Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:00 WIB. Oppo - Oppo nilai segmentasi smartphone gaming masih kecil dan tak menjanjikan keuntungan yang besar.
  • 21:57 WIB. Apple - Apple siap umumkan layanan video pesaing Netflix.
  • 21:25 WIB. PUBG - Kemenkominfo akan temui MUI bahas fatwa haram PUBG.
  • 21:19 WIB. Pemilu - Kemenkominfo dan KPU Bakal atur buzzer yang kampanye di medsos.
  • 21:16 WIB. Pemilu - Kemenominfo larang iklan kampanye politik di medsos selama masa tenang.
  • 20:42 WIB. Startup - Simona Ventures ingin danai startup yang usung kesetaraan gender.
  • 20:40 WIB. Pemilu - Saat mas tenang, netizen tak dilarang bahas pemilu di medsos.
  • 20:39 WIB. Samsung - Samsung bawa empat TV 8K ke Indonesia, paling mahal Rp1,5 miliar.
  • 20:39 WIB. Samsung - Samsung Galaxy A10 dan Galaxy A20 meluncur di Indonesia bulan depan.
  • 20:38 WIB. Facebook - Facebook sepakat tak tayangkan iklan kampanye selama masa tenang.
  • 20:37 WIB. Vivo - Vivo jadi smartphone resmi kompetisi PUBG Mobile tingkat dunia.
  • 20:36 WIB. Oppo - Oppo A5s resmi meluncur di Indonesia, harganya Rp1,999 juta.
  • 19:53 WIB. GM - General Motors kucurkan investasi Rp25,7 triliun dan ciptakan 700 lapangan kerja baru di AS.
  • 19:49 WIB. Indosat - Indosat sebut biaya pasang jaringan telko di MRT Jakarta mahal.
  • 19:48 WIB. Apple - Apple kabarnya bikin video hingga gim berlangganan.

Investasi Bodong Berkedok MLM Masih Marak, Ini Jawaban APLI

Investasi Bodong Berkedok MLM Masih Marak, Ini Jawaban APLI - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) mengakui hingga saat ini masih ada investasi bodong berkedok Multi-Level Marketing (MLM), skema piramida (ponzi) hingga money game. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kerugian masyarakat akibat investasi bodong sejak tahun 1975 hingga Agustus 2016 yang ditimbulkan akibat investasi bodong ini mencapai Rp126,5 triliun.

Sementara jumlah pengaduan masyarakat yang diterima OJK terkait investasi bodong hingga saat ini kurang lebih sebanyak 2.772 pengaduan.

"Bahkan ada satu company saja sampai mengelola dana Rp12 triliun. Kita saja baru Rp25 triliun. Jadi Anda bisa bayangin betapa besar uang yang dkelola dengan cara nggak benar ini," ujar Ketua Umum APLI Kany V. Soemantoro saat Dialog Interaktif “MLM Halal atau Haram?” di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga: Thomas Lembong Pede Investasi Bakal Tumbuh Dua Digit

Dia mengakui, investasi bodong berkedok MLM, atau investasi bodong dengan skema piramida dan money game akan tetap ada selama sifat keserakahan manusia masih ada.

"Ya itu bukan dibilang hilang atau tidak karena pada dasarnya kalau sifat serakah manusianya masih ada yang kaya gitu pasti masih akan ada. Untungnya sih kita dilindungi aturannya, Permendagnya, apalagi yang baru UU Nomor 7 tahun 2014 ini berbicara tentng penaltinya, pidananya. Intinya banyak orang yang bilang (serakah) itu shortcut-nya, mereka hanya fokus uangnya aja," jelasnya.

Menurutnya investasi bodong berkedok MLM ini memang sangat merugikan citra perusahaan MLM yang benar-benar menjalankan bisnisnya sesuai aturan. Tidak sedikit masyarakat yang menganggap negatif MLM akibat dari dampak investasi bodong berkedok MLM tersebut.

"Kerugian? Kita sedihnya namanya itu kedoknya MLM itu, tapi secara finansial mudah-mudahan nggak ada kejadian. Kita tahu (investasi bodong) itu merugikan banget, makanya bareskrim saat ini sudah punya UU-nya jadi mereka jika melihat ada indikasinya langsung tangkap nggak perlu ada korbannya," ungkapnya.

