Portal Berita Ekonomi Selasa, 19 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:43 WIB. BNI - Kemenkop menunjuk BNI menjadi bank penyalur KPR untuk seluruh pegawainya.
  • 21:40 WIB. EBT - Pertamina, RNI dan PTPN III bersinergi mengembangkan energi baru dan terbarukan.
  • 21:37 WIB. PNM - PNM akan kelola hibah dana kemitraan AP I senilai Rp2 miliar.
  • 21:14 WIB. WSBP - Waskita Beton Precast menargetkan kontrak Rp10,39 triliun tahun ini.
  • 21:13 WIB. WSBP - Mayoritas kontrak baru WSBP tahun ini bakal berasal dari proyek jalan tol.
  • 21:13 WIB. WTON - WIKA Beton optimis mencatatkan pertumbuhan kontrak baru setinggi 17% di 2019.
  • 21:13 WIB. WTON - WIKA Beton optimis bisa mencatat kontrak baru sebesar Rp9 triliun tahun ini.
  • 21:12 WIB. WTON - WIKA Beton menyiapkan Rp428 miliar untuk belanja modal tahun ini.

Pesawat Ethiopian Jatuh Bikin Saham Boeing Terjun Bebas

Pesawat Ethiopian Jatuh Bikin Saham Boeing Terjun Bebas - Warta Ekonomi
WE Online, New York -

Saham Boeing turun tajam pada perdagangan Senin (11/3) setelah salah satu pesawat jenis terbaru produksi raksasa dirgantara tersebut, Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines jatuh dan menelan korban 157 orang.

Ethiopian Airlines mengkonfirmasi bahwa Boeing 737 Max 8, menuju Nairobi, Kenya, jatuh tak lama setelah lepas landas dari ibukota Ethiopia, Addis Ababa pada Minggu (10/3) pagi, menewaskan semua 157 orang di dalamnya.

Ini adalah kedua kalinya dalam setengah tahun terakhir, pesawat terlaris Boeing mengalami kecelakaan fatal. Pada Oktober, sebuah pesawat Lion Air jatuh ke laut di dekat ibukota Indonesia, Jakarta, menewaskan 189 orang di dalamnya.

"Boeing sangat sedih mengetahui kematian penumpang dan awak di Ethiopian Airlines, Penerbangan 302, pesawat 737 MAX 8," tulis perusahaan yang berbasis di Chicago itu dalam sebuah pernyataan pada Minggu (10/3).

Setelah berita utama itu, otoritas di China, Indonesia, dan Ethiopian Airlines telah mengumumkan untuk melarang terbang pesawat 737 Max 8.

Pesawat Boeing 737 Max adalah jenis pesawat terpenting Boeing, menghasilkan sekitar sepertiga dari laba operasi perusahaan. Jenis ini adalah bagian penting dari upaya Boeing untuk bersaing dengan rivalnya Airbus.

Lusinan maskapai sekarang memiliki salah satu dari 737 Max Boeing di armada mereka. Di Amerika Serikat, American and Southwest menerbangkan 737 Max 8 dan masing-masing memesan lebih banyak.

Saham Boeing yang merupakan komponen Dow ini, jatuh lebih dari 9,0 persen pada pembukaan dan berakhir turun 5,33 persen menjadi ditutup pada 400,01 dolar AS per saham, setelah sempat jatuh sebanyak 13 persen untuk penurunanintraday terbesar sejak 17 September 2001, memimpin kerugian dalam Dow.

Saham Southwest Airlines ditutup turun sekitar 0,31 persen menjadi 51,61 dolar AS per saham setelah tenggelam sekitar 3,65 persen di sesi pagi. Southwest memiliki 34 jet Boeing 737 Max 8 dalam armadanya yang berjumlah lebih dari 750 pesawat pada 31 Desember 2018 dan tetap "yakin akan keselamatan dan kelaikan udara" dari pesawatnya, kata operator itu dalam sebuah pernyataan, Senin (11/3).

Sementara itu saham American Airlines berhasil berubah positif dengan naik 0,44 persen menjadi ditutup di 32,05 dolar AS, setelah turun sekitar satu persen tak lama setelah bel pembukaan Senin (11/3).

Saham United Continental turun 0,024 persen pada akhir perdagangan menjadi 82,38 dolar AS per saham. Perusahaan itu mengatakan tidak mengoperasikan Max 8 tetapi ia memiliki lebih dari selusin versi Max 9 yang lebih besar dari 737.

Tag: Ethiopian Airlines, Boeing, Kecelakaan

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Reuters/Staff/File Photo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.17 3,774.39
British Pound GBP 1.00 18,984.78 18,789.17
China Yuan CNY 1.00 2,132.21 2,111.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,299.00 14,157.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,159.44 10,051.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.58 1,803.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,586.36 10,477.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.93 16,055.45
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.54 3,473.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,859.97 12,729.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6480.276 -29.171 628
2 Agriculture 1503.229 -7.168 21
3 Mining 1873.047 3.764 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.501 -9.954 71
5 Miscellanous Industry 1289.313 -14.320 46
6 Consumer Goods 2662.032 -26.975 51
7 Cons., Property & Real Estate 461.343 1.179 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.299 -11.551 72
9 Finance 1244.347 -0.730 91
10 Trade & Service 829.161 2.341 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 1,135 1,415 280 24.67
2 ATIC 825 990 165 20.00
3 JSKY 1,045 1,245 200 19.14
4 KPAL 262 312 50 19.08
5 MFMI 730 850 120 16.44
6 HDFA 156 180 24 15.38
7 MINA 720 825 105 14.58
8 TMAS 700 800 100 14.29
9 BALI 1,220 1,385 165 13.52
10 BBLD 442 496 54 12.22
No Code Prev Close Change %
1 INCF 386 290 -96 -24.87
2 JAYA 268 202 -66 -24.63
3 INCI 645 560 -85 -13.18
4 KDSI 1,175 1,025 -150 -12.77
5 BCAP 189 168 -21 -11.11
6 CSAP 640 575 -65 -10.16
7 KBLV 520 470 -50 -9.62
8 MFIN 1,100 995 -105 -9.55
9 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
10 SAPX 740 675 -65 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 268 202 -66 -24.63
2 SIMA 394 396 2 0.51
3 BNLI 980 920 -60 -6.12
4 BMRI 7,100 7,400 300 4.23
5 MYRX 105 103 -2 -1.90
6 LPPF 4,100 4,010 -90 -2.20
7 BBRI 4,040 3,990 -50 -1.24
8 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
9 KBLI 316 352 36 11.39
10 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31