Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Peringkat Kemudahan Berbisnis - Singapura (2), Malaysia (12), Thailand (21), China (31), India (63), Vietnam (70), Indonesia (73), Filipina (95)
  • 08:55 WIB. Peringkat Anti Korupsi - Singapura (3), Malaysia (61), India (78), China (87), Indonesia (89), Filipina (99), Thailand (99), Vietnam (117)

Dukung Inisiatif Belt and Road, Begini Cara Standard Chartered

Dukung Inisiatif Belt and Road, Begini Cara Standard Chartered - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Standard Chartered Bank terus berupaya untuk menunjukkan komitmen Bank dalam mendukung Inisiatif Belt and Road (Inisiatif Satu Sabuk dan Satu Jalan/OBOR) yang diluncurkan pemerintah Cina pada Oktober 2013 serta mewujudkan dampak positif dari inisiatif tersebut kepada dunia usaha dan masyarakat global.

 

Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia, Rino Donosepoetro, mengemukakan jika inisiatif Belt and Road sangat penting bagi Standard Chartered Bank. Di 2017, Bank berkomitmen untuk memberikan pembiayaan tambahan paling tidak sebesar US$20 miliar hingga 2020 untuk proyek-proyek Belt and Road

 

“Bank juga telah terlibat dalam lebih dari 50 proyek Belt and Road bernilai lebih dari US$10 miliar di berbagai produk dan layanan,” ungkapnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (11/3/2019). 

 

Sebagai bank yang telah lebih dari 155 tahun ada di Indonesia, lanjut Rino, pihaknya senantiasa memainkan peranan aktif dalam mendukung program-program pembangunan nasional, salah satunya dengan menarik investasi asing untuk masuk ke Indonesia dengan memanfaatkan jaringan internasional yang dimiliki Standard Chartered di lebih 60 negara di dunia, termasuk dari Cina. 

 

“Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi Cina ke Indonesia di 2018 mencapai US$2,4 miliar dan menduduki peringkat ketiga setelah Singapura dan Jepang. Kami memperkirakan jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan inisiatif pemerintah untuk memberikan berbagai insentif bagi investor asing,” jelasnya. 

 

Baca Juga: Standard Chartered Cetak Laba Bersih Rp536 Miliar di 2018

 

Dalam kesempatan yang sama Group Chief Executive Standard Chartered, Bill Winters, menuturukan bila inisiatif Belt and Road merupakan sebuah agenda berskala sangat besar yang ada saat ini dan sebuah kebanggaan bahwa Standard Chartered Bank memiliki cabang di dua pertiga dari seluruh negara Belt and Road

 

“Kegiatan Belt and Road Relay ini memperkuat komitmen kami sebagai Satu Bank dalam mendukung inisiatif OBOR,” katanya. 

 

Standard Chartered pun menggelar Belt and Road Relay, sebuah kegiatan lari pertama di dunia yang diadakan di negara-negara yang dilalui oleh jalur Belt and Road. Kegiatan Belt and Road Relay ini telah dimulai di Hongkong pada 17 Februari 2019 berbarengan dengan acara Standard Chartered Hong Kong Marathon yang merupakan salah satu acara olahraga yang melibatkan lebih dari 74.000 pelari, dan akan berakhir di Cina pada 11 Mei 2019 setelah acara Belt and Road Forum.

 

Terdapat delapan karyawan Bank dengan latar belakang yang berbeda dari kelompok negara Bank beroperasi seperti dari Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa dan Amerika akan berlari di 44 negara yang dilewati oleh jalur Belt and Road selama kurun waktu 90 hari. 

 

Kedelapan pelari yang merupakan karyawan Bank tersebut adalah Jack Missin (Inggris), Lynsey McGarry (Amerika Serikat), Danny Chang (Malaysia), Therese Neo (Singapura), Henry Xiao Qi Li (Cina), Serena Leung (Hongkong), Herman Kambugu (Uganda), dan Dina Tarek Elessawy (Dubai). Di Indonesia, mereka akan berlari pada 10 Maret 2019 menempuh jarak 10 kilometer. Sekitar 200 karyawan Standard Chartered Bank Indonesia juga akan ikut berpartisipasi dalam acara ini dengan berlari dengan tiga jarak berbeda, yaitu 2,5 kilometer, 5 kilometer, dan 10 kilometer.

Baca Juga

Tag: Standard Chartered Bank Indonesia, China (Tiongkok)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Ist

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52