Portal Berita Ekonomi Jum'at, 13 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 2,40% terhadap Poundsterling pada level 1,3477 USD/GBP.
  • 13:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,39% terhadap Euro pada level 1,1173 USD/EUR.
  • 13:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,24% terhadap Yen pada level 109,57 JPY/USD.
  • 13:08 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.468 USD/troy ounce.
  • 13:08 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,61 USD/barel.
  • 13:07 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 59,48 USD/barel.
  • 11:34 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,50% di akhir sesi I.

Disemprot YLKI Soal Tarif Naik Diam-diam, Damri: Kami Minta Maaf

Disemprot YLKI Soal Tarif Naik Diam-diam, Damri: Kami Minta Maaf - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perum Damri menjelaskan bahwa tarif layanan eksekutif (non-ekonomi) untuk tiga trayek dari dan menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta mengalami kenaikan sejak 7 Januari 2019. Ketiga trayek tersebut berasal dari tempat pemberangkatan Cikarang, Karawang, dan Purwakarta.

Penjelasan terkait kenaikan tarif oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) transportasi ini, setelah mendapat sorotan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yang dipublikasikan baru-baru ini.

Namun, Perum Damri menegaskan 27 trayek lainnya tidak mengalami kenaikan sejak 2014 atau sejak lima tahun lalu hingga hari ini. Kenaikan tarif terakhir kali ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi nomor SK.622/PR.305/Damri 2014 tentang penyesuaian tarif angkutan penumpang Bus Damri dari dan ke Bandara Internasional Soetta melalui jalan tol.

Baca Juga: YLKI Tuding Damri Diam-Diam Naikkan Tarif ke Soetta

Manajemen Perum Damri mengapresiasi YLKI yang terus konsisten dengan perannya untuk melindungi konsumen dan yang telah mengingatkan Perum Damri untuk mematuhi UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. 

"Pada prinsipnya, Perum Damri meminta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan, apabila dianggap bahwa sosialisasi kenaikan tarif untuk tuga trayek tersebut kurang intensif dilaksanakan atau jika dianggap bahwa informasi mengenai alasan kenaikan trayek tersebut kurang jelas disampaikan," jelas Sekretaris Perum Damri Restiti Sekartini, Senin (11/3/2019).

Diketahui sebelumnya, sosialisasi kenaikan tarif pada dasarnya telah dilaksanakan dengan menempel pengumuman tentang kenaikan tarif di dalam bus dan di tempat pemberangkatan. Dengan demikian, ke depan Damri akan terus meningkatkan mekanisme sosialisasi mengenai hal-hal yang terkait langsung dengan hak konsumen.

Sebelumnya, YLKI menuding Bus Damri jurusan Bandara Soerkarno-Hatta tak transparan karena secara diam-diam menaikan tarif secara sepihak.

"Diam-diam Perum Damri menaikkan tarif sebesar Rp5.000 untuk jurusan Bandara Soetta. Kenapa kita sebut diam-diam karena nyaris tak ada sosialisasi yang dirasakan konsumen. Banyak keluhan dan pertanyaan konsumen terkait hal itu," kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/3/2019).

Baca Juga: Hayo Lho! Damri Diam-Diam Naikkan Tarif Bus Bandara Soetta

Dijelaskannya, ketika hal tersebut ditanyakan konsumen, kondektur Bus Damri Bandara Soetta mengatakan, kenaikan itu dilakukan sejak awal tahun, artinya per Januari 2019. Padahal, menurut pengamatan konsumen di lapangan, tidak ada informasi terkait hal itu, baik di loket pembayaran atau di kabin Bus Damri.

"Jika hal itu benar, YLKI sangat menyesalkan hal tersebut. Sebab itu tidak menghargai hak konsumen yang dijamin di dalam UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen," katanya.

Baca Juga

Tag: Perum Damri, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Rahmat Saepulloh

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6139.397 -40.702 668
2 Agriculture 1414.657 -3.491 20
3 Mining 1502.047 -1.615 50
4 Basic Industry and Chemicals 960.180 -10.011 77
5 Miscellanous Industry 1172.074 -1.378 50
6 Consumer Goods 2014.450 -24.760 56
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 -7.882 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1107.762 -14.770 76
9 Finance 1303.108 -1.236 90
10 Trade & Service 767.404 -4.271 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 54 72 18 33.33
2 NZIA 620 775 155 25.00
3 IFII 240 300 60 25.00
4 AGAR 416 520 104 25.00
5 YULE 160 199 39 24.38
6 REAL 214 266 52 24.30
7 HDFA 125 154 29 23.20
8 LMAS 69 84 15 21.74
9 OMRE 860 1,040 180 20.93
10 PICO 2,890 3,430 540 18.69
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 95 63 -32 -33.68
2 INAF 496 372 -124 -25.00
3 MPRO 2,780 2,090 -690 -24.82
4 BVIC 144 119 -25 -17.36
5 KOIN 185 153 -32 -17.30
6 LAND 1,195 1,000 -195 -16.32
7 TAMU 310 260 -50 -16.13
8 ASBI 296 250 -46 -15.54
9 UNIT 181 153 -28 -15.47
10 KAEF 1,385 1,195 -190 -13.72
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 510 505 -5 -0.98
2 MNCN 1,525 1,485 -40 -2.62
3 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
4 TCPI 5,725 6,175 450 7.86
5 BBRI 4,210 4,250 40 0.95
6 FILM 174 195 21 12.07
7 REAL 214 266 52 24.30
8 ANTM 825 835 10 1.21
9 TOWR 740 740 0 0.00
10 BNLI 1,255 1,310 55 4.38