Dia mengakui, meskipun sulit memberantas investasi bodong tersebut, pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak tetap melakukan upaya pemberantasan.

"Kita sudah banyak kerjasama dengan Bareskrim, biasanya kita dijadikan saksi ahli bahwa terduga ini apakah mnggunakan skema piramida dalam bisnisnya atau tidak. Tahun lalu kita dijadikan anggota Satgas Waspada Investasi OJK dan diajak melakukan edukasi," papar Kany.

Baca Juga: Bikin Ulah Anjak Piutang, OJK Bekukan Usaha Perusahaan Pembiayaan Ini

Selain itu, APLI memastikan bahwa setiap anggotanya tidak menjalankan bisnis MLM dengan skema piramida, ponzi dan money game. "Pasti, pertama ketika mereka jadi anggota APLI, kita verifikasi kita ada tim audit verifikasi. Terus tiap tahun kita audit compliance yang kita audit marketing plan sama kode etiknya sesuai tidak dengan aturan yang ada. Setelah itu dalam perjalannnya kita mmbuat pembinaan tiap tiga bulan. Kl ada laporan (melanggar aturan) kita ada tim internal untuk cek dan ricek," tuturnya.

Skema ponzi dan skema piramida adalah modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau perusahaan.

Selain itu ciri pada Skema ponzi dan skema piramida lebih mengutamakan perekrutan anggota baru dimana anggota lama disubsidi oleh anggota baru hingga akhirnya sampai ke level paling bawah dimana anggotanya akan mengalami kesulitan dan akhirnya sistem ini menjadi collapse/berhenti.

Menurut Undang-Undang Nomor 7 tahun 2014, bagi pelaku Money Game, skema piramida/ponzi akan dikenakan hukuman yang berat yakni dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Tag: Multi-level Marketing (MLM), Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Kumairoh

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,811.94 3,773.16
British Pound GBP 1.00 18,863.79 18,674.98
China Yuan CNY 1.00 2,130.32 2,109.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,294.00 14,152.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.01 10,009.71
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.61 1,803.45
Dolar Singapura SGD 1.00 10,574.83 10,465.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,152.22 15,986.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,512.90 3,474.59
Yen Jepang JPY 100.00 13,022.96 12,890.06

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6411.251 -114.023 629
2 Agriculture 1467.681 -23.100 21
3 Mining 1862.488 -25.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 901.511 -8.856 71
5 Miscellanous Industry 1253.301 -31.590 46
6 Consumer Goods 2589.678 -73.784 52
7 Cons., Property & Real Estate 457.407 -8.163 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.772 -18.143 72
9 Finance 1244.414 -18.822 91
10 Trade & Service 817.509 -10.958 155
No Code Prev Close Change %
1 BEEF 190 240 50 26.32
2 COCO 525 650 125 23.81
3 BKDP 61 74 13 21.31
4 GAMA 58 70 12 20.69
5 STAR 104 120 16 15.38
6 JSKY 1,480 1,635 155 10.47
7 GDYR 2,100 2,300 200 9.52
8 ECII 990 1,080 90 9.09
9 PSSI 186 202 16 8.60
10 SRAJ 199 214 15 7.54
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 168 130 -38 -22.62
2 KONI 378 310 -68 -17.99
3 GLOB 440 380 -60 -13.64
4 TALF 340 300 -40 -11.76
5 HDFA 179 158 -21 -11.73
6 PEHA 2,630 2,330 -300 -11.41
7 BMSR 150 133 -17 -11.33
8 MFMI 830 740 -90 -10.84
9 KOIN 268 240 -28 -10.45
10 ARTA 700 630 -70 -10.00
No Code Prev Close Change %
1 INDF 7,400 6,775 -625 -8.45
2 JAYA 172 164 -8 -4.65
3 ICBP 10,325 9,400 -925 -8.96
4 ASII 7,250 7,050 -200 -2.76
5 ANTM 960 920 -40 -4.17
6 BBRI 4,060 4,000 -60 -1.48
7 SIMA 168 130 -38 -22.62
8 GGRM 85,900 81,800 -4,100 -4.77
9 BEEF 190 240 50 26.32
10 ADRO 1,425 1,365 -60 -4.21