 105 14.58
8 TMAS 700 800 100 14.29
9 BALI 1,220 1,385 165 13.52
10 BBLD 442 496 54 12.22
No Code Prev Close Change %
1 INCF 386 290 -96 -24.87
2 JAYA 268 202 -66 -24.63
3 INCI 645 560 -85 -13.18
4 KDSI 1,175 1,025 -150 -12.77
5 BCAP 189 168 -21 -11.11
6 CSAP 640 575 -65 -10.16
7 KBLV 520 470 -50 -9.62
8 MFIN 1,100 995 -105 -9.55
9 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
10 SAPX 740 675 -65 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 268 202 -66 -24.63
2 SIMA 394 396 2 0.51
3 BNLI 980 920 -60 -6.12
4 BMRI 7,100 7,400 300 4.23
5 MYRX 105 103 -2 -1.90
6 LPPF 4,100 4,010 -90 -2.20
7 BBRI 4,040 3,990 -50 -1.24
8 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
9 KBLI 316 352 36 11.39
10 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31