Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:42 WIB. Mandiri - Bank Mandiri telah merampungkan kajian mengenai akuisisi sebagian saham Bank Permata.
  • 10:41 WIB. Mandiri - Bank Mandiri menawar Bank Permata di harga Rp1.115-Rp1.200 per saham.
  • 10:41 WIB. DJBC -  Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam hal pembayaran bea cukai.
  • 10:03 WIB. Suku Bunga - Yellen: The Fed perlu menurunkan suku bunga acuan. 
  • 10:02 WIB. Resesi - Mantan Gubernur The Fed, Janet Yellen menyatakan yield obligasi pemerintah AS bukan tanda akan terjadi resesi. 
  • 09:55 WIB. WIKA - Wijaya Karya memperoleh kontrak baru senilai Rp10,5 triliun.
  • 09:25 WIB. Rupiah - Rupiah menguat 0,04% ke level Rp14.175 per dolar AS. 
  • 09:03 WIB. IHSG - IHSG rebound 0,46% ke level 6.440,92 di awal sesi I.
  • 09:02 WIB. INKA - INKA dan Len Industri membidik proyek perkeretaapian di Afrika.
  • 08:08 WIB. Pelindo II - Pelindo II menyiapkan modal Rp1,7 triliun untuk membeli 49% saham anak usaha Krakatau Steel.
  • 08:07 WIB. PGN - Nusantara Regas dan PGN sepakat kerja sama pengembangan infrastruktur gas alam cair.
  • 08:06 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah memiliki rencana melantai di bursa dengan melepas paling tinggi 20% saham.
  • 07:56 WIB. ANTM - Antam mengembangkan Taman Buah Nusantara di Kecamatan Nanggung, Bogor.
  • 05:35 WIB. SMF - Obligasi terbaru milik SMF punya daya tarik tinggi bagi investor.
  • 05:31 WIB. WIKA - Hingga 25 Maret 2019, nilai kontrak baru dari luar negeri yang sudah berhasil dikantongi WIKA sebanyak Rp600 miliar.

Tembus! Jumlah Startup di Indonesia Ada 2000-an, Ini Sektor Paling Diminati

Tembus! Jumlah Startup di Indonesia Ada 2000-an, Ini Sektor Paling Diminati - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pertumbuhan perusahaan rintisan atau startup di Indonesia semakin merangkak naik. Terdata saat ini di Indonesia sudah ada 1.070 startup dari berbagai sektor. Dari sekian banyaknya sektor, pertumbuhan paling tinggi dari sektor on-demand services, financial technology (fintech), dan e-commerce.

Perkembangan ini memberikan dampak yang signifikan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia, dengan begitu pemerintah dirasa perlu untuk merespons hal ini segera mungkin.

Baca Juga: Wuih, Indonesia Masuk 5 Besar dengan Startup Terbanyak

“Perkembangan industri startup yang cukup cepat ini harus segera direspons oleh pemerintah. Terutama BKPM, sebagai lembaga yang melaksanakan fungsi pelayanan dan pelaksanaan penanaman modal,” kata Thomas Trikasih Lembong, selaku Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Bukan hanya datang dan pergi, BKPM inginkan startup Indonesia terus melesat dan mendapatkan investor kelas kakap, oleh karena itu, BKPM mendorong startup mendapatkan investor melalui ajang Regional Investment Forum (RIF) 2019.

Baca Juga: Grab Incar Tiga Startup Lokal Asal Indonesia

“RIF tahun ini memang diharapkan menjadi meeting point bagi para investor, pelaku bisnis startup, pemerintah daerah, dan stakeholders terkait lainnya. Sehingga perkembangan industri ini memiliki dampak yang maksimal bagi investasi Indonesia,” jelasnya.

Dengan ajang RIF 2019, BKPM mengharapkan dapat membuka jalur komunikasi antara pemerintah daerah, calon investor, dan startup guna mendorong investasi di bidang ekonomi digital dan pariwisata Indonesia.

Tag: Startup, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,811.94 3,773.16
British Pound GBP 1.00 18,863.79 18,674.98
China Yuan CNY 1.00 2,130.32 2,109.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,294.00 14,152.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.01 10,009.71
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.61 1,803.45
Dolar Singapura SGD 1.00 10,574.83 10,465.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,152.22 15,986.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,512.90 3,474.59
Yen Jepang JPY 100.00 13,022.96 12,890.06

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6411.251 -114.023 629
2 Agriculture 1467.681 -23.100 21
3 Mining 1862.488 -25.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 901.511 -8.856 71
5 Miscellanous Industry 1253.301 -31.590 46
6 Consumer Goods 2589.678 -73.784 52
7 Cons., Property & Real Estate 457.407 -8.163 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.772 -18.143 72
9 Finance 1244.414 -18.822 91
10 Trade & Service 817.509 -10.958 155
No Code Prev Close Change %
1 BEEF 190 240 50 26.32
2 COCO 525 650 125 23.81
3 BKDP 61 74 13 21.31
4 GAMA 58 70 12 20.69
5 STAR 104 120 16 15.38
6 JSKY 1,480 1,635 155 10.47
7 GDYR 2,100 2,300 200 9.52
8 ECII 990 1,080 90 9.09
9 PSSI 186 202 16 8.60
10 SRAJ 199 214 15 7.54
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 168 130 -38 -22.62
2 KONI 378 310 -68 -17.99
3 GLOB 440 380 -60 -13.64
4 TALF 340 300 -40 -11.76
5 HDFA 179 158 -21 -11.73
6 PEHA 2,630 2,330 -300 -11.41
7 BMSR 150 133 -17 -11.33
8 MFMI 830 740 -90 -10.84
9 KOIN 268 240 -28 -10.45
10 ARTA 700 630 -70 -10.00
No Code Prev Close Change %
1 INDF 7,400 6,775 -625 -8.45
2 JAYA 172 164 -8 -4.65
3 ICBP 10,325 9,400 -925 -8.96
4 ASII 7,250 7,050 -200 -2.76
5 ANTM 960 920 -40 -4.17
6 BBRI 4,060 4,000 -60 -1.48
7 SIMA 168 130 -38 -22.62
8 GGRM 85,900 81,800 -4,100 -4.77
9 BEEF 190 240 50 26.32
10 ADRO 1,425 1,365 -60 -4.21