Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:15 WIB. DPR  - Ketua DPR tidak mau tanggapi proyek pin emas DPR senilai Rp5,5 miliar.
  • 14:27 WIB. Deal perdagangan -  Jepang menurunkan tarif import daging sapi dan babi asal AS.
  • 14:01 WIB. Amazon - Amazon digugat para penerbit karena menampilkan teks untuk buku audio.
  • 13:28 WIB. Beijing -  China  melepaskan konsulat Inggris di Hong Kong yang ditahan di  Shenzhen, Sabtu (24/8).
  • 13:16 WIB. Syariah - Wapres terpilih yakin Indonesia bisa menjadi pusat kebangkitan ekonomi Islam.
  • 12:52 WIB. Minyak - Akibat perang dagang AS-China, harga minyak turun 4%, terendah dalam 2 minggu ini.
  • 12:35 WIB. Retaliasi - Mulai 15 Des China akan mengenakan ekstra tarif 5% untuk pecahan copper serta alumunium.
  • 12:23 WIB. Sumsel - BPDP Sumsel: Kebakaran hutan di Sumsel sepanjang Jan-Agustus 1.678,80 hektare.
  • 11:27 WIB. Oposisi - Sambil rayakan hut di kolong tol, PAN menyatakan akan menjadi oposisi.
  • 11:09 WIB. Bursa global - Sikap Trump menyebabkan Nasdaq Composite turun 3%, dan S&P 500 turun 2.6%.
  • 10:58 WIB. Washington - Trump marah kepada Powell yang menyebut perang dagang berisiko tinggi bagi AS.
  • 09:40 WIB. Hong Kong - Ekonom Harvard mengingatkan bahwa Hong Kong bisa menyebabkan resesi dunia.
  • 08:31 WIB. Suku bunga - Powel: The Fed menghadapi tantangan dari ketidakpastian dunia bisnis.
  • 08:02 WIB. China - Trump memerintahkan agar perusahaan AS segera meninggalkan China.

Dolar AS Kena Karma

Dolar AS Kena Karma - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Roda kehidupan mata uang dunia sedang tak berpihak pada dolar AS. Bagaikan terkena karma, kini dolar AS tertekan hampir di hadapan semua mata uang dunia. Hanya yen yang masih mampu ditaklukkan dolar AS sebesar 0,12%. 

Dolar AS

Bukan sebuah kebetulan nasib buruk ini harus diterima dolar AS. Pasalnya, lebih dari sepekan ke belakang, dolar AS selalu berada di jajaran teratas sebagai mata uang terkuat di dunia.

Sederhananya, dolar AS kini tengah masuk ke dalam fase konsolidasi, di mana tekanan jual menjadi hal lumrah di dalamnya. Memanfaatkan harga dolar yang sedang tinggi-tingginya, investor kemudian menjual dolar AS dan menarik keuntungan dari aksi jual tersebut. 

Di antara mata uang dunia lainnya, poundsterling menjadi penekan paling dalam dengan apresiasi sebesar 0,53% per dolar AS. Kemudian disusul oleh rupiah sebesar 0,29%, won sebesar 0,25%, yuan sebesar 0,24%, euro sebesar 0,17%, dan dolar Singapura sebesar 0,13%. 

Baca Juga: Aksi Balas Dendam Rupiah Sukses, Dolar AS Terlibas!

Rupiah

Itu adalah sebagian mata uang dunia yang menyebabkan dolar AS tertekan, di mana rupiah menjadi mata uang Asia yang paling kuat di hadapan dolar AS. Asal tahu saja, rupiah kini sedang diuntungkan dengan sentimen teknikal rebound, yaitu momen di mana investor memborong rupiah di kala harga rupiah sedang murah. 

Selain itu, rupiah juga turut diuntungkan dengan semakin positifnya damai dagang antara AS dan China. Hal itu tercermin melalui pembicaraan telepon antara Wakil Perdana Menteri China, Liu He bersama dengan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, dan Kepala Perwakilan Dagang AS, Robert Lighthizer. 

Baca Juga: Depresiasi Tembus 1%, Nasib Rupiah Kian Getir Dicekal Eropa-China

Pembicaraan melalui sambungan telepon tersebut dikabarkan membahas kesepakatan untuk menyudahi perang dagang yang terjadi selama ini. Dengan demikian, wajar jika investor global kembali tertarik untuk bermain di pasar keuangan Asia, terutama Indonesia. 

Bagaimanapun, hingga pukul 10.35 WIB, rupiah masih memimpin mata uang Asia dengan apresiasi sebesar 0,33% ke level Rp14.243 per dolar AS. Apresiasi yang cukup tebal juga diraih rupiah terhadap yen (0,44%), baht (0,38%), dolar Taiwan (0,30%), dolar Hongkong (0,27%), dan dolar Singapura (0,23%). 

Yuan dan won juga menjadi mata uang Asia yang takluk terhadap rupiah dengan terdepresiasi sebsar 0,09% dan 0,08%. 

Tag: Nilai Tukar Rupiah, Dolar Amerika Serikat (AS)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Unsplash/Vladimir Solomyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,818.36 3,780.40
British Pound GBP 1.00 17,524.82 17,349.62
China Yuan CNY 1.00 2,029.13 2,009.01
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,320.00 14,178.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,680.32 9,581.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,826.86 1,808.70
Dolar Singapura SGD 1.00 10,334.13 10,225.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,859.40 15,699.30
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,420.11 3,382.16
Yen Jepang JPY 100.00 13,444.75 13,307.68

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6255.597 16.352 650
2 Agriculture 1368.973 -5.285 21
3 Mining 1590.040 13.201 49
4 Basic Industry and Chemicals 841.616 6.098 72
5 Miscellanous Industry 1172.077 33.290 49
6 Consumer Goods 2403.300 9.451 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.204 1.562 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.314 -8.753 74
9 Finance 1252.950 0.692 90
10 Trade & Service 785.361 -0.724 162
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 366 456 90 24.59
2 FIRE 2,100 2,440 340 16.19
3 ANDI 1,950 2,250 300 15.38
4 AKPI 412 472 60 14.56
5 POLL 3,560 4,000 440 12.36
6 KBLM 310 348 38 12.26
7 ALKA 434 486 52 11.98
8 PORT 565 630 65 11.50
9 LPLI 119 132 13 10.92
10 CCSI 292 322 30 10.27
No Code Prev Close Change %
1 AGRS 330 248 -82 -24.85
2 APEX 640 530 -110 -17.19
3 CANI 190 161 -29 -15.26
4 SSTM 500 426 -74 -14.80
5 ARTA 380 330 -50 -13.16
6 FOOD 170 151 -19 -11.18
7 NELY 155 138 -17 -10.97
8 OKAS 104 93 -11 -10.58
9 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
10 GTBO 177 159 -18 -10.17
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,655 1,480 -175 -10.57
2 ADRO 1,020 1,085 65 6.37
3 BBRI 4,070 4,080 10 0.25
4 MNCN 1,260 1,255 -5 -0.40
5 ASII 6,325 6,575 250 3.95
6 UNTR 19,975 20,500 525 2.63
7 TLKM 4,450 4,380 -70 -1.57
8 MAMI 89 89 0 0.00
9 BBCA 30,000 29,975 -25 -0.08
10 PGAS 1,805 1,830 25 1.39