Portal Berita Ekonomi Jum'at, 06 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:25 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,09% pada level 3.110.
  • 23:22 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,06% pada level 27.663.
  • 23:17 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,04% pada level 8.563.
  • 23:15 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,36% terhadap Poundsterling pada level 1,3151 USD/GBP.
  • 23:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,20% terhadap Euro pada level 1,1100 USD/EUR.
  • 23:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Yen pada level 108,73 JPY/USD.
  • 21:15 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.474 USD/troy ounce.
  • 21:13 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,40 USD/barel.
  • 21:12 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,60 USD/barel.
  • 16:02 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,11% terhadap Dollar AS pada level 7,04 CNY/USD.
  • 16:00 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,23% terhadap Dollar AS pada level Rp.14.072/USD.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,44% pada level 3.173.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,74% pada level 2.899.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,59% pada level 26.217.
  • 15:40 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,14% pada level 7.178.

Ada 45.740 Warga DIY Tak Punya Hak Pilih, Reaksi KPU: Hal Biasa

Ada 45.740 Warga DIY Tak Punya Hak Pilih, Reaksi KPU: Hal Biasa - Warta Ekonomi
WE Online, Yogyakarta -

Biro Tata Pemerintahan Setda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat jumlah penduduk per 28 Februari 2019 mencapai 3.631.015 orang, dengan 2.777.614 orang di antaranya wajib melakukan perekaman e-KTP.

Namun hanya 2.731.874 orang yang namanya tertera di Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke-2 Penyempurnaan (DPTHP2P) untuk Pemilu 2019. Artinya ada 45.740 orang yang wajib memiliki e-KTP tapi tak punya hak pilih.

Baca Juga: KPU Tak Salahkan Poster Jokowi-Ma'ruf Dicopot Caleg Gerindra Ini

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Hamdan Kurniawan, mengatakan perbedaan data antara warga yang wajib memiliki e-KTP dengan jumlah DPT di Pemilu adalah hal biasa. Sebab, basis data di antara keduanya berbeda.

"Kalau kami di KPU itu bisa melakukan update data (pemilih) berdasarkan faktual yang ada di lapangan," ujarnya di Yogyakarta, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga: KPU Pastikan WNA Tak Bisa Nyoblos

"Misalnya ada orang yang sudah meninggal, itu kan kami langsung coret (namanya dari DPT). Kalau Dukcapil kan enggak mungkin (mencoret namanya di e-KTP) sampai yang bersangkutan punya akta kematian," sambungnya.

Selain itu, semua penduduk baik sipil maupun anggota TNI-Polri wajib memiliki e-KTP. Merujuk regulasi Pemilu anggota TNI-Polri tidak diperbolehkan masuk DPT di Pemilu.

"Kalau kami kan (di DPT) tidak mendata TNI-Polri. Jadi ini masih dugaan kami, itu karena syarat pemilih bukan anggota TNI-Polri. Sementara kalau penduduk kan siapapun baik sipil maupun bukan," jelasnya.

Baca Juga: Bantah Andi Arief, Jawaban KPU Tegas Banget

Oleh karena itu, ia menyebut, wajar bila data DPT dengan warga yang wajib memiliki e-KTP berbeda.

"Ada selisih karena memang prosedur untuk pencoretan data pemilih kami berbeda dengan yang di Disdukcapil," tutupnya.

Baca Juga

Tag: Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pemilu

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.39 3,739.41
British Pound GBP 1.00 18,578.12 18,387.65
China Yuan CNY 1.00 2,007.46 1,987.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,164.47 14,023.53
Dolar Australia AUD 1.00 9,699.83 9,600.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.25 1,791.23
Dolar Singapura SGD 1.00 10,395.18 10,290.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,702.73 15,540.88
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.94 3,359.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,010.44 12,877.44

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6152.117 39.238 666
2 Agriculture 1396.600 25.163 20
3 Mining 1481.128 22.588 50
4 Basic Industry and Chemicals 968.480 11.307 76
5 Miscellanous Industry 1190.354 22.364 50
6 Consumer Goods 2035.581 -6.738 56
7 Cons., Property & Real Estate 499.789 3.219 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1139.428 10.110 76
9 Finance 1294.828 7.601 90
10 Trade & Service 765.041 2.578 166
No Code Prev Close Change %
1 IFSH 440 660 220 50.00
2 VRNA 50 67 17 34.00
3 AGAR 314 392 78 24.84
4 STAR 99 120 21 21.21
5 CENT 62 75 13 20.97
6 SINI 750 900 150 20.00
7 PALM 202 240 38 18.81
8 ALKA 422 500 78 18.48
9 POOL 500 590 90 18.00
10 KBLM 310 364 54 17.42
No Code Prev Close Change %
1 POLA 730 550 -180 -24.66
2 BALI 1,355 1,030 -325 -23.99
3 ESIP 436 350 -86 -19.72
4 MAMI 400 326 -74 -18.50
5 FIRE 920 765 -155 -16.85
6 LMAS 78 65 -13 -16.67
7 MREI 4,480 3,750 -730 -16.29
8 OASA 400 340 -60 -15.00
9 FORZ 82 70 -12 -14.63
10 SRAJ 324 280 -44 -13.58
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,370 1,390 20 1.46
2 IPTV 535 530 -5 -0.93
3 MAMI 400 326 -74 -18.50
4 LUCK 484 420 -64 -13.22
5 TOWR 750 740 -10 -1.33
6 BHIT 67 66 -1 -1.49
7 ESIP 436 350 -86 -19.72
8 TLKM 3,990 4,060 70 1.75
9 OPMS 132 122 -10 -7.58
10 TCPI 5,700 6,150 450 7.89